Stereotip dan Prasangka dalam Konfl ik Etnis Tionghoa dan Bugis Makassar

Abstract

Keberagaman budaya, agama dan bahasa di Indonesia seringkali menimbulkan konfl ik. Etnis Tionghoa dan Bugis Makassar, misalnya, sering terkait dengan konfl ik tersebut. Penyebab utama persoalan ini adalah stereotip dan prasangka yang kuat di antara kedua etnis. Sebenarnya, telah ada usaha-usaha menjalin komunikasi antar budaya untuk mengatasi persoalan tersebut. Usaha ini didasarkan pada anggapan bahwa jika kedua etnis dapat menjalin kontak atau interaksi dengan mengembangkan komunikasi antar budaya yang bermakna, maka kesalahpahaman budaya dapat diminimalkan sebagai upaya untuk mereduksi perilaku stereotip, prasangka, dan etnosentris

Similar works

This paper was published in Directory of Open Access Journals.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.