Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY): Open Journal Systems
Not a member yet
2400 research outputs found
Sort by
Media sosial, influencer, dan marketplace: Sinergi digital dalam meningkatkan minat beli mahasiswa terhadap UMKM
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian nasional, namun masih mengalami kendala dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung promosi bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknologi informasi dalam promosi UMKM terhadap minat beli mahasiswa. Responden berjumlah 55 mahasiswa aktif Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta Angkatan 2023 yang mengisi kuesioner melalui Google Form. Instrumen terdiri dari dua belas pertanyaan mengenai tanggapan terhadap promosi digital. Hasil menunjukkan bahwa TikTok merupakan platform paling efektif (38,2%), disusul Instagram (29,1%), marketplace (20%), dan YouTube (12,7%). Sebanyak 81,8% responden terpengaruh oleh konten influencer, 94,5% menganggap konten visual penting, dan 67,3% lebih menyukai promosi melalui media sosial. Selain itu, 87,2% lebih percaya ulasan di marketplace, dan 98,2% mengaku pernah membeli produk karena pengaruh media sosial. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap minat beli mahasiswa. Faktor penting yang mendukung keberhasilan promosi UMKM secara digital adalah pemilihan platform yang tepat, konten visual yang menarik, komunikasi interaktif, serta ulasan dan testimoni yang meyakinkan
Transformasi Digital: Edukasi Pemasaran Online Sebagai Peningkatan Daya Saing UMKM Desa Sidomulyo
Hadirnya Masyarakat Ekonomi ASEAN dan Revolusi Industri 4.0 telah mengubah dinamika bisnis dan pemasaran, sehingga diperlukan strategi untuk membantu UMKM tetap kompetitif di era digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pelaku UMKM di Desa Sidomulyo, baik dalam aspek personal maupun kapasitas usaha. Fokus utama program ini adalah pengembangan usaha berbasis potensi lokal melalui pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah ECA-EVARED (Exploration, Create and Action, Evaluation, dan Report and Dissemination) yang mencakup pengumpulan data awal melalui wawancara dan observasi, pelatihan pemasaran daring, serta pendampingan usaha. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM di Desa Sidomulyo mengalami perluasan jangkauan pemasaran, peningkatan pendapatan, serta peningkatan kreativitas dalam memanfaatkan digital marketplace untuk promosi dan penjualan. Kontribusi dari program ini adalah memberikan solusi konkret bagi UMKM dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan daya saing usaha keci
Penyuluhan Keamanan Informasi Terkait Ancaman Phishing untuk Meningkatkan Literasi Digital Warga Kompleks Yadara Babarsari Yogyakarta
Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa kemudahan sekaligus tantangan baru, salah satunya adalah kejahatan siber berupa phishing yang dapat mengancam kebocoran data pribadi maupun organisasi. Rendahnya kesadaran masyarakat, terutama kalangan orang tua, terhadap ancaman phishing menjadi faktor utama tingginya keberhasilan serangan ini. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital melalui pengenalan keamanan informasi terkait ancaman phishing kepada warga Kompleks Yadara Babarsari, Yogyakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan secara penyuluhan dengan metode penyuluhan partisipatif yang melibatkan 35 orang tua sebagai peserta. Kegiatan meliputi pemaparan materi, kuis interaktif, serta evaluasi pemahaman sebelum dan sesudah sosialisasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap ciri-ciri phishing dan pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi efektif untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi ancaman kejahatan siber
Abundance of Perifiton as Natural Fish Food in The Banjaran River, Banyumas Indonesia
Fresh waters in Indonesia are strongly broad and play a role for aquaculture as well as human activities, thus impacting water quality and river ecosystems. Periphyton acts as a natural food source. This study aimed to determine the abundance of periphyton species as natural food for fish in the Banjaran River, and the quality of river water. Survey method and purposive sampling were used and conducted at four stations. This research was conducted in situ and ex situ and the test results were analyzed descriptively quantitatively. The percentage of periphyton abundance the Banjaran River is 28% from the class Bacillariophyceae (25 species), 21% Chlorophyceae (9 species), 21% Cyanophyceae (3 species), 16% Eugelenophyceae (2 species), and 16% Rhizopoda class (1 species). The abundance of periphyton at each station was 3,275–5,574 individuals/cm² with species abundance values of 26–22,904 individuals/cm², while the percentage values for the abundance of each class were Bacillariophycae (82%), Chlorophyceae (9%), Eugelenophyceae (6%), Cyanophyceae (2%), and Rhizopoda (1%). The water quality that greatly influences the value of periphyton abundance is TDS (Total Dissolved Solid). The influence of TDS content on the abundance of periphyton was 0.8 and the influence was negative
