unknown

Cultural adjustment analysis: Experiences from the main character of “English Vinglish Movie

Abstract

ENGLISH: This research focus on analysis of cultural adjustment expressed by the main character in the English vinglish movie.As we know that analyze cultural adjustment is very important to show new comers who needs adaptation in their new social culture, because adaptation to a new culture is very difficult, such as they will experience culture shock, initial adjustment, acceptance of daily life with the differentiate between language, style, housing, and table manner. This research uses qualitative method, because the data does not involve statistical analysis. According to Moleong (2007) said that qualitative research is conducted to understand the phenomena experienced by the research subject, such as behavior, perception, motivation, action, and others. Therefore the researcher uses qualitative method to analyze the process of cultural adjustment experience phenomenon of new comers in the English Vinglish movie. The result from this analysis shows that Shashi does not experience all of the process of cultural adjustment, she only experience of cultural adjustment: Honeymoon period, cultural shock, initial adjustment, and Acceptance and integration. Cultural shock is the most dominant that expressed by shashi, because she cannot communicate use English. Finally, this research would be useful for all of people in the world to aware of the cultural adjustment process and inspiring many people who want to go to abroad or move to another country. The researcher suggests to the next researchers more focus on discussing and analyzing on one type of process of cultural adjustment to make clear explanation. INDONESIA: Peneltian ini menjelaskan tentang analisis proses adaptasi budaya yang dialami oleh tokoh utama didalam film English Vinglish. Telah kita ketahui bahwa penelitian tentang proses adaptasi budaya sangatlah pentin untuk orang-orang pendatang baru yang belajar dan butuh beradaptasi di Negara barunya, sehinga mereka akan mengalami gegar budaya, pemulaan budaya, penyesuaian dengan budaya yang berbeda seperti contohnya: mereka mengalami perbedaan bahasa, gaya hidup, adat isatiadat dan lain-lain di negara barunya. Peneliti ini menggunakan metode kualitatif, karena data tidak berhubungan dengan angka. Menurut Moleong (2007) penelitian kualitatif ini merujuk kepada pemahaman phenomena yang di alami oleh tokoh utama dalm filem, contohnya seperti perilaku, persepsi, motifasi, tindakan dan yang lainnya. Sehingga peneliti menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis proses adaptasi yang di alami oleh tokoh utama dalam filem English Vinglish. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Shashi (main character) tidak mengalami semua proses adaptasi yang ada, dia hanya mengalami 4 tahapan adaptasi di Negara barunya, di antaranya honeymoon period, cultural shock, initial adjustment, dan Acceptance and integration. Cultural shock merupakan salah satu proses yang sangat sulit yang di alami oleh shashi, karena dia tidak bisa berbahasa inggris dan dia mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang-orang disekitarnya menggunakan bahasa inggris. Peneliti berharap penelitian ini memberi manfaat untuk semua orang yang mengalami kesulitan adaptasi di budaya barunya dan hal ini juga akan bermanfaat kepada siapapun yang pergi ke luar negeri atau kepada siapapun yang mengalami kesulitan adaptasi. Peneliti menyarankan kepada peneliti selanjutnya yang meneliti tentnag adaptasi untuk lebih focus meneliti salah satu tipe proses adaptasi budaya agar dapat menjelaskan lebih jelas lagi

Similar works

Full text

thumbnail-image

Etheses of Maulana Malik Ibrahim State Islamic University

Provided a free PDF
oai:etheses.uin-malang.ac.id:8594Last time updated on 2/9/2018View original full text link

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.