Tesis ini berjudul Kajian Sosiologi Hukum Terhadap Perilaku Mahasiswa
Papua Dalam Mengkonsumsi Minuman Keras Di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tesis dengan judul tersebut bertujuan mengetahui dan mengkaji mengenai
perilaku mahasiswa Papua dalam mengkonsumsi minuman dan mayoritas
mahasiswa Papua dalam mengkonsumsi minuman keras di Daerah Istimewa
Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan pendekatan
sosiologi hukum dan antropologi hukum. Sumber data berupa data primer yang
terdiri atas bahan hukuk primer dan bahan hukum sekunder. Metode pengumpulan
data menggunakan studi kepustakaan dan wawancara. Bahan hukum primer dan
bahan hukum sekunder dianalisi dengan menggunakan metode analisis hukum.
Teori adaptasi antarbudaya, teori difusi kebudayaan dan teori sosial deviant
digunakan sebagai pisau analisis dalam mengkaji hasil penelitian. Hasil penelitian
ini menunjukan bahwa Perilaku mahasiswa Papua dalam mengkonsumsi minuman
keras di Daerah Isitmewa Yogyakarta adalah mereka tidak mengenal ruang dan
waktu dalam mengkonsumsi minuman keras di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Mayoritas mahasiswa Papua dalam mengkonsumsi minuman keras di Daerah
Istimewa Yogyakarta adalah dikarenakan banyak mahasiswa Papua yang
mengkonsumsi minuman keras sebagai alat untuk menghilangkan stres, minum
miras sebagai alat untuk merangsang orang untuk berani, minum miras sebagai
alat persahabatan atau reuni, minum miras sebagai kebiasaan, minum miras
sebagai alat untuk menyegarkan kejenuhan atau kebosanan, minum miras sebagai
alat untuk ikut-ikutan atau diajak teman, minum miras sebagai media perpisahan,
minum miras karena adanya peluang atau kesempatan dan minum Miras karena
suatu Tradisi. Selain itu maraknya mahasiswa Papua mengkonsumsi minum
minuman keras juga disebabkan karena lemahnya penegakkan hukum oleh aparat
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.