Tingginya jumlah penduduk di perkotaan memberikan dampak bagi masyarakat Kota Jakarta, seperti halnya kemacetan. Salah satu upaya mengatasi kemacetan adalah dengan mengembangkan kawasan berorientasi transit yang memiliki simpul perkembangan pada jaringan angkutan umum terintegrasi dan dapat diakses dengan berjalan kaki dan bersepeda. Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui ketersediaan fasilitas NMT, (2) mengidentifikasi aktivitas pemanfaatannya, dan (3) menilai efektivitas fasilitas NMT di Kawasan TOD Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing fasilitas memiliki kondisi yang berbeda sesuai dengan kelas jalan dan ketersediaan ruangnya. Aktivitas pemanfaatan ruang NMT sebesar 63,6% termasuk ke dalam aktivitas yang diperbolehkan sedangkan aktivitas yang paling sedikit berupa kegiatan usaha kecil formal (KUKF). Penilaian efektivitas secara keseluruhan menunjukkan 70% fasilitas NMT di Kawasan TOD Dukuh Atas sudah memadai dan menunjukkan bahwa fasilitas tersebut sudah efektif. Sedangkan, 30% fasilitasnya belum memadai karena beberapa faktor
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.