Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
Not a member yet
    2602 research outputs found

    PENGARUH DIGITAL MARKETING, FITUR PRODUK, ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KARTU PRA BAYAR BY.U TELKOMSEL

    No full text
    Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan besar dalam pola pemasaran dan perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Digital Marketing, Fitur Produk, dan Artificial Intelligence (AI) terhadap Keputusan Pembelian kartu prabayar By.U pada PT Telkomsel Cabang Kupang. By.U sebagai produk digital Telkomsel hadir untuk menjawab kebutuhan generasi muda terhadap layanan telekomunikasi yang fleksibel dan berbasis aplikasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengguna By.U di Kota Kupang yang dipilih melalui metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel yang diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Marketing dan Fitur Produk tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, sementara Artificial Intelligence berpengaruh positif dan signifikan. Meskipun hasil kuesioner menunjukkan bahwa konsumen menilai tinggi keberagaman dan keunggulan paket By.U, faktor tersebut belum cukup kuat mendorong keputusan pembelian nyata. Sebaliknya, penerapan AI melalui chatbot Nindy dan sistem rekomendasi paket yang sesuai kebutuhan pengguna mampu menciptakan kemudahan dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, yang berarti strategi digital secara keseluruhan tetap berperan penting dalam membentuk perilaku konsumen. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas strategi pemasaran digital di daerah berkembang seperti Kota Kupang tidak hanya ditentukan oleh promosi dan fitur produk, tetapi sangat bergantung pada integrasi teknologi cerdas yang sesuai dengan karakteristik konsumen lokal

    PERAN DISKON DALAM PEMBELIAN ULANG PRODUK CIMORY

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran diskon dalam mendukung pembelian ulang produk Cimory pada PT Sari Indah Permai sebagai distributor di wilayah Nusa Tenggara Barat. Penelitian menggunakan pendekatan sekuensial eksplanatori, dengan analisis kuantitatif sebagai tahap awal dan analisis kualitatif sebagai tahap penjelas. Data kuantitatif diperoleh dari laporan penjualan selama periode September–November 2025 dan dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan persentase pertumbuhan penjualan antarperiode. Selanjutnya, data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan outlet retail, grosir, dan Local Modern Trade (LMT) untuk memahami pertimbangan di balik keputusan pembelian ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh produk yang memperoleh program diskon mengalami peningkatan volume penjualan dari bulan ke bulan. Namun, laju pertumbuhan persentase penjualan cenderung menurun pada periode pengamatan berikutnya, meskipun kuantitas penjualan tetap meningkat. Temuan ini mengindikasikan bahwa diskon tidak berperan sebagai faktor utama dalam mendorong pembelian ulang. Keputusan pembelian ulang lebih dipengaruhi oleh permintaan pasar dan perputaran stok di tingkat outlet, sementara diskon berfungsi sebagai faktor pendukung yang memperkuat jumlah pembelian. Dengan demikian, diskon dalam konteks distribusi berperan sebagai stimulus tambahan yang bersifat kondisional, bukan sebagai penentu utama pembelian ulan

    PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI DAN KOMUNIKASI INTERNAL TERHADAP KINERJA ORGANISASI DI DINKOPDAG KOTA SURABAYA

    No full text
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, motivasi, dan komunikasi internal terhadap kinerja organisasi pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 75 responden yang merupakan pegawai DINKOPDAG Kota Surabaya dan ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin, sedangkan analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja, motivasi, dan komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan aspek kedisiplinan, peningkatan motivasi, dan efektivitas komunikasi internal berperan penting dalam meningkatkan kinerja organisasi sektor public

    PENGARUH BRAND IMAGE, FEAR OF MISSING OUT DAN SOCIAL MEDIA ENGAGEMENT TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN JERSEY TIMNAS INDONESIA DARI BRAND ERSPO DI WILAYAH DKI JAKARTA

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh Brand Image, Fear of Missing Out (FoMO), dan Social Media Engagement terhadap keputusan pembelian jersey Timnas Indonesia dari brand Erspo di wilayah DKI Jakarta. Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya penjualan produk jersey Timnas dari brand Erspo pada bach kedua. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS). Sampel penelitian berjumlah 162 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling, dengan kriteria individu yang berdomisili di DKI Jakarta dan pernah membeli jersey Timnas Indonesia dari brand Erspo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas, yaitu Brand Image, Fear of Missing Out (FoMO), dan Social Media Engagement, berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Variabel FoMO memiliki pengaruh paling dominan, yang menunjukkan bahwa dorongan psikologis untuk mengikuti tren memiliki peranan penting dalam keputusan pembelian konsumen. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 71,6% variabel keputusan pembelian, sedangkan 28,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian

