IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
5512 research outputs found
Sort by
Minat Siswa Terhadap Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah Nurul Islam Kurau Kabupaten Tanah Laut
Fathurrahman. 2016. Minat Siswa Terhadap Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah Nurul Islam Kurau Kabupaten Tanah Laut. Skripsi, Jurusan Pendidkan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: Dra. Hj. Shafiah, M. Pd. I.\ud
Minat siswa sangat besar pengarunya terhadap kemampuan belajar seseorang. Besarnya minat siswa terhadap suatu mata pelajaran akan memungkinkan siswa lebih giat belajar dan dapat mencapai hasil yang diinginkan.\ud
Penilitian ini mengemukakan tentang minat siswa terhadap pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Nurul Islam Kurau Kabupaten Tanah Laut dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya.\ud
Penelitian ini dilakuakan terhadap siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Nurul Islam Kurau Kabupaten Tanah Laut tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah keseluruhannya (70) orang terdiri dari (33) siswa laki-laki dan (37) siswa perempuan. Pengumpulan data ini dilakukan dengan menggunakan teknik-teknik angket, wawancara, observasi, dan dokumenter. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan adalah editing,, koding, tabulasi dan interpretasi data. Setelah data dioleh sesuai dengan prosedur yang ditentukan kemudian dianalisis dalam bentuk deskritif kualitatif dan disimpulkan dengan metode induktif.\ud
Hasil penelitian ini menunjukan bahawa minat siswa terhadap mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Nurul Islam Kurau Kabupaten Tanah Laut adalah tinggi. Faktor-faktor yang memdukung minat tersebut adalah karena persepsi siswa yang positif terhadap pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, adanya motivasi siswa yang tinggi dalam mengikuti pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, latar belakang pendidikan guru yang tinggi, guru menguasai materi, metode yang digunakan cukup bervariasi alat atau sarana belajar yang cukup mamadai, lingkungan sekolah yang mendukung, dan motivasi dari orang tua yang sangat mendukung
Implementasi Akad Wakālah Pada Pembiayaan Murābaḥah (Studi Kasus Pada Bank Kalsel Syariah Cabang Banjarmasin)
Norhamida. 2016. Implementasi Akad Wakālah Pada Pembiayaan Murābaḥah (Studi Kasus Pada Bank Kalsel Syariah Cabang Banjarmasin). Skripsi, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. M. Fahmi Al-Amruzi, M.Hum (II) Sa’adah, S.Ag., MH.\ud
\ud
Kata Kunci: Murābaḥah dan Wakālah\ud
\ud
Latar belakang penelitian ini adalah adanya pelaksanaan akad murābaḥah yang disertai akad wakālah pada waktu bersamaan pada Bank Kalsel Syariah Cabang Banjarmasin. \ud
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi akad wakālah pada pembiayaan murābaḥah (studi kasus pada Bank Kalsel Syariah Cabang Banjarmasin).\ud
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Adapun teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya adalah dengan teknik deskriptif kualitatif.\ud
Berdasarkan temuan di lapangan, Bank Kalsel Syariah Cabang Banjarmasin memberikan surat kuasa (wakālah) kepada nasabah untuk membeli sendiri barang yang diinginkan. Selain itu, praktek yang terjadi di Bank Kalsel Syariah Cabang Banjarmasin adanya perjanjian murābaḥah dan perjanjian wakālah secara bersamaan.\ud
