eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4255 research outputs found

    Eksplorasi Pola Interaksi Pengguna Microblogging dengan Big Data dan Visualisasi Interaktif

    Get PDF
    Perkembangan platform microblogging menghasilkan volume data yang sangat besar, menimbulkan tantangan dalam memahami pola interaksi pengguna secara efektif. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengidentifikasi dinamika sosial dan tren topik melalui analisis big data dan visualisasi interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan metode eksplorasi pola interaksi pengguna dengan memanfaatkan teknik pengolahan data besar dan visualisasi yang interaktif. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data dari platform microblogging, analisis menggunakan algoritma clustering dan analisis jaringan, serta penyajian data melalui visualisasi dinamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visualisasi interaktif mampu mempercepat pemahaman pola sosial dan tren informasi dalam data besar, serta memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih akurat. Kesimpulan ini menegaskan pentingnya penerapan big data dan visualisasi dalam memahami dinamika pengguna microblogging, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem analisis sosial berbasis teknologi tersebut

    Inovasi Digital Pembelajaran Budaya: Aplikasi Mobile Berbasis Gamifikasi untuk Unggah- Ungguh Bahasa Jawa

    Get PDF
    Indonesia merupakan negara yang kaya keberagaman budaya, salah satunya bahasa daerah, dengan total 718 bahasa. Bahasa Jawa, yang digunakan di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan sekitarnya, merupakan salah satu bahasa daerah yang memiliki peran penting dalam komunikasi sehari-hari masyarakat Jawa. Terdapat aturan dan etika berkomunikasi, seperti cara menyapa orang yang lebih tua, sebaya, maupun yang memiliki status sosial berbeda. Tantangan muncul karena pengaruh globalisasi, generasi muda semakin mengabaikan praktik etika berbahasa Jawa. Perlu adanya adaptasi pembelajaran yang sesuai dengan karakter generasi muda agar nilai-nilai kesopanan berbahasa Jawa tetap dapat dipahami dan diterapkan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan pembelajaran etika berbahasa jawa melalui aplikasi mobile berbasis gamifikasi untuk mempelajari unggah-ungguh bahasa jawa.. Penelitian ini menggunakan pendekatan gamifikasi untuk menciptakan pengalaman belajar interaktif melalui misi, kuis, dan tantangan. Desain prototipe difokuskan pada pengalaman pengguna dengan mengintegrasikan elemen game mechanics dan game dynamics. Uji desain prototype dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 35 responden. Hasilnya menunjukkan 87% responden setuju dengan desain prototype yang diusulkan berdasarkan empat variabel yaitu kegunaan, kemudahan penggunaan, kemudahan belajar, dan kepuasan. Aplikasiini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang menarik dan relevan bagi generasi muda serta berkontribusi dalam pelestarian nilai-nilai kesopanan budaya Jaw

    The Reality of African-American Racism During The 2oth Century Depicted in Roll of Thunder Hear My Cry Novel

    No full text
    During the 20th century, several important events influenced the behaviour and way of thinking of Americans. There are also various technological innovation achievements that have significantly resurrected the American economy. The dynamics that occurred in 20th-century America also involved the issue of African-American racism. The injustice faced by the African nation is still one of the most important issues in understanding the definition of multiculturalism which they are proud of in describing the idea of American exceptionalism. Through Roll of Thunder Hear My Cry novel, this paper is interested in analyzing the reality of the lives of African Americans towards the issue of racism in the 20th century. In analyzing this paper, the researcher employs the qualitative method and utilizes Critical Race Theory (CRT) by Delgado & Stefancic. Through this research results, the issues of inequality and racism experienced by African Americans can be found in several forms during the 20th century, such as applying the separate but equal rule. Keywords: African-American, Jim Crow, Racism, Segregation, The Dynamic of the 20t

    Parenting Self-Efficacy as a Mediator Between Social Support and Homeschooling Mothers’ Well-being

