USM Indonesia E-journal (Universitas Sari Mutiara)
Not a member yet
    3658 research outputs found

    PENGARUH PENYALURAN KREDIT, KECUKUPAN MODAL DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA: PENGARUH PENYALURAN KREDIT, KECUKUPAN MODAL DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyaluran kredit, kecukupan modal, dan tingkat suku bunga terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tujuan berikutnya untuk menganalisis pengaruh penyaluran kredit, kecukupan modal, dan tingkat suku bunga secara parsial dan simultan terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan bersifat explanatory dengan menggunakan bantuan SPSS. Metode analisis data menggunakan  analisis regresi linier berganda. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2014 yang berjumlah 27 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 81 perusahaan penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial penyaluran kredit tidak berpengaruh terhadap profitabilitas, serta suku bunga berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas, dan kecukupan modal berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan penyaluran kredit, kecukupan modal, dan tingkat suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2014. Kata Kunci: Penyaluran Kredit, Kecukupan Modal, Tingkat Suku Bunga, Profitabilita

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN EMESISGRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI RUMAH BERSALIN HASNA DEWI PEKANBARU

    No full text
    Emesisgravidarum is one early signs of pregnancy 70 % pregnant woman had nausea and 28 % have been vomiting. Emesisgravidarum so often ignored because regarded as a consequence normal and physiological symptoms of a pregnancy , if they were seen from the other side emesisgravidarum make the negative  impact for pregnant women and families. The purpose of this research is to analyze determine of emesisgravidarum for pregnant women in first trimester which parity, employment, pregnant knowledge, the use of contraceptive pill before pregnancy, and woman with the history of emesisgravidarum. The study type was analytical with cross-sectional approach. The Population in this study all of pregnant women first trimester visiting Maternity Homes Hasna Dewi in October – December 2015 (135 people), and samples 100 people using purposive sampling technique. The instrument used is questionaire. Data was analyzed by univariate analysis , bivariate  analysis ( chi-square ) and multivariate  analysis. Results of the study were calculated using statistical test Chi-Square showed all the factors influencing the emesisgravidarum among others,  parity (P value 0.000), pregnant employment status (P Value 0.012), pregnant knowledge (P value 0.000), the use of contraceptive pill before pregnancy ( P value 0.011) and the history of emesisgravidarum ( P value 0.031). From the multivariate analysis of several factors which are the most dominant factor affecting the emesisgravidarum were parity (P value 0,052) OR 403,708. The midwife in antenatal care most considere all of the factor emesisgravidarum  have to take care provided on and quality care

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAWATAN KOTA KUTACANE KABUPATEN ACEH TENGGARA TAHUN 2015

    Get PDF
    Diare adalah kejadian frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali pada bayi dan lebih dari 3 kali pada anak, konsistensi feses encer, dapat berwarna hijau atau dapat pula bercampur lender dan darah atau lender saja Jenis penelitian yang dilakukan adalah observasional-analitik, dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah  74 orang. Dari variable tersebut maka dapat dilihat bahwa variabel  yang dominan berhubungan dengan kejadian diare pada balita adalah variable status gizi balita (p=0,011;OR=0,354) yang artinya bahwa status gizi balita yang kurang berisiko 0,354 lebih tinggi menderita disbanding dengan status gizi yang baik. Bagi ibu yang memiliki balita agar dapat memperbaiki dan meningkatkan perilaku yang baik khususnya memperhatikan status gizi balitanya, dengan cara rutin dating ke posyandu setiap 1 bulan sekali. Bagi masyarakat agar membuat penyaringan sederhana untuk mendapatkan air bersih yang akan dipergunakan untuk kebutuhan rumah tangga kepada petugas Puskesmas Perawatan Kota Kutacane agar memberikan penyuluhan intensif kepada ibu-ibu balita mengenai faktor-faktor yang menyebabkan diare, sehingga masyarakat menyadari perlunya perilaku yang baik dan menerapkan hygiene dan sanitasi yang baik di dalam keluarga dan lingkungan sehingga kejadian diare tidak terjadi. Kepada pihak pemerintah daerah setempat agar menyediakan fasilitas dan sarana yang dibutuhkan oleh masyarakat seperti tempat pembuangan sampah,  limbah, dan sarana air bersih serta fasilitas lainnya, sehingga kasus-kasus kesehatan dapat dikurangi atau dicegah

    PENGARUH PEMBERIAN MADU TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI DESA TOBING JAE KECAMATAN HURISTAK KABUPATEN PADANG LAWAS TAHUN 2015

    No full text
    Nutritional status is a state body as a result of food consumption and use nutrients. According to the database district Health (MoH RI) in Padang Lawas District from 2010 to 2013 reached 0.40% malnutrition. The research objective was to determine the effect of granting Honey against Nutritional Status in the Village Tobing Jae Huristak Padang Lawas District of the Year 2015. The research design was Quasi Experimental, with the approach of one group pretest-posttest, the population in this study all infants in the village Tobing Jae , sampling technique is purposive sampling with 12 people, and obtained by the observation sheet (direct examination), data presentation done by univariate and bivariate, with using paired T-test sampling. Results of the study were given honey after malnutrition figures decreased to good nutrition 91.7% (11 infants) and 1 (8.3%) out of 12 respondents are still settled in the circle of malnutrition, then obtained p value = 0.0000 smaller Correlation of the sig value (0.078). So, there Effect of Honey Against Toddler Nutritional Status in the Village Tobing Jae Huristak Padang Lawas District of the Year 2015. The results of the study that there is the effect of honey on the nutritional status of children in the village Tobing Jae Huristak Padang Lawas District of 2015. It is expected that people consume and utilize natural or unspoiled food like honey to meet the nutritional status of children and improving public health

