Wasting adalah suatu keadaan kekurangan gizi akut yang banyak terdapat di daerah dengan sosial-ekonomi rendah yang dapat disebabkan oleh asupan nutrisi yang inadekuat dan adanya penyakit Wasting merupakan bagian dari kekurangan gizi, salah satu klasifikasi dari indikator status gizi BB/TB. Anak yang dikatakan kurus adalah mereka yang memiliki berat badan rendah yang tidak sesuai terhadap tinggi badan yang dimilikinya Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan deskripsi, analisis dan interprestasi terhadap kejadian wasting pada balita (0-59 bulan) di KabupatenPasamandan Kota Bukittinggitahun 2019.
Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan desain case control. Penelitian dilakukan dipuskesmas Kabupaten Pasaman dan Kota Bukittinggi, pada bulan Mei-Juni 2019. Jumlah populasi 8442. Sampel kuantitatif 216 orang dengan menggunakan teknik proportionate stratified sampling. Analisis data uji chi-square dan multivariate binary logistic.
Hasil uji statistic menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan anatara kejadian wasting dengan Pemberian MP-ASI (0.000, OR 4.452) dan Sanitasi Lingkungan (0.008, OR 3.835) di Kabupaten Pasaman dan ada hubungan yang signifikan antara kejadian wasting dengan Pemberian MP-ASI (0.006, OR 3.692) dan Sanitasi Lingkungan (0.007, OR 4.095)di Kota Bukittinggi. Kendala kurangnya SDM dalam hal ini tenaga gizi menyebabkan kurangnya informasi tentang pentingnya gizi khususnya wasting yang didapat ibu balita.
Hasil penelitian pengaruh pemberian MP-ASI dan sanitasi lingkungan dengan kejadian wasting sehingga disarankan untuk dinas kesehatan lebih menggiatkan promotif dan preventif tentang pentingnya informasi tentang Pemberian MP-ASI dan menjaga sanitas lingkungan bagi penurunan kasus wasting balita di Kabupaten Pasaman dan Kota Bukittinggi
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.