Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
1764 research outputs found
Sort by
Karakterisasi simplisia kulit batang selutui puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik spesifik dan non spesifik simplisia kulit batang selutui puka. Penelitian merupakan penelitian eksperimental yang dimulai dari determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, karakterisasi spesifik yang meliputi pengujian makroskopik dan mikroskopik, penentuan kadar ekstrak larut etanol dan air, dan skrining fitokimia, karakterisasi non spesifik meliputi penentuan kadar air, kadar abu, dan kadar abu tidak larut asam. Data dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil karakterisasi menunjukan bahwa simplisia memiliki permukaan luar kasar dan bercak putih, permukaan dalam halus, memiliki tekstur keras dan rapuh, berwarna coklat muda, beraroma khas dan berasa pahit, memiliki fragmen pengenal seperti sel gabus tangesial, serabut, sel batu, hablur kalsium oksalat dan butir pati, memiliki kadar ekstrak larut air dan etanol secara berurutan adalah 7% (b/b) dan 4% (b/b), dan mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan steroid. Kadar air, abu, dan abu tidak larut asam dari simplisia berturut-turut adalah 8% (b/b), 5,08% (b/b) dan 0,68% (b/b). Dapat disimpulkan bahwa kulit batang selutui puka memiliki karakteristik spesifik dan non spesifik yang berpotensi sebagai obat tradisional dan acuan penelitian selanjutnya mengenai aktivitas senyawa bioaktif
Implementasi Teaching At The Right Level Dalam Pembelajaran Matematika Di Kelas XI 4 SMA Negeri 1 Samarinda
Permasalahan keberagaman kemampuan peserta didik dalam pembelajaran matematika di kelas XI-4 SMA Negeri 1 Samarinda menyebabkan ketimpangan partisipasi siswa selama kegiatan belajar, terutama ketika diterapkan diskusi kelompok heterogen. Siswa berkemampuan tinggi cenderung mendominasi, sementara siswa berkemampuan sedang dan rendah menjadi pasif. Hal ini berdampak pada rendahnya keterlibatan dan pencapaian hasil belajar secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar matematika melalui implementasi pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) yang dipadukan dengan strategi diferensiasi proses dan konten. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 37 peserta didik kelas XI-4, sedangkan objek penelitian adalah proses pembelajaran matematika pada materi statistika regresi. Instrumen yang digunakan berupa asesmen diagnostik kognitif untuk pemetaan awal kemampuan siswa, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berdiferensiasi, serta asesmen formatif untuk mengukur hasil belajar tiap siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk melihat peningkatan capaian belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterlibatan dan hasil belajar siswa setelah penerapan TaRL. Jumlah siswa dalam kategori “kurang” menurun drastis, sementara kategori “baik” dan “sangat baik” meningkat pada siklus II. Refleksi tindakan menunjukkan bahwa pengelompokan homogen berbasis kemampuan awal, disertai LKPD yang disesuaikan, mampu menciptakan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan belajar siswa. Implikasi dari penelitian ini menguatkan pentingnya pembelajaran berdiferensiasi sebagai pendekatan yang berkeadilan dan mampu mengoptimalkan potensi peserta didik secara merata
Proyeksi Kebutuhan Pangan (Beras) dan Air Bersih di Wilayah Penyangga IKN Tahun 2045
Sensus Penduduk tahun 2020 mencatat penduduk Kalimantan Timur pada bulan September 2020 sebanyak 3,77 juta jiwa. Sejak tahun 2010, jumlah penduduk Kalimantan Timur mengalami penambahan sekitar 737.552 jiwa, atau rata-rata sebanyak 73.755 jiwa setiap tahun. Pertumbuhan penduduk pada periode 2010-2020 adalah sebesar 2,13%. Dengan semakin meningkatnya pertambahan penduduk maka kebutuhan pangan terutama kebutuhan beras dan air bersih juga semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proyeksi kebutuhan pangan (beras) dan air bersih di daerah penyangga IKN Penajam Paser Utara (PPU), Balikpapan dan Samarinda) tahun 2045. Metode penelitian ini adalah deskriptif. Teknik analisis data menggunakan rumus aritmatik (proyeksi penduduk), 113,48 kg/kapita/tahun (kebutuhan beras) dan 70 liter/kapita/hari (kebutuhan air menurut Permenkes No. 32 tahun 2017) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyeksi kebutuhan pangan (beras) di daerah penyangga IKN tahun 2045 yaitu Kota Balikpapan sebesar116.316 ton, Kabupaten PPU sebesar 34.856 ton, dan Kota Samarinda sebesar 120.699 ton. Proyeksi kebutuhan air bersih di wilayah penyangga IKN tahun 2045 yaitu Kota Balikpapan sebesar 71.749.720 liter/hari, Kabupaten PPU sebesar 21.506.800 liter/hari dan Samarinda sebesar 74.453.190 liter/hari. Data proyeksi kebutuhan pangan (beras) dan air bersih tersebut dapat dijadikan acuan bagi pemerintah untuk melakukan berbagai inovasi dan strategi dalam memenuhinya, bahkan tidak menutup kemungkinan bisa terjadi surplus sehingga tidak terjadi kelangkaan pangan dan air di wilayah penyangga IK
