The color of wood is an important indicator that can be used for assessing the quality of wood, particularly for decorative product applications. This research aims to analyze the results of color changes in Solomon teak wood with impregnation modification (0.5 bar of vacuum for 60 minutes and 2.5 bar pressure for 120 minutes) using the impregnants monoethylene glycol (MEG) and polyethylene glycol (PEG). The Solomon teak wood used measures 2 cm x 5 cm x 10 cm, with a total of five repeated samples. The research results indicate that the treatment with PEG resulted in greater changes in brightness and color compared to aquades and MEG. The effect of impregnation with PEG and MEG on color change falls into the large category, while the category for wood impregnated with aquades is moderate.Warna kayu merupakan salah satu indikator penting yang dapat digunakan dalam menilai kualitas kayu, khususnya untuk pemakaian produk secara dekoratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil perubahan warna kayu Jati Solomon dengan modifikasi impregnasi (vakum 0.5 bar selama 60 menit dan tekan 2.5 bar selama 120 menit) menggunakan impregnan Monoethylene glycol (MEG) dan Polyethylene glycol (PEG). Kayu jati Solomon yang digunakan berukuran 2 cm x 5 cm x 10 cm sebanyak lima sampel ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan PEG mengakibatkan perubahan kecerahan dan perubahan warna yang lebih besar dari pada aquades dan MEG. Pengaruh impregnasi dengan PEG dan MEG terhadap perubahan warna termasuk kategori besar, sedangkan kategori sedang pada kayu impregnasi dengan aquades
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.