5337 research outputs found
Sort by
Revitalisasi Kearifan Lokal dalam Pusaran Arus Globalisasi: Studi Kasus Gelia Musik Mandolin "Bungsil Gading"
Perbaikan Desain Tempat Duduk Lampit Menurunkan Beban Kerja dan Keluhan Muskuloskeletal Petani di Dusun Semaja Anosari Tabanan Bali
Kondisi lahan yang berbukit-bukit merupakan kendala
dalam penerapan alat-alat modern untuk pengolahan
sawah di pedesaan terpencil, sehingga menyebabkan
alat-alat pengolahan sawah tradisional masih
dipergunakan. Lampit adalah salah satu alat tradisional
pengolahan sawah, yang berfungsi untuk meratakan
tanah sawah yang akan ditanami padi. Pengoperasian
lampit dapat meningkatkan rerata denyut nadi kerja
mencapai 50% di atas denyut nadi istirahat dan termasuk
pada katagori beban kerja sdangsampai dengan berat.
Pada Akhir pengoperasian lampit, menimbulkan keluhan
yang bervariasi pada sistem muskuloskeletal, terutama
pada bagian pantat dan punggung, yang disebabkan oleh
kecil dan kerasnya batang lampit. Untuk mengatasi
keadaan tersebut, diadakan perbaikan pada desain tempat
duduk lampit dengan penambahan bantalan busa dan
penyesuaian tuas tekan yang terdapat pada batang
lampit. Penelitian ini merupakan penelitian
eksperimental yang menggunakan rancangan sama
subjek, dipilih 30 orang subjek penelitian dari petani
yang ada di Dusun Semaja Antosari Tabanan Bali.
Beban kerja dievaluasi atas dasar denyut nadi kerja yang
diukur dengan menggunakan metode sepuluh denyut dan
keluhan sistem muskuloskeletal diperoleh dengan
mempergunakan Nordic Body Map. Denyut nadi dan
keluhan muskuloskeletal diukur sebelum dan sesudah
perbaikan desain lampit. Pada penelitian ini data yang
dibandingkan adalah rerata nilai sebelum dan setelah
perbaikan, yang dianalisa dengan mengunakan uji t
paired test (α = 0.05). Hasilnya adalah terdapat
penurunan denyut nadi kerja secara bermakna yaitu
sebesar 19,35% (p<0.05) dan penurunan gangguan sistem muskuloskeletal sebesar 51,52% (p<0.05)
Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa dengan
perbaikan desain lampit dapat menurunkan beban kerja
dan keluhan sistem muskuloskeletal, oleh kerena itu
disarankan kepada petani untuk tetap mempergunakan
dan menyempurnakan lampit yang telah diperbaiki.
Kata kunci: Lampit, beban kerja, keluhan
muskuloskeleta
PERANCANGAN DESAIN MODIFIKASI ORNAMEN DAYAK DENGAN KONSEP TRI HITA KARANA PADA PRODUK MERCHANDISE DI STUDIO DUE HATUE
Studi ini dilaksanakan untuk memperdalam pemahaman serta apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia, dengan fokus utama pada ornamen yang dimiliki oleh Suku Dayak. Penelitian ini menggabungkan filosofi Tri Hita Karana, yang berasal dari Bali, untuk menghasilkan desain yang tidak hanya mengutamakan aspek estetika, tetapi juga mengandung makna
mendalam. Dengan demikian, tujuan utama penelitian ini adalah memperkuat identitas budaya bangsa dan mendorong upaya pelestarian warisan budaya Indonesia yang sangat beragam. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melestarikan kebudayaan lokal.Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari studi kepustakaan yang komprehensif, pengumpulan data melalui berbagai sumber terpercaya seperti buku, artikel, dan media sosial yang relevan dengan topik. Selain itu, proses desain dilakukan dengan memodifikasi ornamen tradisional Suku Dayak agar dapat diaplikasikan pada produk merchandise, seperti pakaian, di Studio DUĒ HATUĒ. Studio ini dikenal sebagai pelopor dalam menerapkan desain ornamen Kalimantan pada berbagai media seni, termasuk fashion, sehingga proses desain ini memberikan ruang bagi transformasi budaya yang lebih kontemporer.Hasil dari penelitian ini berupa pengembangan desain merchandise yang mengintegrasikan ornamen Suku Dayak dengan prinsip-prinsip Tri Hita Karana. Produk yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai barang dagangan semata, tetapi juga sebagai alat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap warisan budaya Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi institusi
pendidikan serta masyarakat luas dalam memahami, mengapresiasi, dan melestarikan keanekaragaman budaya Indonesia yang kaya dan bernilai.
Kata kunci: Tri Hita Karana, Ornamen Dayak, Merchandis