STRATEGI PENERAPAN MANAJEMEN PENGETAHUAN PADA DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN BARRU

Abstract

The implementation of knowledge management based on the Regulation of the Minister of State for Empowerment of State Apparatus and Bureaucratic Reform of the Republic of Indonesia Number 14 of 2011 concerning Guidelines for the Implementation of Knowledge Management Programs at the Regional Government Level of Barru Regency has not demonstrated the implementation of directed and planned knowledge management. One of them is Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, which provides an illustration that the implementation of knowledge management has not been running optimally. Based on these problems, this research aims to analyze the strategy for implementing knowledge management at Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan based on the concept of the strategy for implementing knowledge management, namely creating knowledge, storing knowledge, sharing knowledge, and utilizing knowledge. The research procedure used was descriptive-qualitative research and data collection methods through interviews, observation, and documentation review involving 11 informants. The results of the research show that various strategies have been implemented in implementing knowledge management at Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. The first strategy is knowledge creation in the form of classical and non-classical education and training, knowledge storage strategies through the use of technology, and document archiving. Furthermore, sharing knowledge with the availability of employee chat rooms and meeting/discussion activities has been carried out regularly. There is another strategy, namely utilizing knowledge, which is demonstrated by the preparation of work guides and guidelines such as Standard Operating Procedures (SOP), but further development through the design of a knowledge management system has not been implemented.Penerapan manajemen pengetahuan berdasarkan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Manajemen Pengetahuan (Knowledge Management) di Tingkat Pemerintah Daerah Kabupaten Barru belum menunjukkan pelaksanaan manajemen pengetahuan yang terarah dan terencana. Salah satunya pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang memberikan gambaran bahwa penerapan manajemen pengetahuan belum berjalan optimal. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerapan manajemen pengetahuan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru, berdasarkan konsep strategi penerapan manajemen pengetahuan yaitu penciptaan pengetahuan, penyimpanan pengetahuan, berbagi pengetahuan dan memanfaatkan pengetahuan.  Prosedur penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif-kualitatif dan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan telaah dokumentasi dengan melibatkan sejumlah informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah dilakukan berbagai strategi dalam penerapan manajemen pengetahuan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru. Strategi yang pertama yaitu penciptaan pengetahuan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan klasikal dan non klasikal, strategi penyimpanan pengetahuan melalui penggunaan teknologi dan pengarsipan dokumen. Selanjutnya, berbagi pengetahuan dengan tersedianya ruang obrolan pegawai dan kegiatan rapat/diskusi/pertemuan telah terlaksana secara rutin. Adapun strategi lain, yaitu memanfaatkan pengetahuan yang ditunjukkan dengan tersusunnya panduan/pedoman kerja seperti standar operasional prosedur (SOP) namun pengembangan lebih lanjut melalui desain Knowledge Management System belum terlaksana

Similar works

Full text

This paper was published in Jurnal Administrasi Negara.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

Licence: http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0