Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare
Abstract
This study investigated the diversity and density of rhizosphere fungi in the post-nickel mining land of PT. Vale Indonesia Tbk., to assess its potential in supporting revegetation and ecological recovery. By analyzing fungal populations at various dilution levels in PDA media, this study revealed the relationship between post-reclamation duration and increased soil microbiological activity. The results showed that longer reclaimed land had denser fungal populations, especially at lower dilutions, indicating the importance of rhizosphere fungi in soil health recovery. This study confirmed that the presence of plants significantly affected the abundance and diversity of rhizosphere fungi. These findings provide insight into the importance of selecting specific fungal species for post-mining land revegetation strategies, which support plant growth and accelerate ecological recovery. It can contribute to developing best practices in ecological engineering and environmental management in post-mining areas.Penelitian ini menyelidiki keanekaragaman dan kepadatan cendawan rhizosfer di lahan pasca tambang nikel PT. Vale Indonesia Tbk., dengan tujuan untuk menilai potensinya dalam mendukung proses revegetasi dan pemulihan ekologis. Melalui analisis populasi cendawan pada berbagai tingkat pengenceran dalam media PDA, penelitian ini mengungkap hubungan antara durasi pasca-reklamasi dengan peningkatan aktivitas mikrobiologis tanah. Hasil menunjukkan bahwa lahan yang lebih lama direklamasi memiliki populasi cendawan yang lebih padat, khususnya pada pengenceran lebih rendah, menandakan pentingnya cendawan rhizosfer dalam pemulihan kesehatan tanah. Penelitian ini menegaskan bahwa keberadaan tanaman secara signifikan mempengaruhi jumlah dan keanekaragaman cendawan rhizosfer. Temuan ini memberikan wawasan mengenai pentingnya memilih jenis cendawan spesifik untuk strategi revegetasi lahan pasca tambang, yang tidak hanya menunjang pertumbuhan tanaman tetapi juga mempercepat pemulihan ekologis. Hal ini dapat berkontribusi pada pengembangan praktek terbaik dalam rekayasa ekologi dan manajemen lingkungan pada area pasca tambang
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.