Hasil analisis dari penelitian ini adalah Bank Kalsel Syariah Cabang Banjarmasin melakukan perjanjian akad murābaḥah dan akad wakālah secara bersamaan. Hal ini tidak sesuai dengan Fatwa DSN No. 04/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Murābaḥah dalam pasal 1 ayat 9 yang menyatakan: “Jika bank hendak mewakilkan kepada nasabah dari pihak ketiga, akad jual beli murābaḥah harus dilakukan setelah barang, secara prinsip menjadi milik bank.” Pemberian kuasa (wakālah) dari bank kepada nasabah harus dilakukan sebelum akad murābaḥah terjadi
IMPLEMENTASI METODE MENGHAFAL ALQURAN DI ASRAMA TAHFIZH "BAITUL AZHAR" PUTERA PONDOK PESANTREN RAKHA AMUNTAI
DWI PRISTYA NINGRUM . 2017. Implementasi Metode Menghafal Alquran Di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera Pondok Pesantren Rakha Amuntai.. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing : Dra. Hj. Mudhi’ah, M.Ag\ud
Kata Kunci: Implementasi, dan Metode mengahafal\ud
Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa Menghafal Alquran bukanlah hal yang mustahil dan merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. Bagi orang islam yang ingin melakukannya, Allah telah memberi garansi akan mudahnya Alquran untuk dihafalkan. Dorongan untuk menghafal Alquran sendiri telah dijelaskan dalam Alquran dan hadist dan juga bagaimana metode cara menghafalnya.\ud
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Implementasi Metode Menghafal Alquran Di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera Pondok Pesantren Rakha Amuntai. dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi dan faktor apa saja yang mempengaruhi Implementasi Metode Menghafal Alquran Di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera Pondok Pesantren Rakha Amuntai.\ud
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam peneliti ini adalah ustadz yang berjumlah 3 orang mengajar dalam menghafal Alquran di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” dan yang menjadi objek penelitian ini ialah Implementasi Metode Menghafal Alquran dan faktor yang mempengaruhi Implementasi Metode Menghafal Alquran Di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera Pondok Pesantren Rakha Amuntai dalam mencapai pengetahuan tentang hafalan Alquran yang lebih baik. Pada pengumpulan data penulis menggunakan beberapa teknik sebagai berikut: observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian semua data yang terkumpul diproses melalui reduksi data, display data, dan verifikasi serta simpulan.\ud
Hasil dari penelitian ini bahwasanya Implementasi Metode Menghafal Alquran Di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera Pondok Pesantren Rakha Amuntai. Metode yang digunakan setiap santri di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera dalam menghafal Alquran adalah metode Wahdah atau mengulang ayat sebanyak-banyaknya. Sebelum itu santri harus mengikuti tahap awal yaitu ditahsin tujuannya untuk memperbaiki dan membaguskan bacaan sesuai dengan hukum tajwid. Faktor yang mempengaruhi nya: 1.Faktor internal meliputi motivasi, kesehatan, psikologi, daya ingat 2. Faktor eksternal meliputi lingkungan, waktu, sarana prasarana
Kelayakan Konsemen Pembiayaan Murābahāh Pada\ud Koperasi Konsumen Syariah Arrahmah Banjarmasin
Normaziah , 2017. Kelayakan Konsemen Pembiayaan Murābahāh Pada\ud
Koperasi Konsumen Syariah Arrahmah Banjarmasin. Fakultas Syariah dan\ud
Ekonomi Islam. Pembimbing: (I) Rahman Helmi, S. Ag. Msi (II) Ilham\ud
Akbar, SH. M.kn.\ud
Kata Kunci: Kelayakan pembiayaan murābahāh\ud
Penelitian ini dilatarbelakangi karena dalam suatu pembiayaan kelayakan\ud
merupakan suatu hal yang penting dalam sebuah pembiayaan untuk menekan\ud
resiko akibat tidak terbayarnya dalam suatu pembiayaan.\ud
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan\ud