    Get PDF
    Homeschooling mothers often encounter unique psychological and practical challenges in fulfilling their dual roles as caregivers and educators. Social support is believed to be a crucial factor influencing their subjective well-being, which includes life satisfaction, positive affect, and negative affect. This study aimed to examine the mediating role of parenting self-efficacy in the relationship between social support and the subjective well-being of homeschooling mothers affiliated with Komunitas X in Jakarta and PKBM Y in Bandung. Using a quantitative, correlational design, the research involved a total of 114 homeschooling mothers who were selected through purposive sampling from Komunitas X in Jakarta and PKBM Y in Bandung. Participants completed validated self-report instruments measuring perceived social support, parenting self-efficacy, life satisfaction, positive affect and negative affect. Data were analyzed using Hayes’s PROCESS macro in SPSS version 25 to examine indirect effects. The results showed that social support significantly predicted parenting self-efficacy (b = 0.41, p <.001), which subsequently predicted life satisfaction (b = 0.11, p <.001), positive affect (b = 0.14, p <.001) and negative affect (b = -0.15, p <.001). Social support also had direct effects on all three well-being components. Indirect effects were significant for life satisfaction (b = 0.04; 95% CI [0.0138, 0.0962]), positive affect (b = 0.06; 95% CI [0.0194, 0.1170]), and negative affect (b = -0.06; 95% CI [-0.1312, -0.0205]), indicating partial mediation. These findings underscore the critical role of parenting self-efficacy in enhancing the benefits of social support. Interventions aimed at promoting parenting confidence and strengthening support networks could improve the overall well-being of homeschooling mothers.Ibu yang menjalani homeschooling sering menghadapi tantangan psikologis dan praktis yang unik dalam memenuhi peran ganda mereka sebagai pengasuh dan pendidik. Dukungan sosial diyakini sebagai faktor penting yang memengaruhi kesejahteraan subjektif mereka, yang mencakup kepuasan hidup, afek positif, dan afek negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran mediasi dari efikasi diri dalam pengasuhan terhadap hubungan antara dukungan sosial dan kesejahteraan pada ibu-ibu homeschooling yang tergabung di Komunitas X di Jakarta dan PKBM Y di Bandung. Dengan menggunakan desain kuantitatif korelasional, penelitian ini melibatkan total 114 ibu homeschooling yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari Komunitas X di Jakarta dan PKBM Y di Bandung. Partisipan mengisi instrumen laporan diri terstandarisasi yang mengukur persepsi dukungan sosial, efikasi diri pengasuhan, kepuasan hidup, afek positif, dan afek negatif. Data dianalisis menggunakan Hayes’s PROCESS macro dalam SPSS versi 25 untuk menguji efek tidak langsung. Hasil menunjukkan bahwa dukungan sosial secara signifikan memprediksi efikasi diri pengasuhan (b = 0.41, p <.001), yang kemudian memprediksi kepuasan hidup (b = 0.11, p <.001), afek positif (b = 0.14, p <.001), dan afek negatif (b = -0.15, p <.001). Dukungan sosial juga memiliki efek langsung terhadap ketiga komponen kesejahteraan. Efek tidak langsung juga signifikan untuk kepuasan hidup (b = 0.04; 95% CI [0.0138, 0.0962]), afek positif (b = 0.06; 95% CI [0.0194, 0.1170]), dan afek negatif (b = -0.06; 95% CI [-0.1312, -0.0205]), yang menunjukkan adanya mediasi parsial. Temuan ini menekankan pentingnya efikasi diri pengasuhan dalam meningkatkan manfaat dukungan sosial. Intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam mengasuh dan memperkuat jaringan dukungan dapat meningkatkan kesejahteraan ibu homeschooling secara keseluruhan

    Adversity Quotient: The Role of Social Support and Optimism as Mediator Variables in Working Students