Text-to-Image Generative Αrtificial Intelligence As Conceptual Mechanism For Architectural Design
This study investigates the potential of text-to-image generative AI applications to be used as exploration mechanisms for architectural design rather than mere visualisation tools. We examine whether text-to-image generative AI applications can "understand" architecture's spatial and geometric configuration in meaningful and creative ways. Our experimental method used a series of architectural plans and artistic patterns as image prompts, combined with varied text prompts and parameters to evaluate Midjourney's capacity for geometric and spatial interpretation and creativity. The experiments focused on the application's capacity to (1) generate diagrams from architectural plans, (2) create variations of two-dimensional drawings and patterns, and (3) transform two-dimensional layouts into three-dimensional spaces. Results indicate that Midjourney can generate meaningful abstractions and spatial configurations but struggles with strict spatial fidelity, particularly for asymmetrical or fragmented layouts. The study highlights the significance of short prompts and increased image weight parameters for improving fidelity and structural coherence. While Midjourney exhibits potential as a conceptual tool for highly creative architectural exploration, it lacks the precision required for deterministic spatial manipulation. Dall-E performs significantly better in fidelity and alignment to the original drawing, but further research is needed to determine its potential use as an assistive tool for architectural design. The findings contribute to the discourse on AI-assisted architectural design for creative ideation and suggest further research into the design capacities of other similar models
Pelatihan Videografi untuk Meningkatkan Kemampuan Pembuatan Konten Dakwah Islami bagi Mahasiswa di Era Digital
Era digital saat ini ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, terutama internet dan perangkat digital. Dakwah pada era digital tidak lagi menjadi otoritas seorang ulama saja, akan tetapi ruang maya dipenuhi oleh aktivitas dakwah di berbagai platform dengan berbagai jenis konten. Berdakwah dengan digital telah menjadi fenomena yang semakin mengglobal dan mengakar. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi memainkan peran penting dalam dakwah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan peningkatan kemampuan bagi mahasiswa mengenai penguasaan membuat bahan konten dakwah Islami menggunakan video. Metode kegiatan adalah berupa pelatihan dengan menggunakan ceramah, diskusi dan praktik pembuatan video konten Islami. Peserta pelatihan adalah mahasiswa pada organisasi Unit Kegiatan Kerohanian Islam At-Tarbiyah (UKKI At-Tarbiyah) Universitas PGRI Madiun. Peserta berjumlah 27 orang yang merupakan pengurus organisasi tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengetahui bagaimana membuat konten dakwah Islami melalui pembuatan video. Sebanyak lebih dari 70% menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki kebermanfaatan dan memberikan pengalam belajar baru. Videografi menjadi bagian dari transformasi digital dalam dakwah saat ini
Redesain UI/UX Aplikasi M-Tix untuk Proses Pemesanan Bioskop dengan Metode Design Thinking
Aplikasi pemesanan tiket bioskop berbasis digital memberikan kemudahan bagi pengguna untuk membeli tiket tidak hanya secara langsung, tetapi juga secara online melalui aplikasi. Terlepas dari kemudahan yang ditawarkan, banyak pengguna menganggap proses pemesanan terlalu rumit dan tidak efisien. Desain ulang aplikasi pemesanan tiket bioskop M-tickets bertujuan untuk menyederhanakan proses pemesanan yang sebelumnya dianggap rumit dan tidak efisien oleh pengguna. Banyaknya keluhan mengenai kompleksitas antarmuka menunjukkan perlunya perbaikan desain aplikasi agar lebih mudah digunakan. Penelitian ini menerapkan pendekatan design thinking untuk memahami kebutuhan pengguna dan menciptakan solusi yang lebih tepat. Setelah didesain ulang, antarmuka M-tickets yang baru membuat pemesanan tiket menjadi lebih mudah dan nyaman. Pengujian menggunakan metode usability testing dengan Single Ease Question yang menghasilkan rata- rata 5,35, dan System Usability Scale (SUS) yang menghasilkan nilai rata-rata 78,5. Temuan ini menunjukan bahwa desain ulang aplikasi menggunakan metode desain thinking berhasil memenuhi kebutuhan pengguna dengan tingkat kepuasan yang tinggi
