PT XY merupakan salah satu perusahaan yang mengolah crumb rubber atau karet remah. Pada proses produksi yang dilakukan PT XY berupaya memenuhi standar kualitas produk yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015. Adapun permasalahan yang menjadi tantangan PT XY adalah produk reject yang mengakibatkan biaya tambahan untuk proses rework produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab reject dalam proses produksi yang dilakukan dan memberikan rekomendasi perbaikan guna mengurangi produk reject pada produk crumb rubber yang dihasilkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah six sigma dengan melajukan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi secara langsung pada PT XY, proses wawancara dengan kepala bagian produksi dan staf bagian quality cotrol, serta analisis data historis produksi serta data reject. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama reject adalah faktor manusia (operator), material (kontaminasi bahan baku), mesin (kerusakan mesin), metode (belum terdapat standar operasional prosedur), dan lingkungan (kondisi area kerja yang tidak optimal). Penelitian dilakukan untuk mengatasi permasalahan produk reject yang terjadi dengan memberikan rekomendasi perbaikan berupa standar operasional prosedur atau SOP pada proses pemeriksaan kontaminasi logam, peningkatan pengawasan proses penjemuran dan pemanggangan, pemantauan proses pemanggangan, dan prosedur penyimpanan pada gudang loading ekspor. Rekomendasi tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko rework terhadap produk yang merupakan pemborosan waktu produksi serta biaya penanganan dan efisiensi produk untuk menjaga kepuasan pelanggan. Kata Kunci : Crumb Rubber, Pengendalian Kualitas, Six Sigma, Reject, Rework Produk
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.