    Get PDF
    A major challenge for working students is balancing the demands of study and work simultaneously. The ability to face challenges and overcome obstacles, known as adversity quotient, is very important for working students. The purpose of this study is to analyze how social support affects the adversity quotient of working students, with optimism having a role in the mediator variable. This study adopted a quantitative approach by involving 225 students from UBP Karawang Psychology Department as participants. The sampling technique applied was non-probability sampling using purposive sampling approach. Data collection was conducted through three instruments, namely the Adversity Response Profile (ARP), Life Orientation Test - Revised (LOT-R), and the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Data were analyzed by testing the assumptions of normality and linearity, followed by path analysis. The results indicated that social support and adversity quotient did not show a significant influence (p > 0.067). However, there was a significant influence between social support and optimism (p 0.067). Namun demikian, ditemukan adanya pengaruh yang signifikan antara dukungan sosial dan optimisme (p < 0.001). Selain itu, optimisme juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap adversity quotient (p < 0.001). Secara signifikansi (p < 0.001) mengungkapkan optimisme berperan sebagai mediator penuh dukungan sosial terhadap adversity quotient

    From Parental Attachment to Loneliness: Self-Esteem as a Mediator in Adolescents

    Get PDF
    Loneliness is a mental health threat often linked to low self-esteem, which can stem from poor parental attachment in childhood. This study examines the indirect relationship between parental attachment and loneliness through self-esteem, as well as the direct relationship. Conducted at SMP Kanisius Kudus with 128 participants, the research used the IPPA (Inventory of Parent and Peer Attachment), R-SES (Rosenberg Self-esteem), and UCLA Loneliness Scale. Mediation analysis in JASP 17.0 revealed a significant indirect negative relationship between parental attachment and loneliness through self-esteem (estimate = -0.171, p = 0.001), but no direct relationship (estimate = -0.138, p = 0.120). This indicates that self-esteem fully mediates the connection between parental attachment and loneliness. The results of this study provide knowledge about the important role of self-esteem in the negative relationship between parental attachment and loneliness.Loneliness menjadi salah satu ancaman kesehatan mental yang dapat menyebabkan beberapa gangguan mental yang lain. Loneliness selalu terkait dengan self-esteem yang rendah. Perkembangan self-esteem yang rendah dapat disebabkan oleh parental attachment yang buruk sedari kecil. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui untuk mengetahui mengetahui hubungan negatif antara parental attachment dan loneliness secara tidak langsung melalui self-esteem dan secara langsung. Penelitian ini dilakukan di SMP Kanisius Kudus. Teknik sampling yaitu, purposive sampling. Total partisipan adalah 128 partisispan. Alat ukur yang digunakan adalah IPPA (Inventory of Parent and Peer Attachment), R-SES (Rosenberg Self-esteem), dan UCLA Loneliness Scale. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif mediasi sederhana dengan analysis mediation from JASP 17.0. Hasil dari analisis mediasi adalah terdapat hubungan negatif pada variabel parental attachment dan loneliness secara tidak langsung melalui self-esteem dengan niliai estimasi -171 serta p = 0.001 (p < 0,001). Namun, hasil lain menunjukan tidak berbehubungan secara langsung dengan nilai estimasi -138 serta p= 0.120. Hal ini berarti hubungan terbentuk dengan mediasi penuh dari self-esteem. Hasil dalam penelitian ini memberikan pengetahuan pentingnya peran self-esteem dalam hubungan negatif parental attachment dan loneliness

    Mapping Emotional Strength: Building Self-Confidence through Emotional Maturity in Late Adolescent Girls

    Get PDF
    Many late adolescent girls experience a decline in self-confidence due to social pressure and physical changes during the transition to adulthood. This highlights the importance of emotional maturity in helping individuals recognize, manage, and accept themselves more effectively. This study aims to identify the contribution of emotional maturity to self-confidence in late adolescent girls. A total of 156 female respondents aged 18–22 years living in the Greater Jakarta area were selected using purposive sampling. The data were analyzed using simple linear regression. The results showed that emotional maturity contributed 56.1% to self-confidence, while the remaining 43.9% was influenced by other factors outside this study. These findings confirm that emotional maturity plays a significant role in shaping self-confidence among late adolescent girls.Banyak remaja akhir putri mengalami penurunan kepercayaan diri akibat tekanan sosial dan perubahan fisik yang terjadi selama masa transisi menuju dewasa. Kondisi ini menyoroti pentingnya kematangan emosi dalam membantu individu mengenali, mengelola, dan menerima dirinya dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi kematangan emosi terhadap kepercayaan diri pada remaja akhir putri. Sebanyak 156 responden berusia 18–22 tahun yang berdomisili di wilayah Jabodetabek dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan emosi memberikan kontribusi sebesar 56,1% terhadap kepercayaan diri, sementara 43,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa kematangan emosi berperan signifikan dalam membentuk kepercayaan diri remaja akhir putri