Pemanfaatan Limbah Air Kelapa Menjadi Nata de Coco di Kp Cilampunghilir Kabupaten Tasikmalaya sebagai Upaya Pengurangan Limbah Organik
Limbah air kelapa di Kampung Cilampunghilir, Tasikmalaya menimbulkan masalah lingkungan akibat penumpukan limbah organik. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan limbah air kelapa menjadi nata de coco sebagai solusi pengurangan limbah organik dan penciptaan nilai ekonomi. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi literatur di tiga lokasi produksi yang beroperasi sejak 2010. Hasil menunjukkan sistem produksi memiliki kapasitas 6.000 loyang dengan memanfaatkan 9000 liter limbah air kelapa per siklus. Industri menerapkan sistem rotasi tiga lokasi yang mampu menyerap limbah dalam jumlah besar. Usaha ini berkontribusi signifikan terhadap pengurangan limbah organik dan memberikan dampak ekonomi positif melalui penyerapan tenaga kerja serta peningkatan pendapatan masyarakat. Pemanfaatan limbah air kelapa menjadi nata de coco terbukti efektif. Meskipun menghadapi tantangan cuaca dan fluktuasi bahan baku, industri berpotensi berkembang berkelanjutan dengan optimalisasi produksi dan pengelolaan limbah
Examining EFL Students' Experiences in Developing Instructional Multimedia for Technology Integration in Educational Courses
This study aimed: (1) to elaborate EFL students’ experiences in developing instructional multimedia on technology in education course; (2) to elaborate the difficulties and the solutions EFL students face in developing instructional multimedia on technology in education course. This study used a case study qualitative research design. The participants of this study were four students of English Education Department at Mulawarman University who were selected with specific criteria. Interview and documentation were used as instruments for this study.The result showed that most of the students in the Technology in Education course had applied their knowledge in creating content in their experience in developing instructional multimedia. The result also showed Based on the results, the difficulties that were found came from content of the material technology, video, managing time, and design
Eksplorasi etnomatematika pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung kabupaten Enrekang
Etnomatematika menjadi suatu pendekatan ilmu pengetahuan matematika yang terintegrasi dengan nilai-nilai kebudayaan dalam suatu fenomena. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna filosofi yang terdapat pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung, untuk memperlihatkan aktivitas etnomatematika pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung, dan mengenalkan konsep geometri pada bangunan rumah adat Seddi Ariri To Manurung. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Lokasi penelitian terletak di desa Limbuang, kecamatan Maiwa, kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian diperoleh bahwa rumah adat Seddi Ariri To Manurung memiliki makna filosofi yang berkaitan dengan angka 1 dan 12 pada elemen dan struktur bangunan rumah. Terdapat aktivitas etnomatematika berupa perhitungan dan pengukuran dan terdapat konsep geometri pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung diantaranya konsep geometri hubungan antara dua garis. Hasil ini juga memperlihatkan konsep geometri bangun datar dan ruang diantaranya segitiga, persegi panjang, trapesium, belah ketupat, lingkaran, prisma segitiga, balok, limas segitiga, dan bola. Terdapat pula konsep geometri transformasi yaitu konsep translasi dan konsep dilatasi. Implikasi penelitian ini bahwa konsep geometri dapat dieksplorasi melalui kebudayaan berupa rumah adat Seddi Ariri To Manurung di kabupaten Enrekang karena memiliki desain struktural yang unik sehingga mampu menjadi media pembelajaran yang menarik
The Pre-service Teachers' Experiences in Developing Digital Competences in Digital Literacies course
