Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang direncanakan untuk membina hubungan saling percaya dengan meningkan perilaku caring terhahap pasien. fenomena yang di dapatkan di rumah sakit masih ada perawat yang tidak memperkenal diri pada saat berkomunikasi dengan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan perilaku caring perawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 35 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik total sampling. Sehingga didapatkan sampel sebanyak 35 orang responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil data menunjukan bahwa komunikasi terapeutik di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi dalam kategori baik dengan hasil persentase (82.9%) sebanyak 29 responden. Hasil data untuk perilaku caring perawat dalam kategori baik dengan persentase (71.4%) sebanyak 25 responden. Hasil uji statistik diperoleh dengan nilai p value 0,043 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara komunikasi terapeutik dengan perilaku caring perawat. Disarankan kepada perawat agar menerapkan komunikasi terapeutik dengan berprilaku caring kepada pasien yang mendapatkan asuhan keperawatan
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.