Lilik Hanifah, R.1108019, 2009. Hubungan Antara Status Gizi Ibu Hamil
Dengan Berat Badan Bayi Lahir (Studi Kasus di RB POKASI).
Data persalinan dari RB POKASI periode 1 Januari 2006 – 31 Desember
2008 menunjukkan angka kejadian KEK dan BBLR sebesar 30,87 % dan 11,30 %
dari 460 kelahiran bayi. Angka ini lebih tinggi dibandingkan target yang
ditetapkan pada sasaran program Indonesia Sehat 2010 untuk KEK dan BBLR
yaitu 20 % dan 7 % (Depkes RI, 2000). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui hubungan antara status gizi ibu hamil berdasarkan indikator LILA
dengan berat badan bayi lahir.
Penelitian ini merupakan penelitian kohort retrospektif dengan
menggunakan data sekunder periode 1 Januari 2006 - 31 Desember 2008 di RB
POKASI. Sampel diambil secara total, dengan jumlah 95 orang. Instrument
penelitian yang digunakan adalah kartu ibu yang telah ditetapkan oleh Depkes RI.
Uji hipotesis menggunakan regresi linier dengan program SPSS versi 15.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan
antara status gizi ibu hamil dengan berat badan bayi lahir (p : 0,000 dan
R : 0,591), sedangkan faktor – faktor lain yang mempengaruhi berat badan bayi
lahir hanya Hb yang memiliki hubungan yang signifikan dengan berat badan bayi
lahir (p : 0,000 dan R : 0,427).
Kesimpulan yang dapat diambil dari persamaan regresi pada penelitian ini
adalah semakin baik LILA semakin baik pula berat badan bayi lahir sedangkan
semakin kurang LILA semakin kurang pula berat badan bayi lahir.
Kata kunci : status gizi, ibu hamil, berat badan bayi lahi
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.