IMPLEMENTASI PROGRAM FULL DAY SCHOOL DALAM ANALISIS BOURDIEU DI MI AL ISLAM 2 NGESREPTriyana Yuliyanti, 1)Yuhastina Naina, 2)Nurhadi1) Dosen pembimbing pertama, 2) Dosen pembimbing keduaPendidikan Sosiologi Antropologi Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sebelas [email protected] simbolik merupakan pemaksaan sistem simbol dan makna terhadap suatu kelompok atau kelas dengan sedemikian rupa sehingga hal itu dialami sebagai sesuatu yang sah. Dalam konteks kekerasan simbolik yang ada di MI Al Islam 2 Ngesrep pemilihan sistem pembelajaran full day school dianggap baik sebagaimana yang diasumsikan oleh masyarakat sehingga kemudian banyak orang tua yang memilihkan menyekolahkan anaknya di sekolah dengan sistem full day school dengan berbagai alasan yang melatarbelakangi diantaranya yaitu pembelajaran full day school adalah sistem yang baik karena anak mendapatkan pengasuhan di sekolah dengan berbagai macam penanaman nilai dan norma yang baik, dan karena orang tua bekerja di luar rumah sehingga orang tua tidak khawatir jika bekerja diluar rumah. Jika dilihat dari sisi anak, penerimaan anak terhadap kekerasan simbolik itu dilatarbelakangi karena minimnya modal yang dimiliki oleh anak sehingga mereka harus mengikuti apa yang orang tua inginka yang kemudian hal itu yang menjadikan kepatuhan anak kepada orang tua. Kata Kunci: Kekerasan Simbolik, pemaksaan, kepatuha
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.