JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Doi
Abstract
Kabupaten Sanggau merupakan salah satu daerah yang terletak di Provinsi Kalimantan Barat dengan ibu kotanya Kapuas. Dalam upaya meningkatkan infrastruktur jalan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sanggau telah menerima tambahan Dana Bagi Hasil Sawit sebesar Rp21 miliar untuk Program Penanganan Jalan Kabupaten pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kriteria-kriteria yang digunakan dalam menentukan prioritas peningkatan jalan kabupaten dan menetapkan prioritas peningkatan jalan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Kriteria yang diidentifikasi adalah tingkat aksesibilitas, kondisi jalan, tata guna lahan, biaya penanganan, dan volume lalu lintas rencana. Data yang telah diperoleh selanjutnya diolah menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dengan bantuan software super decisions. Hasil analisis memberikan pembobotan prioritas peningkatan jalan di Kabupaten Sanggau. Berdasarkan analisis, kondisi jalan memiliki bobot tertinggi (0,2540), diikuti oleh tingkat aksesibilitas (0,2228), volume lalu lintas (0,1273), tata guna lahan (0,0961), dan biaya penanganan (0,0917). Prioritas ruas jalan tertinggi adalah Jalan Sungai Kunyit – Sungai Ranas (0,1671), diikuti Jalan Sejuah – Noyan (0,1389), Jalan Sungai Mawang – Empaong (0,1383), Jalan Kedukul – Balai Sebut (0,1278), Jalan Bodok – Bonti (0,0896), Jalan Bonti – Bantai (0,0881), Jalan Tayan – Meliau (0,0692), Jalan Simpang Sanjan – Mengkiang (0,0677), Jalan Belangin – Kayu Tunu (0,0554), dan Jalan Embaong – Sungai Batu (0,0385). Kata Kunci: AHP, Peningkatan Jalan, Super Decisions
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.