JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis)
Not a member yet
    255 research outputs found

    Pengaruh Pemberian Vanadil Sulfat dan Kromium (III) Klorida terhadap Fungsi Ginjal Mencit Putih Diabetes

    No full text
    The objective of this study was to identify the effect of two heavy metals, vanadyl sulphate and chromium (III) chloride on creatinine level of hyperglycemic mice induced by dexamethasone 11mg/kg. The experimental animals were grouped into five groups comprised of 5 white mice. Group I was used as control group, only received standard feeding and food supplement. Group II-V were induced with dexamethasone 11mg/kg to increase the blood glucose level. Group III was also given chromium (III) chloride 5.2 ug/20g. Group IV was also given vanadyl sulphate at the dose of 0.78 mg/20g. Group V received combination of vanadyl sulphate 0.39 mg/20g and chromium (III) chloride 2.6 ug/20g. The level of blood creatininewas determined by enzymatic method conducted for 42 days and observations were taken at day 7, 21 and 42. This study concluded that administration of vanadyl sulphate and chromium (III) chloride combination significantly reduced blood creatinine level of white mice (p<0,05).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari dua logam berat vanadil sulfat dan krom (III) klorida pada tingkat kreatinin darah tikus putih hiperglikemia yang disebabkan oleh deksametason 11mg/kgBB. Hewan-hewan percobaan dikelompokkan menjadi lima kelompok yang terdiri dari 5 tikus putih. Kelompok I digunakan sebagai kelompok kontrol, yang hanya menerima makanan standar dan suplemen makanan. Kelompok II - V diinduksi dengan dexametason 11mg/ kgBB untuk meningkatkan kadar glukosa mereka. Kelompok III juga diberikan kromium (III) klorida 5,2 ug/ 20g BW. Kelompok IV juga diberi vanadil sulfat pada dosis 0,78 mg/ 20 gBB. Kelompok V menerima kombinasi vanadil sulfat dengan dosis 0,39 mg/ 20 gBB dan kromium (III) klorida pada dosis 2,6 ug/ 20 gBB. Tingkat kreatinin darah ditentukan dengan metode enzimatik yang dilakukan selama 42 hari dan pengamatan dilakukan pada hari ke-7, hari ke-21 dan hari ke-42. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian kombinasi vanadil sulfat dan kromium (III) klorida secara signifikan mengurangi tingkat kreatinin darah tikus putih (P <0,05)

    Pengaruh Pemberian Sari Wortel (Daucus carota L.) terhadap Tukak Lambung Pada Tikus Putih Jantan

    No full text
    A study on the effect of carrot decoction to the gastric ulcer of white male rats induced by absolute ethanol 1 ml/200 g orally has been conducted. The study showed that carrot decoction in the doses of 3; 6; and 12 ml/kg could improve the ulcer by amount of 28.41; 46.79; and 75.76 %, respectively. The decoction could also reduce the pH of gastric juice significantly toward the normal level (P<0.01).Telah dilakukan pengujian pengaruh sari wortel (Daucus carota L.) terhadap tukak lambung pada tikus putih jantan yang diinduksi dengan etanol absolut 1 ml/200 gram berat badan secara oral. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sari wortel dengan dosis 3, 6 dan 12 ml/kgBB dapat memulihkan tukak lambung dengan persentase pengobatan masing-masing adalah 28,412%; 46,797% dan 75,766%. Sari wortel ini juga dapat menurunkan pH cairan lambung tikus yang diberi etanol absolut menuju pH cairan lambung tikus normal secara signifikan (P<0,01)

    Uji Toksisitas Subkronis Ekstrak Etanol Tali Putri (Cassytha filiformis L.) Terhadap Fungsi Ginjal Tikus

