Analisis Kesalahan Fonetik Artikulatoris dan Polanya pada Penutur BIPA Thailand: Studi SWM School Thailand

Abstract

Kecenderungan kesalahan pengucapan penutur Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) membentuk pola kesalahan tertentu dari sudut pandang fonetik artikulatoris. Pendekatan ini masih terbatas, dan kompetensi dalam mengucapkan bahasa masih dianggap sebagai sebuah tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan fonetik artikulatoris vokal dan konsonan penutur BIPA Songserm Wittaya Mulniti (SWM) School Thailand untuk mengetahui alasan dan polanya. Jenis penelitian kualitatif ini menggunakan teknik pengumpulan data simak-libat-cakap serta metode analisis padan dan agih. Hasil penelitian menunjukkan 671 kesalahan pengucapan; 184 vokal dan 389 konsonan. Kesalahan vokal terbanyak adalah vokal ganda [uwa], rendah depan [a], dan agak tinggi agak belakang [ʊ] berdasarkan kedekatan posisi lidah, pergerakan lidah, posisi bibir, dan interferensi bahasa Inggris. Kesalahan konsonan terbanyak adalah apiko-alveolar [r] dan lateral [l], lamino-palatal [ɲ], dan dorso-velar [ŋ] berdasarkan artikulator dan titik artikulasi, kesamaan saluran udara, pergerakan gangguan pita suara, gangguan arus udara, dan gangguan bahasa lain. Pola yang terbentuk adalah kecenderungan berdasarkan kesalahan terbanyak, penggantian, penghilangan, penambahan, penghilangan-penggantian, penggantian-penambahan, pemotongan suku kata, dan kesalahan fonem yang mengubah morfem. Oleh karena itu, banyak kesalahan yang membentuk pola terstruktur, terutama konsonan yang memiliki aturan pengucapan berbeda dengan bahasa ibu penutur. Secara praktis, penelitian ini dapat membantu guru BIPA mengembangkan materi dan strategi pembelajaran yang tepat sesuai dengan pola kesalahan dan karakteristik pembelajar saat mengucapkan bahasa target

Similar works

Full text

thumbnail-image

bkg

redirect
Last time updated on 31/05/2024

This paper was published in bkg.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.