pembiayaan murābaḥah pada koperasi konsumen syariah arrahmah Banjarmasin.\ud
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field research) dan\ud
pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan meode\ud
wawancara dan dokumentasi. Data penelitian ini adalah kelayakan pembiayaan\ud
murābahāh pada koperasi konsumen syariah Banjarmasin.\ud
Melalui teknis analisis kualitatif, penelitian ini menghasilkan temuantemuan:\ud
Kelayakan Murābahāh pada Koperasi Konsumen Syariah Arrahmah\ud
Banjarmasin. Pada Prakteknaya koperasi konsumen syariah arrahmah\ud
menggunakan prinsip 5.C untuk menganalisis kelayakan pembiayaan murābahāh\ud
yaitu Character behaviour, Condition of economy, Capacity, Capital, Collateral.\ud
karena nasabah atau anggota yang melakukan pembiayaan murābahāh dalam\ud
bentuk barang yang diiginkan nasabah atau jika pembiayaan untuk usaha yaitu\ud
bentuk usaha ritel dan usaha tersebut sudah diteliti terlebih dahulu apakah sudah\ud
berjalan lama atau tidak
Efektivitas Metode Pembelajaran Drill Berbantukan Media Wondershare Quiz Creator Pada Materi Pythagoras Kelas VIII MTsN Ampukung Tahun Pelajaran 2016/2017
Ahmad Hilmi. 2016. Efektivitas Metode Pembelajaran Drill Berbantukan Media\ud
Wondershare Quiz Creator Pada Materi Pythagoras Kelas VIII MTsN\ud
Ampukung Tahun Pelajaran 2016/2017. Skripsi, Jurusan Pendidikan\ud
Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.\ud
Pembimbing: Lathifaturrahmah, M.Si.\ud
Kata Kunci: Metode Pembelajaran Drill Berbantukan media Wondershare Quiz\ud
Creator), Efektivitas.\ud
Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti,\ud
bahwa pembelajaran Matematika di MTsN Ampukung masih didominasi oleh\ud
aktivitas klasikal dengan dominasi pada peran guru. Akibatnya suasana kelas\ud
monoton, pasif. Hal tersebut nampak dari motivasi belajar siswa yang rendah, yang\ud
pada akhirnya hasil belajarnya pun rendah. Permasalahan penelitian ini adalah (1)\ud
Bagaimana hasil belajar siswa menggunakan metode Driil berbantukan wondershare\ud
quiz creator berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi Phytagoras kelas\ud
VIII MTsN Ampukung Tahun Pelajaran 2016/2017? (2) Apakah metode\ud
pembelajaran Driil berbantukan wondershare quiz creator efektif digunakan pada\ud
materi Phytagoras kelas VIII MTsN Ampukung Tahun Pelajaran 2016/2017?\ud
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen\ud
dengan jenis penelitian lapangan dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi\ud
penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN Ampukung yang terbagi ke\ud
dalam 4 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive\ud
sehingga diperoleh satu kelas yaitu VIII-D. Teknik analisis data menggunakan\ud
statistik deskriptif dan statistik inferensial. Dari perhitungan uji t diketahui bahwa\ud
�ℎ����� = 10,142, karena �ℎ����� > ������, yaitu 10,142 > 2,13, maka maka �0\ud
ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan\ud
antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah dilaksanakan pembelajaran\ud
matematika menggunakan metode pembelajaraan drill berbantukan wondershare\ud
quiz creator pada materi pythagoras kelas VIII MTsN Ampukung. Artinya, metode\ud
drill berbantukan wondershare quiz creator efektif digunakan.\ud
Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) hasil belajar Postes dengan\ud
menggunakan metode Drill berbantukan wondershare quiz creator dalam kategori\ud
baik dengan rata-rata 85 (2) Metode pembelajaran drill berbantukan media\ud
Wondershare Quiz Creator efektif digunakan pada materi pythagoras Kelas VIII\ud