The purpose of this study was to explore pre-service teachers’ experiences in developing digital competences in Digital Literacies course. The study used DigComp 2.0 framework by Vuorikari et al. (2016). The design of the study was qualitative case study. The data sources were focus group interviews and observations with the participants of pre-service teachers of the English Language Education Department class of 2020 in Mulawarman University. The sample of the study was 29 pre-service teachers from class A and class C. The findings of the study showed that pre-service teachers have acquired knowledge and abilities in digital competence areas such as information and data literacy, communication and collaboration, digital content creation, safety, and problem-solving. However, pre-service teachers did not progress in ‘’Copyright and licenses’’ & ‘’Programming’’ sub-competences. Thus, the study suggested future studies to give further instruction for every sub-competence in each competence area and to use DigCompEdu framework
A Corpus-Based Study On The Use Of Reporting Verbs In Applied Linguistics Journal Articles Published From 2020-2024
Reporting verbs are essential in academic writing because they help convey the writer's stance, attitude, and relationship with the reader, as highlighted in corpus-based research. This research was a corpus-based study that investigated the use of reporting verbs in applied linguistics journal articles published between 2020 and 2024. The main objectives were to identify the categories of reporting verbs used in the articles and determine the most frequently used categories within this period. This research applied a corpus linguistic technique, which used quantitative methods. The study specifically focuses on the frequency of reporting verbs in journal articles published within the selected time period. A corpus of 316 articles from the Indonesian Journal of Applied Linguistics was used as a data for the analysis. The data was processed using the software tool AntConc 4.2.0, which allowed for a detailed examination of the reporting verb frequencies and their categorization. The results revealed that Discourse Acts were the most frequently used reporting verbs, followed by Research Acts and Cognition Acts. Within the Discourse Acts category, the "certainty" subcategory emerged as the most prevalent
Pengembangan Video Animasi Pembelajaran Matematika Menggunakan Bahasa Pemrograman Python
Matematika sering dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dipahami oleh siswa karena sifatnya yang abstrak dan kompleks. Pembelajaran yang monoton serta kurangnya visualisasi dinamis menjadi salah satu penyebab rendahnya minat dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi matematika menggunakan Python library Manim dalam rangka meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Implementasi penggunaan media pembelajaran ini dilakukan di SMP Negeri 3 Samarinda. Hasil menunjukkan bahwa video animasi efektif dalam memvisualisasikan konsep matematika secara dinamis sehingga membantu siswa dalam memahami materi yang sebelumnya dianggap sulit. Respon positif dari guru mencapai rata-rata 96,25%, menunjukkan bahwa media ini sangat baik dari segi efektivitas, efisiensi, kreativitas, dan interaktivitas. Selain itu, antusiasme dan partisipasi siswa meningkat selama proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan video animasi berbasis Python memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran inovatif yang relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital
Intervensi Pembelajaran Membaca Awal Melalui Buku Teks Bergambar Pada Siswa Kelas I Di SDN 002 Samarinda Kota
Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar, khususnya pada jenjang kelas I. Membaca awal menjadi fondasi bagi keberhasilan belajar di berbagai mata pelajaran. Tanpa kemampuan membaca yang baik, siswa akan kesulitan mengikuti proses pembelajaran selanjutnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pelaksanaan intervensi pembelajaran membaca awal melalui buku teks bergambar pada siswa, peran guru dalam membantu siswa mengatasi kesulitan membaca awal, serta menggali berbagai faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan maupun kendala yang muncul selama proses intervensi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I yang mengalami kesulitan membaca serta guru kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Dan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, melalui tiga tahap, yaitu: Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi