BANYUMAS CULTURAL CENTER

Abstract

Lokus kebudayaan Banyumas sendiri memiliki ciri khas yang berbeda darimasyarakat Jawa pada umumnya yaitu basis kehidupan kerakyatan yangegalitarianisme, anti struktur, kerakyatan, dan keterbukaan. Pengembangansebuah cultural center yang mengkonsepsikan sentralisasi dan wadah apresiasiberbagai bentuk kebudayaan Banyumas dalam satu lokasi pada sebuah kawasankawasan kota merupakan hal yang penting dalam membangun citra ikon kota danmempermudah aktivitas kebudayaan masyarakat Banyumas. Pengembanganbangunan Banyumas cultural center yang mengadopsi konsep ruang publik kotamembuka untuk memaksimalkan kegiatan positif kota untuk menghindarkannyadari penyebaran titik jenuh aktivitas kota. Konteks pengembangan Pusat Kebudayaan yang mengakar pada tradisidengan mengedepankan pendekatan etnografi dalam menganalisis ruangaktivitas di dalamnya akan memaksimalkan ruang yang menghargai aktivitaskebudayaan kota dalam wadah ruang publik yang baik. Konstelasipengembangan cultural center pada ruang publik kota yang baik akan membukainsklusifitas aktivitas kebudayaan bukan hanya dikembangkan oleh pegiat budayasaja tetapi seluruh masyarakat kot

Similar works

Full text

thumbnail-image

Universitas Diponegoro: Undip E-Journal System (UEJS) Portal

redirect
Last time updated on 18/12/2019

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.