Journal of Empowerment

    MEMBERDAYAKAN SISWA DI PESANTREN MOTIVASI INDONESIA MELALUI PELATIHAN STRUCTURE AND WRITTEN EXPRESSIONS PADA TOEFL ITP

    Get PDF
    ABSTRAK Tata bahasa adalah salah satu aspek yang paling sulit untuk diperoleh. Namun demikian, kemampuan memahami grammar sangat dibutuhkan untuk lulus TOEFL ITP (Test of English as a Foreign Language Institutional Testing Program), khususnya bagian Structure and Writing Expressions. Memberikan pelatihan tata bahasa dapat membantu siswa untuk menguasai bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program pelatihan yang dilakukan untuk memberikan strategi yang dapat digunakan oleh para peserta untuk menguasai TOEFL ITP. Peserta dalam pelatihan ini berjumlah 12 siswa Pesantren Motivasi Indonesia. Hasil kuesioner yang dibagikan setelah acara menunjukkan bahwa sebagian besar peserta pelatihan merasa puas dengan pelatihan tersebut dan berharap adanya pelatihan-pelatihan berikutnya yang dapat meningkatkan pengetahuan gramatikal mereka, terutama yang dapat membantu mereka mendapatkan nilai yang lebih baik dalam TOEFL ITP atau tes bahasa Inggris lainnya. ABSTRACTIt has been argued that grammar is one of the most difficult aspects to be acquired. Nevertheless, the ability to understand grammar is needed to pass TOEFL ITP (Test of English as a Foreign Language Institutional Testing Program), especially Structure and Written Expressions part. Providing grammar training may help students to master the language. The present study aims to describe a training program conducted to provide strategies which can be used by the participants to ace TOEFL ITP. The participants consist of 12 students of Pesantren Motivasi Indonesia. The results from the questionnaires which were distributed after the event showed that most participants are satisfied with the training and hoped for next trainings which can improve their grammatical knowledge, especially ones that may help them getting better scores in TOEFL ITP or other English tests

    REVITALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM MEMBENTUK KARAKTER WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA KARAWANG

    Get PDF
    ABSTRAK Permasalahan sosial muncul akibat adanya ketimpangan dalam faktor kehidupan sosial yang menyebabkan tindak kejahatan, sehingga menyebabkan adanya hukuman bagi seseorang yang telah melakukan perbuatan melawan hukum yang menyebabkan dirinya di hukum di lembaga pemasyarakatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini, untuk memberikan sosialisasi akan pentingnya pengetahuan dan pemahaman nilai-nilai Pancasila serta nilai karakter dalam membentuk karakter warga binaan yang sedang menjalankan masa hukuman serta implementasi tridhrama perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian menggunakan metode ceramah. Hasil pengabdian masyarakat berupa adanya upaya untuk menghidupkan kembali, membangkitkan kembali dan mengingatkan kembali nilai-nilai pancasila sebagai guiding principle dalam kehidupan serta pembentukan karakter para warga binaan agar menjadi bekal untuk kehidupan yang lebih baik dimasa depan setelah lepas dari masa tahanan. ABSTRACTSocial problems arise due to the imbalance in social life factors that lead to crime, thus leading to penalties for someone who has committed an illegal act which causes him to be punished in a correctional institution. The purpose of this community service is to provide socialization of the importance of knowledge and understanding of the values of Pancasila and character values in shaping the character of the inmates who are serving a sentence and the implementation of the tri dharma of higher education. The method used in the implementation of the service uses the lecture method. The results of community service are in the form of efforts to revive, revive and remind the values of Pancasila as the guiding principle in life and the formation of the character of the inmates so that they become provisions for a better life in the future after being released from detention