MTsN Ampukung tahun pelajaran 2016/2017
Penggunaan media Realia pada mata pelajaran bahasa Arab di kelas 1 MIN Kebun Bunga Banjarmasin
Nor Zaitun. 2016. Penggunaan media Realia pada mata pelajaran bahasa Arab di kelas 1 MIN Kebun Bunga Banjarmasin. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Pembimbing: Tamjidnor, S.Ag. M.Pd.I\ud
Kata Kunci: Media Realia, Bahasa Arab, dan Kelas 1\ud
\ud
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan siswa dalam memahami kosakata pada mata pelajaran Bahasa Arab ini dikarenakan yang sering mendominasi pembicaraan dan adanya siswa yang selalu diam dalam proses pembelajaran sehingga tidak semua siswa dapat aktif dalam proses pembelajaran, oleh karena itu guru berupaya menggunakan media Realia pada mata pelajaran Bahasa Arab sehingga dengan media tersebut semua siswa dapat berkesempatan aktif berbicara di depan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media Realia di kelas 1 MIN Kebun Bunga Banjarmasin dan faktor- faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan media Realia di kelas 1 MIN Kebun Bunga Banjarmasin.\ud
Subjek penelitian ini adalah satu orang guru wali kelas dan seluruh siswa kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kebun Bunga Banjarmasin yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari 9 orang laki- laki dan 11 perempuan. Objek penelitian ini adalah penggunaan media Realia pada mata pelajaran Bahasa Arab di kelas 1 MIN Kebun Bunga Banjarmasin dan faktor- faktor yang mempengaruhi penggunaan media Realia pada mata pelajaran Bahasa Arab di kelas 1 MIN Kebun Bunga Banjarmasin.\ud
Jenis dan pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu editing, klasifikasi, analisis data selanjutnya disajikan secara deskriptif kualitatif dalam bentuk uraian-uraian, sehingga menggambarkan permasalahan yang diteliti secara memadai dan utuh\ud
Setelah menganalisis data secara kualitatif dengan merangkai dan membahas data, baik menurut teori atau pun pendapat penulis sendiri, Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Realia pada mata pelajaran Bahasa Arab di kelas 1 MIN Kebun Bunga Banjarmasin yang dilakukan oleh guru sudah digunakan dengan baik. Pada proses pembelajaran, evaluasi dan tidak lanjut pembelajaran secara umum telaksana dengan baik dan faktor- faktor yang mempengaruhi adalah guru, siswa, alokasi waktu, dan sarana dan prasarana
Manajemen Tenaga Pendidik di SD dan SMP Muhammadiyah Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara
Indah Fatmawati: Manajemen Tenaga Pendidik di SD dan SMP Muhammadiyah Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara, di bawah bimbingan I: Prof. Dr. H. Syaifuddin Sabda, M.Ag dan II: Dr. Hj. Sessi Rewetty Revilla, M.Pd, pada Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin (2017).\ud
\ud
Kata kunci: Tenaga Pendidik\ud
\ud
Pimpinan Daerah Muhammadiyah menggalakan sebuah program yang mengharuskan antar lembaga pendidikan baik itu SD, SMP, dan SMK Muhammadiyah Tenggarong dalam sistem pelaksanaannya dapat terintegrasi dalam satu layanan yang terpadu. Salah satu bentuk pengaplikasian dari sistem terpadu ini adalah: tenaga pendidik yang ada pada kedua lembaga tersebut, jika memang diperlukan dapat diberi tugas tambahan mengajar di jenjang sekolah yang berbeda. Selain dapat mengajar di jenjang sekolah yang berbeda, sistem ini juga memungkinkan terjadinya pertukaran pengajar antara satu daerah dengan daerah lainnya.\ud
Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data yang digali adalah data tentang perencanaan tenaga pendidik, pengadaan tenaga pendidik, penempatan dan penugasan tenaga pendidik, pengembangan tenaga pendidik, penilaian kinerja tenaga pendidik, promosi dan mutasi tenaga pendidik, kompensasi tenaga pendidik, dan pemutusan hubungan kerja tenaga pendidik di SD dan SMP Muhammadiyah.\ud
Perencanaan kebutuhan tenaga pendidik: dalam merencanakan kebutuhan tenaga pendidik, pihak sekolah Muhammadiyah menggunakan jumlah rasio siswa dan guru sebagai patokan kebutuhan tenaga pendidik yang diperlukan. Selain itu pihak Muhammadiyah juga memperhatikan kondisi keuangan sekolah. \ud
Perekrutan tenaga pendidik: perekrutan tenaga pendidik diawali dengan surat permohonan dari pihak sekolah yang ditujukan pada Majelis Pelaksana Harian Muhammadiyah, surat ini berisi permohonan untuk penambahan tenaga pendidik. Apabila permohonan disetujui, maka akan dilakukan rekrutmen tenaga pendidik. Adapun sumber tenaga pendidik, terbagi menjadi dua sumber, yaitu: pertama: kader-kader Muhammadiyah atau alumni dari sekolah Muhammadiyah. Kedua: masyarakat umum yang mengikuti pelaksanaan rekrutmen.\ud
Penempatan dan penugasan tenaga pendidik: dalam hal ini pihak sekolah melihat kualifikasi akademik, kemampuan, kompetensi, masa kerja, dan loyalitas yang dimiliki oleh tenaga pendidik. Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, barulah penempatan dan penugasan tenaga pendidik dilakukan, penempatan yang tepat diharapkan mampu mengembangkan kemampuan tenaga pendidik dan memberikan kontribusi bagi sekolah.\ud
Pengembangan tenaga pendidik: untuk saat sekarang pihak sekolah Muhammadiyah dalam mengembankan kemampuan tenaga pendidik yang mereka miliki, maka sifat dari pengembangan tersebut lebih untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi tenaga pendidik dimiliki. Sedangkan, pengembangan yang dilakukan adalah pelatihan-pelatihan, studi banding, atau kelompok diskusi tenaga pendidik \ud
Penilaian kinerja tenaga pendidik: penilaian di Muhammadiyah dilakukan oleh kepala sekolah yang dan utusan team penilai dari Majelis Pelaksana Harian Muhammadiyah. Sedangkan indikator penilaian yang akan di nilai dari tenaga pendidik adalah kemampuan mengajarnya di kelas dan kelengkapan administarasi mengajarnya, keaktifan mengikuti kegiatan ke-Muhammadiyahan, dan perilaku sosialnya di sekolah.\ud
Promosi dan mutasi tenaga pendidik: di Muhammadiyah promosi bagi tenaga pendidik diberikan kepada tenaga pendidik yang memiliki kemampuan yang baik, kompetensi, loyalitas, dan kharismatik. Sedangkan untuk mutasi tenaga pendidik yang dilakukan berbentuk rotasi tenaga pendidik yang biasa dilakukan di awal tahun pelajaran.\ud
Kompensasi tenaga pendidik: di Muhammadiyah kompensasi diberikan dalam bentuk gaji pokok, kompensasi dari tugas tambahan, dan kenaikan gaji berkala di tiap awal tahun. \ud
Pemutusan hubungan kerja: pemutusan hubungan kerja dapat terjadi apabila tenaga pendidik mengundurkan diri atau tenaga pendidik tidak mengindahkan surat peringatan sampai tiga kali penyuratan
Manajemen Pembelajaran Tahfizhul Qur’an (Studi Multi Situs di Madrasah Raadhiyatan Mardhiyyah Kota Balikpapan Kalimantan Timur)
Siti Rodiah; Manajemen Pembelajaran Tahfizhul Qur’an (Studi Multi Situs di\ud
Madrasah Raadhiyatan Mardhiyyah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur), di\ud
bawah bimbingan (I) Dr. Amad Salabi, M.Pd. dan (II) Dra. Inna\ud
Muthmainnah, MA, Ph.D., Tesis, pada Program Pascasarjana IAIN Antasari\ud
Banjarmasin, 2016.\ud
Kata Kunci : Manajemen, Pembelajaran, Tahfizhul Qur’an.\ud
Manajemen pembelajaran tahfizhul Qur’an adalah pengaturan dan\ud
pengelolaan siswa dalam kegiatan menghafal al-Qur’an yang meliputi perencanaan,\ud
