Telah dilakukan penelitian terhadap pembuatan geopolimer dengan bahan dasar kaolin. Dalam penelitian ini, kaolin aktif yang digunakan berasal dari Desa Capkala yang berada di Kalimantan Barat. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan NaOH pada rasio molar SiO2/Al2O3 dengan nilai tetap, menguji kuat tekan dan menganalisis karakteristik mikrostruktur dari geopolimer berbahan dasar kaolin Capkala. Kaolin Capkala yang digunakan adalah kaolin dari hasil kalsinasi dengan temperatur 850 oC selama 2 jam. Larutan aktivator yang digunakan adalah larutan alkali terdiri atas Na2SiO3 dan NaOH. Larutan pengaktiv dibuat dengan melarutkan NaOH didiamkan selama 24 jam, kemudian dicampurkan larutan Na2SiO3 dan didiamkan selama 6 jam sebelum digunakan. Pembuatan geopolimer dilakukan dengan mencampurkan kaolin terkalsinasi dengan larutan aktivator dimana konsentrasi NaOH divariasikan menjadi 10M, 11M, 12M, 13M dan 14M. Setelah pencampuran geopolimer selesai dihasilkan pasta geopolimer yang kemudian dicetak dalam cetakan silender dengan ukuran 2,3 x 4,6 cm. Pasta geopolimer mengeras dalam waktu 24 jam dan dioven pada suhu 60oC selama 2 jam dan didiamkan selama 7 hari untuk proses curring. Geopolimer diuji kuat tekan dan diambil nilai tertinggi dari uji kuat tekan untuk analsisi XRD, FTIR dan SEM. Nilai kuat tekan tertinggi didapat dari NaOH 12 M adalah 2,287 MPa
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.