Luka bakar merupakan suatu peristiwa kerusakan dan kehilangan jaringan yang disebabkan oleh kontak dengan suatu sumber panas.Tanaman durian (Durio zhibetinus L.) diketahui mengandung senyawa yang berperan dalam penyembuhan luka bakar seperti alkaloid, fenolik, flavonoid, dan triterpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas ekstrak etanol biji buah durian dalam penyembuhkan lukabakar pada mencit putih jantan. Hewan percobaan pada penelitian ini terdiridari 5 kelompok yaitu kelompok I (kontrol negatif), kelompok II (konsentrasi 5%), kelompok III (konsentrasi 10%), kelompok IV (konsentrasi 15%) dankelompok V (pembanding T®). Parameter yang diamati yaitu % penyembuhan luka bakar, waktu epitelisasi dan histopatologi selama 14 hari. Hasil penelitian pada % penyembuhan luka bakar berturut-turut hari ke-7 dan hari ke-14 kelompok I : 50,67%, 71,76%, kelompok II : 41,67%, 66,97%, kelompok III : 45,06%, 73,95%, kelompok IV : 61,47%, 87,89%, dan kelompok v : 63,66%, 90,49%. Waktu rata-rata epitelisasi pengelupasan jaringan kelompok V hari ke-9, kelompok I dan IV hari ke-10dan kelompok II dan III pada hari ke-11. Hasil skor histopatologi serabut kolagen dan sel fibroblast yang paling bagus adalah kelompok konsentrasi 15% dan histopatologi pada re-epitelisasi didapatkan hasil skor pada semua kelompok sama. Hasil uji statistik ANOVA dua arah pada % penyembuhan luka bakartidak signifikan (p>0,05) dan uji statistik ANOVA satu arah pada waktu epitelisasi signifikan(p<0,05). Dari penelitian ini dapatkan bahwa konsentrasi 15% ekstrak etanol biji buah durian memberikan hasil penyembuhan yang paling baik
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.