pelaksanaan dan evaluasi dalam rangkaupaya pencapaian tujuan pencapaian tujuan\ud
pembelajaran tahfizhul Qur’an bagi siswa. MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putra, MA\ud
Raadhiyatan Mardhiyyah Putri, MTs Raadhiyatan Mardhiyyah Putra dan MTs\ud
Raadhiyatan Mardhiyyah Putri menarik untuk diteliti karena keempat lembaga\ud
pendidikan tersebut disamping menggunakan kurikulum nasional yang dipadukan\ud
dengan kurikulum lembaga juga memasukkan program tahfizhul Qur’an dalam\ud
kegiatan belajar mengajar.\ud
Fokus masalah dalam penelitian ini yaitu perencanaan, pelaksanaan,\ud
pengevaluasian serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pembelajaran\ud
tahfizhul Qur’an pada MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putra, MA Raadhiyatan\ud
Mardhiyyah Putri, MTs Raadhiyatan Mardhiyyah Putra dan MTs Raadhiyatan\ud
Mardhiyyah Putri\ud
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat\ud
deskriptif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi multi situs. Lokasi\ud
penelitian Pondok Pesantren Hidayatullah Jl. Mulawarman RT. 27 Kelurahan Teritip\ud
Balikpapan Timur, KALTIM. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah\ud
observasi, wawancara dan dokumentasi.\ud
Hasil penelitian ini adalah bahwa manajemen pembelajaran tahfizhul Qur’an\ud
pada keempat lembaga pendidikan ini cukup baik. Akan tetapi ada beberapa yang\ud
perlu dibenahi seperti pembuatan perencanaan pembelajaran yang belum tertulis pada\ud
MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putra, MTs Raadhiyatan Mardhiyyah Putra dan MTs\ud
Raadhiyatan Mardhiyyah Putri. Serta penentuan alokasi waktu yang kurang tepat\ud
pada MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putra, sehingga mempengaruhi hasil\ud
pembelajaran tahfizh yang menjadi kurang maksimal.\ud
Faktor yang turut menjadi pendukung keberhasilan pembelajaran tahfizhul\ud
Qur’an pada keempat lembaga pendidikan ini yaitu lingkungan yang mendukung\ud
siswa untuk menghafal al-Qur’an, sarana prasarana yang memadai serta minat siswa\ud
yang besar untuk menghafal. Meskipun demikian, terdapat pula faktor-faktor yang\ud
menghambat berjalannya pembelajaran tahfizhul Qur’an. Diantaranya yaitu\ud
kemampuan siswa yang masih rendah dalam menghafal, kualitas bacaan siswa yang\ud
berbeda-beda, kemauan dan semangat siswa yang masih kurang, serta kurangnya\ud
tenaga pengajar yang ahli dibidangnya
The Correlation between Learning Strategies and\ud Vocabulary Mastery
Nani Hidayati, 2017.The Correlation between Learning Strategies and\ud
Vocabulary Mastery. Advisor: (I) Drs. H. Ahdi Makmur, M. Ag.,\ud
Ph.D. (II) Hj. Nurlaila Kadariyah,S.Ag., M.Pd.\ud
Keywords: Correlation, Learning Strategies, Vocabulary Mastery\ud
This research desccribes the the correlation between learning strategies and\ud
vocabulary mastery of eleventh grade student at Madrasah Aliyah Muhammdiyah\ud
2 Al-Furqan Banjarmasin. The subjects of this research are 20 students of the\ud
eleventh grade at Madrasah Aliyah Muhammdiyah 2 Al-Furqan Banjarmasin\ud
school year 2015/2016. The objects of the research are learning strategies and\ud
vocabulary mastery.\ud
The formulation problems of this research are (1) What are the eleventh\ud
grade students’ learning strategies at Madrasah Aliyah Muhammadiyah 2 AlFurqan\ud
Banjarmasin, (2) What is the eleventh grade students’ vocabulary mastery\ud
at Madrasah Aliyah Muhammadiyah 2 Al-Furqan Banjarmasin, and (3) Is there a\ud
correlation between learning strategies and vocabulary mastery of eleventh grade\ud
students at Madrasah Aliyah Muhammadiyah 2 Al-Furqan Banjarmasin\ud