    No full text
    Sub-chronic toxicity test of the deffated ethanolic extract of  tali putri (Cassytha filiformis L.) on the rat renal function has been carried out. A number of 16 male rats aged 2-3 months, weighing ±250 g were used as experimental animals. The rats were divided into 4 groups which consisted of 1 control group and 3 extract-treated groups given 1.25, 2.5, and 5 mg/kg extract administrated intraperitoneally once a day for 14 days. The creatinine clearance, renal function, and the ratio of renal were calculated and analyzed by two-way ANOVA followed by Duncan’s test. The study showed that the creatinine clearance and renal function decreased significantly during treatment (p<0.05). The kidney weight ratio of groups treated with extract, especially with greater doses, showed a very significant increase as compared with control (p<0,01). These indicated that the ethanolic extract of  C. filiformis on the doses of 1.25 – 5 mg/kg might decrease the renal function, althought it seemed to be relatively safe when used for 14 days.Pengujian toksisitas subkronis ekstrak etanol tali putri (Cassytha filiformis L.) terhadap fungsi ginjal tikus telah dilakukan. Sebanyak 16 ekor tikus jantan berusia 2-3 bulan dengan berat badan ±250 gram digunakan sebagai hewan uji. Hewan dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu 1 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan yang diberi ekstrak etanol tali putri dengan dosis 1,25; 2,5; dan 5 mg/kg sekali sehari secara intraperitoneal selama 14 hari. Data bersihan kreatinin, persentase fungsi ginjal, dan rasio organ ginjal dianalisis dengan ANOVA dua arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s post hoc test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bersihan kreatinin dan persentase fungsi ginjal rata-rata tikus mengalami penurunan secara bermakna selama perlakuan (p<0,05). Rasio berat organ ginjal kelompok ekstrak, terutama pada dosis besar mengalami peningkatan dengan sangat bermakna (p<0,01) dibandingkan dengan kelompok kontrol. Ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol tali putri dengan dosis 1,25-5 mg/kg dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal, tetapi masih relatif aman bila digunakan selama 14 hari

    Efek Analgetik Ekstrak Etanol Daun Tampa Badak (Voacanga foetida (Bl.) K. Schum) Pada Mencit Putih Jantan

    No full text
    A study on the analgesic activity ethanolic extract of Voacanga foetida leaves has been conducted on male mice by using Writhing test. The mice were induced with 0.1 mL of glacial acetic acid 1%. The extract was administered orally in the doses of 250, 500, and 1000 mg/kg, suspended with NaCMC 1%, while 65 mg/kg acetosal was used as positive control. The data was analyzed with two way ANOVA. The study revealed that the extract exhibited analgesic effect insignificantly different with acetosal at the doses of 250, 500, and 1000 mg/kg. This effect was different with negative control (p<0.05).Telah dilakukan penelitian tentang uji efek analgetik ekstrak etanol daun tampa badak (Voacanga foetida (BI.) K. Schum) pada mencit putih (Mus musculus) jantan, menggunakan Metoda Writhing Test. Sebagai kontrol positif digunakan asetosal 65 mg/kgBB yang diinduksi dengan asam asetat glasial 1% sebanyak 0,1 mL. Rute pemberian ekstrak etanol daun tampa badak secara oral dengan dosis 250, 500 dan 1000 mg/kgBB, yang disuspensi dengan NaCMC 1%. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan Analysis Of Varian (ANOVA) dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tampa badak mempunyai efek sebagai analgetik yang sama dengan asetosal (kontrol positif) pada dosis 250, 500 dan 1000 mg/kgBB dan berbeda secara nyata dengan kontrol negatif (p<0,05)

    Protection Effect of Ethyl Acetate Fraction of Toona sureni (Blume) Merr. Against Atherosclerosis

    No full text
    Studi tentang efek proteksi fraksi etil asetat daun surian (Toona sureni (Blume) Merr.) terhadap aterosklerosis pada burung puyuh hiperkolesterol sudah dilakukan. Metoda yang digunakan adalah metoda hispatologi. Hiperkolesterol di induksi dengan pemberian makanan lemak tinggi (MLT) dan profil tio urasil (PTU). Parameter yang diamati adalah adanya perbaikan tebal dinding pembuluh darah aorta, perubahan luas lumen aorta dan keadaan sel endothelia. Hasil penelitian menunjukan pemberian fraksi etil asetat daun surian dosis 50 mg/ kgBB memberikan efek proteksi yang terbaik, ditandai dengan tebal dinding pembuluh darah aorta, luas lumen dan tingkat kerusakan sel endotelia aorta tidak berbeda nyata dengan kontrol negatif (p>0,05) dan berbeda nyata dengan hewan kelompok positif (p0.05), but significantly different with positive control group (p<0.05)

    0

    full texts

    255

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