The Influence of Inlet and Outlet Ratios on the Performance of Natural Ventilation in Mosque, Indonesia
Natural Ventilation is a sustainable passive strategy for enhancing thermal comfort and reducing energy consumption in buildings with fluctuating occupancy levels, such as mosques. This study investigates the effects of varying inlet-to-outlet opening ratios using different schemes, simulated through Computational Fluid Dynamics (CFD) with the RANS model via OpenFOAM (Butterfly plugin in Grasshopper). Based on urban wind profiles, this research evaluates wind-driven Ventilation under isothermal conditions. The simulation examines five inlet-outlet opening ratios (ranging from 1:1 to 1:5), two inlet configurations (single vs. double), five building lengths (5×10, 10×10, 15×10, 20×10, and 25×10 m), and three building heights (3 m, 4 m, and 5 m). Results indicate that an opening ratio of 1:3 provides the optimal balance between airflow efficiency and thermal stability, particularly concerning solar radiation effects. The single-inlet configuration yields higher air velocity at standing height (1.1 m), whereas the double-inlet setup promotes a more uniform vertical airflow distribution. Increasing building height enhances airflow due to reduced ground-level resistance, while elongated floor plans (over 10 m in length) experience flow stagnation in the central zone. These findings underscore that optimal natural ventilation in mosques depends on opening ratios, spatial proportions, and inlet configurations. Such insights contribute to climate-responsive mosque design, especially in dense urban environments, supporting energy-efficient and comfortable indoor conditions during congregational prayers
Pengaruh Faktor Adaptasi Model UTAUT terhadap Intensi Adopsi Sistem Hijau pada Bank Indonesia
Bank Indonesia (BI) berperan penting dalam transisi menuju sistem keuangan hijau, namun BI masih menghadapi tantangan penerapan teknologi yang lebih hijau secara internal. Hal ini tercermin dari skor rendah pada aspek “leading by example” dalam Green Central Banking Scorecard. Penelitian ini menggunakan model UTAUT yang dimodifikasi dengan faktor keterlibatan stakeholder untuk mengevaluasi intensi adopsi green Information System (IS) di BI. Hasil PLS-SEM menunjukkan bahwa keterlibatan stakeholder berpengaruh signifikan terhadap adopsi green IS (β = 0,792; p < 0,001), dan ekspektasi kinerja berpengaruh positif terhadap niat perilaku (β = 0,420; p = 0,014). Sebaliknya, kondisi fasilitasi berdampak negatif (β = –0,374; p = 0,027), menandakan kurangnya dukungan sumber daya. Walaupun terdapat pengaruh positif, faktor harapan usaha dan faktor sosial berada pada nilai yang tidak signifikan. Secara keseluruhan, BI menempati tahap awal maturitas model green IT (level 1: incipient), sehingga diperlukan strategi lanjutan dalam mendorong transformasi digital yang lebih hijau.
Implementasi Algoritma Apriori sebagai Association Rule Learning untuk Mengidentifikasi Pola Item Dataset Penjualan
Persaingan toko retail semakin ketat, pemasaran dan penataan produk penting untuk efisiensi belanja, menjaga kenyamanan, dan meningkatkan profit. Analisis kebiasaan berbelanja konsumen terhadap barang pada setiap transaksi dengan melakukan market basket analysis. Algoritma Apriori merupakan salah satu teknik untuk menemukan frequent item dalam membangun association rule yaitu hubungan antara kombinasi item dalam suatu dataset. Penelitian ini bertujuan untuk implementasi algoritma Apriori sebagai association rule learning untuk mengidentifikasi pola item dataset penjualan pada toko retail. Association rule itemset dengan algoritma Apriori akan dibandingkan dengan Frequent Pattern Growth (FP-Growth) yang merupakan algoritma untuk menemukan himpunan data yang paling sering muncul pada dataset. Berdasarkan pengujian yang dilakukan rerata nilai lift ratio algoritma Apriori sebesar 1,58 dan rerata nilai lift ratio algoritma FP-Growth sebesar 1,28. Hal ini menunjukkan bahwa algoritma Apriori memiliki kinerja lebih tinggi jika dibandingkan dengan algoritma FP-Growth.