The data of this research are collected through questionnaire, test and\ud
documantary. After that, all the data are analyzed descriptively and quantitatively\ud
and concluded by using inductive method.\ud
The result of this research states that the eleventh grade students’ learning\ud
strategies are memory, cognitive compensation, metacognitive, affective, and social\ud
strategy and vocabulary mastery is in fair category and there is a correlation\ud
between affective strategy and vocabulary mastery and so is social strategy and\ud
vocabulary mastery. This is proved by the result o
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Akhlak Siswa Di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyyah 2 Kelayan Banjarmasin
Febriyanti. 2017. Peran Guru PAI dalam Membentuk Akhlak Siswa di MTs Muhammadiyah 2 Kelayan Banjarmasin. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: Prof. Dr. H. Kamrani Buseri, MA\ud
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam membentuk akhlak siswa di MTs Muhammadiyah 2 Kelayan Banjarmasin.\ud
Skripsi ini termasuk jenis penelitian kualitatif, penelitian bermaksud untuk memahami tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian pada suatu konteks khusus. Penelitian ini pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Selanjutnya pengolahan data menggunakan tiga langkah utama dalam penelitian, yaitu: reduksi data, sajian data (display data), dan verifikasi data (menyimpulkan data).\ud
Keadaan akhlak siswa di MTs Muhammadiyah 2 Kelayan Banjarmasin pada umumnya sudah cukup baik, akan tetapi ada beberapa siswa yang masih mempunyai akhlak kurang baik, diantaranya: bolos sekolah, meninggalkan jam pelajaran, berbicara dan kurang sopan. Kenakalan siswa di MTs Muhammadiyah 2 Kelayan Banjarmasin mendapat bimbingan yang bijak, perhatian dan control yang baik dari guru PAI maupun orang tua. Upaya yang dilakukan guru PAI di MTs Muhammadiyah 2 Kelayan Banjarmasin dalam pembentukan akhlak siswa baik melalui tindakan preventif, kuratif, maupun represif. Pertama, tindakan preventif yang dilakukan guru PAI yakni kejadian tersebut dilakukan oleh guru PAI sebelum penyimpangan tindakan sosial itu terjadi seperti, (bimbingan, arahan, dan ajakan). Kedua, tindakan kuratif, yakni tindakan tersebut diambil setelah terjadinya penyimpangan sosial, hal tersebut dilakukan oleh guru PAI untuk memberikan penyadaran terhadap siswa yang melakukan kesalahan seperti, siswa yang bolos sekolah atau siswa yang sengaja meninggalkan jam pelajaran. Ketiga, tindakan represif, yakni suatu tindakan aktif yang dilakukan oleh seorang guru PAI seperti, siswa yang sengaja tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) atau siswa yang tidak memperhatikan ketika guru menjelaskan pelajaran, maka siswa tersebut dihukum sesuai tata tertib yang dibuat oleh sekolah, dan semua tindakan guru di MTs Muhammadiyah 2 Kelayan Banjarmasin tersebut sudah cukup efektif.\ud
Peran guru PAI di MTs Muhammadiyah 2 Kelayan Banjarmasin adalah sebagai pembimbing, penasehat, dan figur. Bentuk bimbingan secara langsung guru PAI di MTs Muhammadiyah 2 Kelayan Banjarmasin yaitu: guru membimbing jalannya doa pada awal dan akhir pelajaran, membimbing kegiatan ekstra keagamaan, seperti mabith sabtu malam. Peran guru PAI sebagai penasehat di MTs Muhammadiyah 2 Kelayan Banjarmasin yaitu dengan memberikan nasehat dan solusi baik pada siswa secara umum, maupun siswa yang mempunyai masalah. Guru PAI juga memberikan mauidhoh atau pesan moral yang baik. Peran guru PAI sebagai figur terlihat dalam kedisiplinan, berpakaian, dan bergaul