The potential for biodiversity, including microorganisms interacting with stands in the Unhas Educational Forest, has not been well investigated. The stand contains litter that has the potential to be used for the manufacture of organic fertilizer or compost. Efforts to develop organic fertilizers require basic information about the fungi that can potentially provide decomposers. The research method included taking acacia and mahogany leaf litter that had rotted around the plantation and then isolating the fungus using dilution and purification techniques. The collection of fungal isolates was then tested for lignocellulolytic enzymes. The results showed that the fungal isolates with the highest scores for chitinase, pectinase, and cellulase enzyme activity were isolated from mahogany stand litter (M4 10-3) (1) and acacia stand litter (A1 10-2) (2). The results of this study can be used to manufacture organic fertilizers with high nutrient content and can be applied to increase maximum plant growth.Potensi keanekaragaman hayati termasuk mikroorganisme yang berinteraksi dengan tegakan yang ada di Hutan Pendidikan Unhas belum banyak dieksplorasi. Tegakan tersebut memiliki limbah serasah yang berpotensi digunakan untuk pembuatan pupuk organik atau pupuk kompos. Upaya pengembangan pupuk organik memerlukan informasi dasar mengenai jenis-jenis cendawan yang berpotensi sebagai dekomposer. Metode penelitian meliputi pengambilan serasah daun akasia dan mahoni yang sudah lapuk di sekitar pertanaman selanjutnya dilakukan isolasi cendawan dengan teknik pengenceran dan pemurnian. Koleksi isolat cendawan selanjutnya diuji enzim lignoselulolitiknya. Hasil uji aktifitas enzim kitinase diperoleh 1 isolat cendawan dari tegakan mahoni yang memiliki skoring tertinggi (4) yaitu kode isolat (M4 10-3) (1) sedangkan pada tegakan akasia didapatkan 2 isolat yaitu kode isolat (A1 10-2) (2) dan (A4 10-2) (1). Hasil uji aktifitas enzim pektinase diperoleh 2 isolat cendawan dari tegakan mahoni yang memiliki skoring tertinggi (3) yaitu kode isolat (M4 10-2) (1) dan (M4 10-3) (1), sedangkan pada tegakan akasia didapatkan 1 isolat dengan skoring tertinggi (4) yaitu kode isolat (A1 10-2) (2). Hasil uji aktifitas enzim selulase diperoleh 2 isolat cendawan dari tegakan mahoni yang memiliki skoring tertinggi (4) yaitu kode isolat (M4 10-2) (1) dan (M4 10-3) (1), sedangkan pada tegakan akasia didapatkan 1 isolat dengan skoring tertinggi (4) yaitu kode isolat (A1 10-2) (2). Hasil penelitian ini dapat berpotensi digunakan dalam pembuatan pupuk organik yang mempunyai kandungan hara tinggi dan dapat diaplikasikan dalam meningkatkan pertumbuhan yang maksimal pada tanaman
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.