    WORKSHOP KINEMASTER BAGI GURU UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS VIDEO PEMBELAJARAN

    Get PDF
    ABSTRAK Keterbatasan  pengetahuan, skill, dan pelatihan  merupakan salah satu faktor kurangnya minat tenaga pengajar yaitu guru dalam  memanfaatkan alat  peraga berbasis TIK  pada proses pembelajaran di kelas. Tujuan pelatihan ini yaitu agar guru termotivasi untuk memperbaiki kinerja, cara pembelajaran atau menambah wawasan keilmuan seorang guru. Metode kegiatan ini berupa sosialisasi dan workshop pembuatan bahan ajar berbasis TIK dengan menggunakan Aplikasi KineMaster. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 18 Kota Bengkulu. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang guru dari berbagai mata pelajaran seperti Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan guru BK. Evaluasi dilakukan melalui Aplikasi Zoom yang melibatkan seluruh peserta guru SMP Negeri 18 Kota Bengkulu. Pelatihan dan pendampingan pembuatan bahan ajar berbasis TIK tidak hanya dilakukan melalui tatap muka, tim pengabdian juga menjelaskan kepada mitra untuk dapat berkonsultasi dengan menggunakan telpon dan aplikasi Whatsapp. Hasil dari kegiatan pengabdian agar guru dapat membuat video pembelajaran beranimasi dengan menggunakan Aplikasi KineMaster. ABSTRACTLimited knowledge, skills, and training are one of the factors for the lack of interest in teaching staff, namely teachers in using IT-based teaching aids in the learning process in the classroom. The purpose of this training is to motivate teachers to improve performance, learning methods or add scientific insight to a teacher. The method of this activity is in the form of socialization and workshops on making ICT-based teaching materials using the KineMaster Apk. This activity was carried out at SMP Negeri 18 Bengkulu City. This activity was attended by 15 teachers. The evaluation was carried out through the Zoom application which involved all teacher participants of SMP Negeri 18 Bengkulu City. The result of this service activity is that teachers can create animated learning videos using the KineMaster Apk

    PENGGUNAAN BOTOL AIR MINUM PENUNJANG PROTOKOL KESEHATAN DI MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU MELALUI FACEBOOK

    Get PDF
    ABSTRAK Pandemi COVID-19 membuat perubahan dalam kehidupan manusia. Pembatasan kegiatan bertatap muka, menjalankan aktivitas dari rumah, dan melaksanakan pola hidup sehat, sebagai upaya penanggulangan penyebaran. Upaya ini melahirkan kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat, Dosen dan Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKNM) Integratif dilaksanakan secara daring selama satu bulan. Pengabdian Pada Masyarakat ini menggunakan metode kampanye penggunaan botol air minum sebagai penunjang protokol kesehatan dan pengurangan sampah plastik pada masa AKB melalui Facebook. Pesan kampanye bertema kesehatan dan pelestarian lingkungan dirancang dalam bentuk infografis agar komunikatif dan mudah dipahami. Dalam pelaksanaannya beberapa mahasiswa memanfaatkan akun Facebook pribadi serta bekerjasama dengan berbagai komunitas, seperti komunitas Greenpeace Indonesia, Himpunan Matematika Unpad, Membersihkan Indonesia Community, komunitas bersepeda, BEM Unpad, dan Unpad Hejo. Melalui kampanye ini literasi informasi dan kesadaran masyarakat meningkat akan pentingnya membawa botol air minum di masa AKB guna menunjang kesehatan dan lingkungan, sesuai dengan yang diharapkan. ABSTRACTThe COVID-19 pandemic is making changes in human life. Social distancing, working from home, healthy lifestyle, are an act to prevent virus spread; it creates New Habit Adaptation (AKB) policy. An Integrative Community Service (KKNM) lecturer-students have been carried out online. This KKNM applied a campaign method to use water bottles to support health protocols, and reduce plastic waste during the AKB period through Facebook. The messages on health and environmental preservation are designed in infographics, so it can be easily understood. In its implementation, several students use personal Facebook accounts and collaborate with various communities, such as the Greenpeace Indonesia community, the Unpad Mathematical Association, Membersihkan Indonesia Community, the cycling community, BEM Unpad, and Unpad Hejo. This campaign is expected to act as information literacy and increase public awareness of the importance of carrying bottles of drinking water during the AKB period to support health and the environment