    GAMBARAN PERILAKU PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT IBU HAMIL DI UPTD PUSKESMAS JULI KABUPATEN BIREUEN

    Get PDF
    Saat kehamilan terjadi perubahan hormonal yaitu hormon estrogen dan progesteron. Perubahan hormonal pada ibu hamil menimbulkan berbagai keluhan seperti mual, muntah dan termasuk keluhan sakit gigi. Hal ini terjadi karena  akibat dari kebiasaan mengabaikan kebersihan gigi dan mulut pada saat kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut ibu hamil di UPTD Puskesmas juli kabupaten Bireuen. Penelitian ini bersifat deskriptif, dilaksanakan pada tanggal 09 Mei sampai dengan 16 Mei tahun 2018. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh pasien ibu hamil yang berkunjung ke UPTD Puskesmas Juli, sampel penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner serta pemeriksaan OHI-S. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Poli KIA Puskesmas Juli Bireuen menunjukkan bahwa pengetahuan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut  responden dengan  kategori baik sebanyak (80%) dan kurang baik sebanyak (20%) sikap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut responden dengan kategori Baik (70%) dan kurang baik sebanyak (30%) tindakan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut responden dengan kategori baik (43,4%) dan kurang baik (56,6%) dan status kebersihan gigi dan mulut terbanyak pada kriteria sedang yaitu sebanyak (80%). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut di UPTD Puskesmas Juli Kabupaten Bireuen tergolong dalam kategori baik, tindakan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Juli Kabupaten Bireuen tergolong dalam kategori kurang baik dan Status kebersihan gigi dan mulut termasuk dalam kategori sedang. Disarankan kepada tenaga medis agar dapat mengadakan penyuluhan-penyuluhan kepada ibu hamil tentang kesehatan gigi dan mulut

    HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN PERILAKU PEDAGANG DENGAN KEBERADAAN PEMANIS SAKARIN DAN SIKLAMAT DALAM MINUMAN SIRUP PADA SEKOLAH DASAR (SD) DI KECAMATAN MEDAN JOHOR TAHUN 2014

    Get PDF
    Zat pemanis berfungsi untuk memberi rasa manis pada makanan maupun minuman. Pemanis buatan sering digunakan untuk menggantikan pemanis alami, karena harganya lebih murah dan tingkat kemanisannya tinggi dibandingkan gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Karakteristik Dan Perilaku Pedagang dengan Keberadaan Pemanis Sakarin Dan Siklamat Dalam Minuman Sirup Pada Sekolah Dasar (SD) Di Kecamatan Medan Johor Tahun 2014. Jenis penelitian dilakukan dengan rancangan penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang minuman sirup berwarna kuning yang berdagang pada sekolah-sekolah dasar di Kecamatan Medan Johor, dan keseluruhannya dijadikan sebagai sampel sebanyak 33 orang. Berdasarkan hasil penelitian di laboratorium secara HPLC diperoleh bahwa keberadaan sakarin dan atau siklamat dalam minuman sirup terdapat dalam 24 sampel (72.7%), artinya 24 orang pedagang menggunakan sakarin dan atau siklamat didalam minuman sirup. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan umur pedagang dan penghasilan pedagang dengan keberadaan sakarin dan siklamat dalam minuman sirup. Ada hubungan pendidikan, pengetahuan, sikap, tindakan dan perilaku pedagang dengan keberadaan sakarin dan siklamat dalam minuman sirup. Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap keberadaan sakarin dan siklamat dalam minuman sirup adalah variabel pengetahuan (p value = 0,037; OR= 16,622) yang artinya bahwa  pedagang yang berpengetahuan rendah mempunyai peluang berisiko 16,622 kali lebih besar menggunakan sakarin dan atau siklamat dalam minuman sirup dibanding dengan pedagang yang mempunyai pengetahuan tinggi. Sampel minuman  sirup dengan  kadar  tertinggi  sakarin  dalam minuman  sirup 1415  mg/kg atau  353,75 mg/saji mencapai 141,5 % ADI orang dewasa.. Sedangkan sampel minuman  sirup dengan  kadar  tertinggi  sakarin  dalam minuman  sirup 7417  mg/kg atau 1854,25 mg/saji mencapai 337,14 % ADI orang dewasa. Dengan demikian disarankan kepada pemerintah agar bekerjasama dengan instansi kesehatan terkait untuk memberikan larangan,sanksi dan penyuluhan kepada pedagang dalam penggunaan sakarin dan siklamat dalam minuman. Dan kepada pihak sekolah agar dapat memberikan informasi kepada siswa-siswi sekolah dasar mengenai  dampak mengkonsumsi minuman sirup yang mengandung sakarin dan siklamat yang di dagangkan di sekitar sekolah

    RANCANG BANGUN SISTEM LIFE TIME PROSES PENYINARAN PADA ALAT TERAPI INFRA MERAH

    Get PDF
    The current Infrared therapy device is still operated manually and there is no data on the length of the system's irradiation time. Lack of manufacturer's Infrared devices when used by physiotherapists do not know the exact time produced by Infrared light. This can pose a risk of neglect in monitoring the length of time the patient is exposed to the radiation. To overcome these problems, an infrared therapy device is designed which is equipped with a timer / timer system based on the ATMega8535 microcontroller. With this timing / timer system, we can find out the age of the infrared lamp (life time) according to the amount of usage needed so that the lamp replacement can be estimated according to the total usage of the IR lamp. With this system, on the other hand it is very useful for physiotherapy operators where physiotherapy operators can find out the time of use / irradiation of Infrared therapy devices to patients. So it can help patients who need infrared therapy without fear of side effects due to time that is not in accordance with the required therapy process

    Get PDF

    3,514

    full texts

    3,658

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    USM Indonesia E-journal (Universitas Sari Mutiara) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