STRATEGI GURU DALAM MELATIH KEMANDIRIAN ANAK KELOMPOK A DI RAUDHATUL ATFHAL ‘AISYIYAH YANGGONG PONOROGO

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi awal yang menunjukkan bahwa dari 15 anak Kelompok A, terdapat 4 anak yang masih belum mandiri dalam aktivitas sederhana seperti memakai sepatu, menyelesaikan tugas, atau ke toilet. Pentingnya penelitian ini juga didasari oleh fakta bahwa masa usia dini (0-6 tahun) merupakan periode emas (golden age) dalam pembentukan kemandirian anak, di mana perkembangan otak terjadi sangat pesat, dan kemandirian merupakan fondasi penting bagi kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui strategi guru dalam melatih kemandirian anak kelompok A di RA ‘Aisyiyah Yanggong Ponorogo, (2) untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam melatih kemandirian anak kelompok A di RA ‘Aisyiyah Yanggong Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2025 yang bertempat di RA ‘Aisyiyah Yanggong Ponorogo. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 kepala sekolah, 1 guru kelompok A dan 4 wali murid. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menujukkan bahwa guru menerapkan tiga strategi utama: (1) Pemberian kebebasan dalam batasan, dimana anak diberikan kesempatan untuk memilik aktivitas yang ia sukai, (2) Penerapan praktik kehidupan sehari-hari (Partical Life), seperti merapikan mainan, memakai sepatu, menyelesaikkan tugas atau toilet training, (3) Memberi contoh yang tepat (Modelling), memberikan contoh prilaku mandiri. Faktor pendukung meliputi pola asuh demokratis dari orang tua dan apresiasi guru, sedangkan faktor penghambat kurangnya dukungan emosional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan yang konsisten dan motivasi guru serta orang tua berperan penting dalam membangun kemandirian anak

Similar works

This paper was published in Digilib UIN Sunan Kalijaga.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.