    ANALISIS REPETISI LEKSIKAL PEPACCUR DAN RINGGET PADA BEGAWI DALAM SERAH TERIMA GELAR ADAT PERNIKAHAN LAMPUNG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui repetisi leksikal dari pepaccur serta ringget dalam kebudayaan Lampung khususnya upacara adat Begawi. Objek penelitian ini adalah sastra Lampung berbentuk puisi yakni pepaccur dan ringget. Penelitian ini menggunakan pendekatan Etnolinguistik, data penelitian diambil dengan melakukan wawancara bebas dengan teman sebaya yakni KS(23) yang bertempat tinggal di Sukadana, Lampung Timur. Selanjutnya pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, dengan mengadakan penelusuran dan memperoleh data yang diperlukan melalui sumber- sumber yang tersedia di internet. Hasil analisis repetisi leksikal pada pepaccur dan ringget menunjukan bahwa   terdapat sebanyak 51 data temuan mengenai repetisi leksikal yang meliputi enam   repetisi   dengan   bermacam-macam   kelas   kata   yakni; verba, adverbia, nomina, pronomina, partikel, dan frasa adjektiva. Kemudian repetisi pronomina dengan fungsi kata subjek dan predikat, selanjutnya repetisi numeralia dengan fungsi kata predikat dengan subjek serta predikat dengan pelengkap. Repetisi adverbial dengan fungsi kata predikat dengan pelengkap. Repetisi partikel dengan fungsi kata predikat dengan objek

    Volume equations for tree species in the tropical dry forest of East Nusa Tenggara, Indonesia

    Get PDF
    The aims of this study is to develop and validate tree volume prediction models of tree species in East Nusa Tenggara tropical dry forest, Indonesia. Data collection in this study was conducted bymeasuring diameter andheight of trees. Tree species volume equation is estimated using models of Berkhout, Kopezky-Gehrhardt and Hohenadl-Krenn. Selectionof the best models was based on the values of the coefficient of standar deviation (SD), R2 adj, aggregate deviation (AD) and average deviation (AveD), root mean square error (RMSE) and bias. Hohenadl-Krenn and Kopezky-Gehrhardt models were accepted as the best model for tree species in all research sites. The selected volume model for these tree species has Hohenadl-Krenn (V = 0.572 - 0.033Dbh + 0.00106Dbh2 for Binafun and V = 0.683 - 0.0366Dbh + 0.001278Dbh2 for Bonmuti) and Kopezky-Gehrhardt models (V = 0.0502 + 0.000537 Dbh2 for Letkole and V = -0.1776 + 0.000677Dbh2 for Oelbanu)

    AN ANALYSIS OF SOCIAL CONFLICT IN THE GRAND BUDAPEST HOTEL MOVIE BY WES ANDERSON

    Get PDF
    This research is titled "An Analysis of Social Conflict in The Grand Budapest Hotel Movie by Wes Anderson" explores various types of social conflicts depicted in the movie. Released in 2014, The Grand Budapest Hotel is a comedy-drama that follows the adventures of Gustave H., a dedicated hotel concierge, and his assistant, Zero Moustafa, in a fictional Eastern European country. Using qualitative descriptive research methodology and drawing upon Lewis A. Coser's framework on social conflict and Deutsch theory on the causes of social conflict. The research aims to identify the types and causes of social conflict depicted in The Grand Budapest Hotel. This study identifies three main types of social conflict: Conflict of Social Position, Conflict of Interest, and Conflict of Role. The causes of these conflicts, as reflected in the movie, include differing expertise, rivalry for position, control, and recognition, personal dislike, diverse economic interests, and drive for autonomy.Keywords: Social Conflict, Conflict of Social Position, Conflict of Interest, Conflict of Rol

    4,032

    full texts

    4,255

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