Kajian Antimikroba Pada Formulasi Ekstrak Daun Sereh (Cymbopogon citarus) Dan Daun Rambutan (Nephelium lappaceum) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus
Authors
Publication date
12 August 2020
Publisher
Abstract
Sereh adalah salah satu tumbuhan yang banyak tumbuh didaerah tropis
seperti Indonesia. Sereh memiliki banyak manfaat seperti antimikroba dan anti
jamur, dan tumbuhan rambutan sering banyak ditemukan di daerah Indonesia
untuk diambil buahnya. Daun rambutan mempunyai kandungan flavonoid yang
berfungsi sebagai antimikroba. Stapylococcus aureus adalah bakteri gram positif
yang bersifat toksin yang menghasilkan racun. Penelitian ini dilakuan dengan
metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 5
perlakuan yaitu 30%, 40%, 50%, 60%, 70% dengan perbandingan ekstrak Sereh
dengan ekstrak daun rambutan : A. 30% : 70%, B. 40% : 60%, C. 50% : 50% , D.
60% : 40%, E. 70% : 30%. Parameter pengamatan meliputi penentuan aktifitas
antimikroba dan penentuan diameter hambatan
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.