SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN PENYAKIT
DEMAM BERDARAH DI WILAYAH SLEMAN BERBASIS WEB
- Publication date
- 2014
- Publisher
Abstract
Salah satu kasus penyakit yang cukup sering melanda wilayah di Indonesia adalah
demam berdarah dengue (DBD). Wilayah Sleman merupakan salah satu Wilayah yang
masyarakatnya banyak terjangkit penyakit demam berdarah karena setiap tahun pasti
terjadi kasus dan kasus yang terjadi juga tinggi. Berbagai upaya telah dilakukan untuk
mencegah penyebaran penyakit tersebut. Diantaranya program 3M ( Menguras, Menutup,
dan Mengubur ), pengasapan ( fogging ) pada setiap daerah yang merupakan endemis
DBD. Namun tetap saja masih ada korban, bahkan terus meningkat dari tahun – tahun.
Dari permasalahan tersebut diperlukan pula sistem yang mampu memberikan pertolongan.
Dengan adanya permasalahan tersebut maka dibangunlah sebuah Sistem Informasi
Geografis Berbasis Web yang dapat membantu masyarakat agar mengetahui penyebaran
penyakit demam berdarah secara aktual. Sistem Informasi Geografis adalah sekumpulan
sistem komputer yang menyimpan, memproses, memanipulasi, menganalisa data geografi
menjadi informasi berkualitas yang berhubungan dengan objek-objek geografi. Di dalam
Sistem Informasi Geografis sendiri terdapat dua elemen penting yaitu Data Geografi yang
digunakan sebagai acuan untuk data atribut, dan data atribut itu sendiri yang digunakan
untuk menunjang informasi spasial atau geografi. Perancangan peta yang akan ditampilkan
dalam aplikasi ini menggunakan Google Maps API, sedangkan metodologi dalam
pengembangan sistem ini menggunakan metode waterfall yaitu meliputi analisis sistem,
perancangan sistem, implementasi serta pengujian sistem. Dalam pembuatan Sistem
Informasi Geografis berbasis web ini menggunakan MySQL sebagai database untuk
menyimpan data yang dibutuhkan dan menggunakan PHP sebagai bahasa pemrogramanya.
Tujuan dari pembuatan Sistem Informasi Geografis ini adalah untuk membantu
Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dalam memberikan informasi kepada masyarakat
tentang penyebaran penyakit demam berdarah sehingga dapat mengurangi jumlah
penderita setiap tahunnya