    PELATIHAN SENAM AEROBIK DI MASYARAKAT PADA MASA TRANSISI PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    ABSTRAK Kegiatan senam bersama yang menjadi aktivitas pada giat pengabdian kepada masyarakat ini merupakan salah satu kegiatan yang dianggap ampuh untuk mengaktifkan aktivitas gerak warga masyarakat, yang mana menjadi salah satu tujuan dari kegiatan ini. Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kebugaran fisik dan imunitas, dan psikologis warga masyarakat Desa Sirnagalih pada masa transisi covid 19 dengan metode kegiatan senam bersama secara tatap muka yang dilaksanakan selama 12 pertemuan.  Hasil yang dirasakan selama proses kegiatan ini berlangsung, senam aerobik di luar ruangan dengan dilakukan secara bersama-sama terbukti dapat meningkatkan kondisi kebugaran dan psikologi warga masyarakat, serta juga memiliki efek lain yang juga bermanfaat dalam aspek sosial dan ekonomi warga sekitar Desa Sirnagalih. ABSTRACTThe mass exercise activity which is an activity held in this community service is one exercise that is considered effective for activating community movement activities, which is one of the goals of this activity. This exercise focuses on improving the physical fitness, immunity, and psychology of the residents of Sirnagalih Village during the COVID-19 transition period using joint exercise activities carried out for 12 offline meetings. The results felt during the process of this activity, an outdoor aerobic exercise carried out together has been proven to improve the fitness and psychological conditions of the community members and has other beneficial effects on the social and economic aspects of residents around Sirnagalih Village

    PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL AJAR YANG INOVATIF, ADAPTIF, DAN KOLABORATIF

    Get PDF
    ABSTRAK   Istilah Modul Ajar yang digulirkan Sekolah Penggerak memunculkan permasalahan di sekolah. Perbedaan pengertian dan acuan Modul Ajar Baru (MAB) versi Sekolah Penggerak dengan makna Modul Ajar Lama (MAL) pada kurikulum sebelumnya, perlu diatasi. Tulisan ini bertujuan menyamakan persepsi melalui pelatihan di SMP dan SMK Al-Medina Cianjur. Kesamaan persepsi dianggap penting sebagai landasan bagi kegiatan berikutnya. Dengan metode kolaborasi antara dosen dengan mahasiswa serta guru, pelatihan dilakukan luring dan daring. Pemberian materi dan diskusi dilakukan secara tatap muka sedangkan kegiatan pembimbingan serta evaluasi kegiatan dilakukan secara daring. Hasil kegiatan ini berupa  dua versi Modul Ajar,  yakni (1) modul ajar transformasi (karya inovatif) yang  mengacu Kurikulum 2013,  dan (2) Modul Ajar yang adaptif mengacu Kurikulum Sekolah Penggerak. Selain itu, diperoleh  tingkat keberterimaan kegiatan  pelatihan yang dominan berada pada kategori “Baik” dan “Sangat Baik”. Para guru dan mahasiswa merasakan peningkatan soft skill-nya setelah mengikuti pelatihan.  ABSTRACTThe term Teaching Module introduced by Sekolah Penggerak raises problems in schools. Differences in the meaning and reference of the Teaching Module version in the Sekolah Penggerak, which are different from the meaning in the previous curriculum, need to be addressed. This paper aims to equalize perceptions through training in SMP and SMK Al-Medina Cianjur. In the Collaborative method between lectures, students, and teachers, the training is carried out offline and online. The provision of material and discussion is carried out face-to-face, while the mentoring and evaluation activities are carried out online. The results of this activity are in the form of two versions of the Teaching Module, namely (1) the transformation teaching module (innovative work) which refers to the 2013 Curriculum, and (2) the adaptive Teaching Module refers to the Driving School Curriculum. In addition, the level of acceptance of training activities was obtained. More than half of the participants received Good and Very Good. Teachers and students improve their soft skills, they can arrange and differentiate the Teaching Module according to curriculum references

    PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PEMASARAN DAN KEWIRAUSAHAN UMKM ULTRA MIKRO MELALUI PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING

    Get PDF
    ABSTRAKKegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kewirausahaan di Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur,berlangsung selama satu bulan memfokuskan pada pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Ultra Mikro (Umi). Permasalahan yang ditemui di kelurahan Solokpandan adalah kurangnya kesadaran para pelaku UMKM UMi tentang kegunaan digital marketing, mereka beranggapan bahwa digital marketing hanya merupakan tempat untuk terjadinya transaksi. Tujuan KKN Kewirausahaan ini adalah untuk : memberikan pemahaman, bimbingan, dan pelatihan digital marketing. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan dan pendampingan penggunaan digital marketing Hasil dari rangkain kegiatan pengabdian ini adalah pengembangan salah satu produk UMKM UMi Keripik Singkong. Pelaku UMKM UMi didampingi telah mempunyai akun digital marketing dengan desain kemasan dan foto-foto produk yang menarik. Pendampingan yang dilakukan telah mampu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan pemanfaatan teknologi sehingga akan meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha untuk bersaing di pasar digital. ABSTRACTThe Entrepreneurship Thematic Community Service Program (CSP) in Solokpandan Village, Cianjur District, Cianjur Regency, was held for 1 month, focuses on developing Ultra Micro Small and Medium Enterprises (UMi-MSME) The problem encountered in Solokpandan sub-district was the lack of awareness of UMi-MSME about using of digital marketing, they thought that digital marketing is only a place for transactions. The objectives of this Entrepreneurship Community Service Program were to: provide understanding, guidance and training on digital marketing. This activity was carried out by training and mentoring methods in the use of digital marketing. The result of this series of service activities was the development of one of the UMKM UMi cassava chips products. The UMi-MSME was accompanied by having a digital marketing account with attractive packaging designs and product photos. The assistance provided has been able to increase awareness of the importance of science and the use of technology so that it will increase the confidence of business actors to compete in the digital market.

    WORKSHOP APLIKASI SURAT MENYURAT BERBASIS WEB BAGI KARYAWAN UNTUK MNINGKATKAN KUALITAS AFESIENSI KERJA

    Get PDF
    ABSTRAK Keurangnya pengetahuan, skill, dan pelatihan merupakan salah satu faktor kurangnya efesiensi kerja pada pegawai. Tujuan pelatihan ini yaitu agar para karyawan dapat meningkatkan efesiensi kinerja. Metode kegiatan ini berupa workshop penggunaan web persuratan guna meningkatkan efesiensi kerja. Kegiatan ini di laksanakan di Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang karyawan yang ada di Perumda tersebut. Evaluasi dilakukan melalui Aplikasi Zoom yang melibatkan seluruh peserta karyawan dari Perumda. Pelatihan dan pendampingan penggunaan Web persuratan tidak hanya dilakukan melalui tatap muka, tim pengabdian juga menjelaskan kepada mitra untuk dapat berkonsultasi dengan menggunakan telpon dan aplikasi Whatsapp. Hasil dari kegiatan pengabdian agar karyawan dapat meningkatkan efesiensi kerja dengan menggunakan Web persuratan.ABSTRACTLack of knowledge, skills, and training is one factor in the lack of work efficiency for employees. The purpose of this training is so that employees can improve performance efficiency. The method of this activity is in the form of a workshop on the use of web correspondence to improve work efficiency. This activity was carried out at Perumda Tirta Hidayah, Bengkulu City. This activity was attended by 10 employees in the Perumda. The evaluation is carried out through the Zoom application which involves all employee participants from Perumda. Training and assistance on the use of Web correspondence is not only done face-to-face, the service team also explains to partners to be able to consult using the telephone and the Whatsapp application. The results of service activities are so that employees can improve work efficiency by using the web correspondence

    PEMBERDAYAAN KELOMPOK BELAJAR SISWA DALAM EDUKASI PATUH KESEHATAN

    Get PDF
    ABSTRAK Pemeritah mewajibkan mematuhi protokol kesehatan setiap melakukan aktivitas di luar rumah. Meningkatnya angka positif COVID-19 berdampak pada pembatasan kegiatan yang dilakukan di luar rumah seperti bekerja dan sekolah. COVID-19 merupakan penyakit dengan proses penularan yang cepat dengan masa inkubasi maksimal 14 hari. Tindakan preventif perlu dilakukan untuk menjaga diri tetap sehat dan tidak terinfeksi virus tersebut. Minimnya sosialiasi dalam masyarakat menjadikan faktor utama bertambahnya kasus positif COVID-19 di Indonesia. Ketidakpatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan merupakan hambatan bagi Indonesia untuk mengurangi kasus positif COVID-19. Pemerintah dan masyarakat harus berjalan selaras untuk mewujudkan tujuan tersebut. Salah satunya kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN IAIN Kediri yang memberikan edukasi oatu kesehatan kepada anak-anak di Desa Bulu Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. ABSTRACTThe government requires to comply with health protocols everytime doing activities outside the home. The increasing positive number of COVID-19 has an impact on limiting activities carried out outside the home such as work and school. COVID-19 is a disease with a rapid transmission process with a maximum incubation period of 14 days. Preventive measures need to be taken to keep yourself healthy and not infected with the virus. The lack of socialization in the community is the main factor for the increase in positive cases of COVID-19 in Indonesia. Public non-compliance in implementing health protocols is an obstacle for Indonesia to reduce positive cases of COVID-19. The government and society must work in harmony to achieve this goal. One of them is an empowerment activity carried out by KKN IAIN Kediri students who provide health or education to children in Bulu Village, Semen District, Kediri Regency. 

    TIKTOK SEBAGAI MEDIA KAMPANYE PENGELOLAAN SAMPAH MASKER DI MASA PANDEMI BAGI GENERASI Z

    Get PDF
    ABSTRAK Volume sampah masker pakai di masa pandemi meningkat signifikan, maka perlu adanya literasi untuk mengelola sampah masker dengan baik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengajak masyarakat terutama generasi z untuk melakukan upaya penanggulangan sampah masker sekali pakai. Kegiatan kampanye ini merupakan pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Integratif yang dilaksanakan secara virtual. Sosialisasi melalui media TikTok dilaksanakan mulai bulan Juli 2021 selama satu bulan untuk memberikan edukasi dampak dari sampah masker terhadap kesehatan dan lingkungan serta memberikan informasi cara membuang sampai sekali pakai dengan benar, sehingga sampah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi bentuk lain yang tidak mencemari lingkungan. Tiktok banyak   digunakan generasi Z dalam pencarian informasi.  Kampanye ini menghasilkan 4 produk video berisi pesan lingkungan, kesehatan dan inovasi diunggah pada beberapa akun TikTok pribadi,  akun beritaradio.com milik PR FM dan anshoe.who. Nilai yang ada dalam  kampanye ini diantaranya tutorial edukasi pengelolaan sampah masker sekali pakai dengan benar, inovasi sampah masker didaur ulang menjadi beberapa jenis benda yang bermanfaat oleh LIPI, dijadikan ecobrick dan dijadikan airfreshner. Nilai pesan kampanye ini  mengajak  generasi Z untuk lebih peduli lingkungan dan kesehatan.  ABSTRACTThe volume of disposable mask waste during the pandemic has increased significantly, so literacy is needed to manage mask waste properly. This community service aims to invite the community, especially Generation Z, to make efforts to overcome the waste of disposable masks. This campaign is a virtual community service for lecturers and students participating in the Integrative Community Service. Socialization through the TikTok media was carried out starting in July 2021 for one month to provide education on the impact of mask waste on health and the environment, as well as providing information on how to properly dispose of once-use so that the waste can be used into other forms that do not pollute the environment. Generation Z widely uses Tiktok in searching for information. This campaign resulted in 4 video products containing environmental, health, and innovation messages uploaded on several personal TikTok accounts, @beritaradio.com and @anshoe.who. The values in this campaign include educational tutorials on managing single-use mask waste properly, innovation of mask waste being recycled into several types of valuable objects by LIPI, used as eco-bricks, and used as air fresheners. The value of this campaign message invites Generation Z to be more concerned about the environment and health
    Journal of Empowerment
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Journal of Empowerment? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! CORE Repository Dashboard!