Analisis Struktural dan Nilai Pendidikan Karakter Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya serta Relevansinya sebagai Materi Ajar Resensi Drama di Sekolah Menengah Kejuruan

Abstract

Shinta Dewi Nur Rohmah. NIM K1211067. 2015. Analisis Struktural dan Nilai Pendidikan Karakter Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya Serta Relevansinya Sebagai Materi Ajar Resensi Drama di Sekolah Menengah Kejuruan. Skripsi: Program Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sebelas Maret Surakarta. April 2016 Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) Unsur Intrinsik dalam naskah drama Lautan Bernyanyi karya Putu Wijaya, (2) Keterjalinan antar unsur dalam naskah drama Lautan Bernyanyi karya Putu Wijaya (3) Nilai Pendidikan Karakter yang terdapat dalam naskah drama Lautan Bernyanyi karya Putu Wijaya, dan (4) Relevansi naskah drama naskah drama Lautan Bernyanyi karya Putu Wijaya sebagai materi ajar resensi drama di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini dilaksanakan pada April 2015 sampai dengan April 2016. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini ada dua, yaitu sumber data primer berupa dokumen naskah drama naskah drama Lautan Bernyanyi karya Putu Wijaya, serta sumber data sekunder berupa informan (guru, siswa, dan dosen dalam bidang drama/teater). Teknik pengumpulan data digunakan studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara. Validitas data diuji dengan cara triangulasi teori dan triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan (1) Naskah drama Lautan Bernyanyi ini memiliki tema keyakinan. Tokoh yang dimunculkan dalam cerita ada 8 tokoh. Alur yang digunakan alur maju/progesif. Berlatar tempat diatas geladak kapal Harimau Laut, ditepi pantai Sanur, Denpasar, Bali. Ragam bahasa menggunakan bahasa baku dan dibubuhi bahasa Bali. Petunjuk teknis ditandai dengan huruf miring. Amanat yang dapat diambil adalah segala sesuatu harus dipikirkan terlebih dahulu sebelum kita mengambil sebuah keputusan. Dengan begitu, semua yang dilakukan akan menjadi jelas tanpa ada kebingungan dan kebimbangan. (2) Keterjalinan antar unsur antara tema dan penokohan mempengaruhi alur. Pemilihan tema dan tokoh-tokoh yang dimunculkan juga didukung oleh setting cerita. Kapal bajak laut yang sedang terdampar di pesisir pantai Sanur, Bali menciptakan sebuah setting diatas geladak kapal. Tokoh-tokoh yang berlatar belakang bajak laut juga didukung dengan pemakaian ragam bahasa. Dialog-dialog yang diucapkan tokoh dapat diperankan dengan lebih ekspresif mengacu pada petunjuk teknis dalam naskah drama. (3) Terdapat 11 nilai pendidikan karakter yang sesuai dalam kurikulum 2013 (4) naskah drama ini cocok untuk digunakan sebagai bahan ajar resensi drama di SMK. Sesuai dengan karakteristik materi ajar yang baik. Hal tersebut didukung oleh pendapat informan, yaitu guru bahasa Indonesia, dosen bidang drama/teater, serta para siswa di beberapa SMK. Kata kunci: unsur intrinsik, nilai pendidikan karakter, materi aja

Similar works

Full text

Last time updated on 03/08/2016

This paper was published in Sebelas Maret Institutional Repository.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.