EVALUASI USABILITY E-LEARNING UNIVERSITAS TANJUNGPURA DENGAN PENDEKATAN HUMAN COMPUTER INTERACTION MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE DAN HEURISTIC EVALUATION

Abstract

Universitas Tanjungpura (UNTAN) merupakan salah satu perguruan tinggi yang sudah menerapkan pembelajaran dalam jaringan sebagai salah satu usaha dalam mewujudkan Cyber Univercity. Metode pembelajaran tersebut terintegrasi dengan sistem E-learning Moodle LMS UNTAN dan Google Classroom. Namun dalam penerapannya, penggunaan Google Classroom lebih menjadi pilihan dalam melaksanakan pembelajaran dibandingkan dengan E-learning Moodle LMS UNTAN yang merupakan produk resmi Universitas Tanjungpura. Hal ini didasari oleh adanya kesulitan yang dirasakan pengguna dalam menggunakan sistem E-learning ini sebagai platform pembelajaran. Beberapa kesulitan yang khususnya dialami oleh mahasiswa meliputi adanya kebingungan pada saat akan mengakses atau memulai suatu ujian, adanya error saat mengisi pilihan jawaban dimana tidak terdapat tanda perubahan pada bagian yang sudah diisi, dan tidak terdapat peringatan terhadap limit waktu untuk memulai mengerjakan soal. Sedangkan kesulitan yang dapat dialami dosen seperti dapat timbulnya kebingungan dalam membuat forum diskusi dan kesulitan untuk melakukan input soal. Maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi penggunaan E-learning tersebut berdasarkan aspek usability dengan pertimbangan dari segi User Experience (UX) dan dari segi User Interface (UI), beserta rekomendasi perbaikan yang diperlukan. Penelitian ini membutuhkan responden dalam pengisian kuisioner yang terdiri dari dosen dan mahasiswa aktif Universitas Tanjungpura yang pernah atau sedang menggunakan platform E-learning Moodle LMS UNTAN. Metode dalam melakukan evaluasi pada penelitian ini terdiri dari System Usability Scale (SUS) yang digunakan untuk evaluasi usability dari segi user experience dan metode Heuristic Evaluation (HE) dari segi user interface. Hasil yang diperoleh berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa masih rendahnya tingkat penerimaan E-learning Moodle LMS UNTAN disertai dengan beberapa kesulitan dalam penggunaan yang ditemukan. Berdasarkan pengolahan data yang dilakukan dengan kedua metode, diketahui bahwa sistem tersebut memperoleh skor SUS sebesar 51,7 dan nilai severity rating 1 sampai 2. Skor SUS sebesar 51,7 dapat diinterpretasikan ke dalam adjective ratings dengan golongan “poor” dan memiliki grade scale F, serta acceptability ranges berada pada batas low marginal. Severity rating bernilai 1 dinyatakan sebagai cosmetic problem yang berarti masalah yang ditemukan tidak terlalu mempengaruhi penggunaannya. Sedangkan severity rating bernilai 2 dinyatakan sebagai minor usability problem yang berarti terdapat potensi kesulitan dalam penggunaannya. Maka dapat disimpulkan bahwa sistem E-learning Moodle LMS UNTAN memiliki penerimaan yang tergolong rendah, serta memerlukan beberapa perbaikan untuk dapat meningkatkan nilai kebergunaannya. Kata kunci:  E-learning, usability, System Usability Scale (SUS), Heuristic Evaluation (HE

Similar works

This paper was published in Jurnal TIN Universitas Tanjungpura.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.