Pengaruh Viskositas Cat Terhadap Sifat Keterbasahan Kayu Rajumas (Duabanga moluccana Blume): The Effect of Paint Viscosity on The Wettabillity of Rajumas Wood (Duabanga moluccana Blume)

Abstract

Rajumas wood is one of the local wood forest products from West Nusa Tenggara and has low strength and durability. Finishing treatment is needed for the service life of wood. One of the indicators of finishing quality is the ability of paint liquid wetting on the wood surface (wettability). This research aims to analyze the effect of paint viscosity on the wettability of rajumas wood. The samples used were radial and tangential sections in air-dry condition, and the wood surfaces were sanded with abrasive paper of 150 grit. The value of viscosities was 2.44, 2.41, and 2.32 poise from each percentage of paint and water ratio of 90%:10%, 80%:20%, and 70%:30%. Wettability was determined based on the rate of change equilibrium contact angle using the S/G equation. The research results show that the low viscosity value of Aqua Politur produces the lowest equilibrium value and highest wettability value (K-Value) in both radial and tangential sections. A high K-value indicates that Aqua Politur\u27s ability to wet the wood surface is better, as shown by the paint percentage ratio of 70%:30%.Kayu Rajumas merupakan salah satu kayu hasil hutan lokal yang berasal dari Nusa Tenggara Barat dan mempunyai kekuatan dan keawetan yang rendah. Perawatan finishing diperlukan untuk masa pakai kayu. Salah satu indikator mutu finishing adalah kemampuan pembasahan cairan cat pada permukaan kayu (wettability). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh viskositas cat terhadap keterbasahan kayu rajumas. Sampel yang digunakan adalah potongan radial dan tangensial dalam kondisi kering udara dan permukaan kayu diampelas dengan kertas abrasif 150 grit. Nilai viskositas sebesar 2,44; 2,41; dan 2,32 poise dari masing-masing persentase cat dan air dengan perbandingan 90%:10%, 80%:20%, dan 70%:30%. Keterbasahan ditentukan berdasarkan laju perubahan sudut kontak kesetimbangan menggunakan persamaan S/G. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai viskositas Aqua Politur yang rendah menghasilkan nilai kesetimbangan terendah dan nilai keterbasahan (K-Value) tertinggi baik pada penampang radial maupun tangensial. Nilai K-Value yang tinggi menunjukkan kemampuan Aqua Politur dalam membasahi permukaan kayu lebih baik ditunjukkan dengan persentase cat sebesar 70%:30%

Similar works

Full text

thumbnail-image

PERENNIAL

redirect
Last time updated on 02/12/2023

This paper was published in PERENNIAL.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.