    PERAN DIVERSITY MANAGEMENT DALAM MEMEDIASI PENGARUH DIGITALISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI KOTA BATAM

    No full text
    Studi ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi dampak digitalisasi terhadap tingkat kepuasan kerja karyawan dengan peran diversity management sebagai variabel mediasi. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya transformasi digital di lingkungan kerja dan pentingnya pengelolaan keberagaman dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan adaptif, khususnya di Kota Batam yang merupakan pusat industri dan perdagangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap karyawan sektor industri dan jasa. Informasi diperoleh melalui survei online dan diolah dengan metode statistik untuk mengevaluasi keterkaitan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalization berpengaruh positif dan signifikan terhadap diversity management, serta memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap employee satisfaction melalui peran mediasi diversity management. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi digitalisasi yang dikombinasikan dengan praktik pengelolaan keberagaman yang efektif mampu meningkatkan kepuasan kerja karyawan secara signifikan. Keberagaman dalam usia, gender, dan latar belakang budaya menjadi faktor penting yang memperkuat penerimaan terhadap teknologi baru di tempat kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan studi manajemen SDM berbasis digital serta rekomendasi praktis bagi organisasi dalam mengelola transformasi kerja yang inklusif dan berkelanjutan di era digital

    PENGARUH FINANCIAL RISK DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) TERHADAP BANK PERFORMANCE PADA SEKTOR PERBANKAN DI INDONESIA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beberapa elemen dari risiko keuangan, yakni risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko operasional, serta Capital Adequacy Ratio (CAR), dengan menggunakan variabel kontrol berupa pertumbuhan PDB, inflasi, dan ukuran perusahaan terhadap Return on Equity (ROE) sebagai indikator kinerja industri perbankan. Sampel penelitian ini dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria perbankan konvensional yang terdiri dari 43 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya risiko kredit yang berpengaruh negatif signifikan. Risiko operasional, CAR, dan ukuran bank berpengaruh positif signifikan secara parsial. Namun, hasil uji simultan memperlihatkan bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap model. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi pengelolaan risiko, efisiensi, permodalan yang kuat, dan skala aset yang lebih besar membantu memperkuat kinerja keuangan bank secara keseluruhan

    PENGARUH KESEIMBANGAN KERJA DAN KEHIDUPAN PRIBADI TERHADAP RETENSI KARYAWAN GENERAZI Z KOTA SENGKANG KABUPATEN WAJO

    No full text
    Studi ini berfokus pada penelusuran peran keseimbangan kerja–hidup dalam retensi karyawan Generasi Z di wilayah Kota Sengkang, Kabupaten Wajo. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya turnover karyawan muda serta pentingnya work-life balance bagi Generasi Z dalam menentukan keputusan bertahan di tempat kerja. Pendekatan kuantitatif diterapkan pada penelitian ini, dengan melibatkan 120 partisipan yang dipilih secara selektif menggunakan purposive sampling. Data yang terkumpul dari kuesioner yang selanjutnya dianalisis dengan model regresi linear berganda. Disimpulkan dari hasil olah data bahwa keseimbangan kerja berperan signifikan dalam mempengaruhi retensi karyawan, begitu pula kehidupan pribadi berpengaruh signifikan terhadap retensi karyawan. Serta jika diuji bersama-sama pun memberikan hasil yang signifikan atas retensi karyawan Generasi Z, dengan R² senilai 0,670. Temuan ini menegaskan bahwa aspek keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi lebih dominan dalam memengaruhi retensi Generasi Z, sehingga diperlukan kebijakan organisasi yang mendukung kesejahteraan dan kebutuhan personal karyawan muda

    INTEGRASI KEPUTUSAN INVESTASI GLOBAL, PEMBIAYAAN LINTAS NEGARA, MANAJEMEN RISIKO DAN TATA KELOLA KORPORASI

    No full text
    Globalisasi keuangan menuntut perusahaan untuk mengintegrasikan keputusan investasi, pembiayaan lintas negara, manajemen risiko, dan tata kelola korporasi dalam satu kerangka keuangan terpadu. Menurut Eiteman, Stonehill, dan Moffett (2019), keputusan investasi global harus mempertimbangkan country risk premium, nilai tukar ekspektatif, dan perbedaan inflasi antarnegara, sedangkan Bekaert dan Hodrick (2022) menegaskan bahwa pembiayaan global bertujuan meminimalkan biaya modal melalui diversifikasi sumber pendanaan internasional. Selain itu, Shapiro (2019) menyatakan bahwa pengelolaan risiko global meliputi transaction, translation, dan economic exposure merupakan faktor penentu stabilitas arus kas. Dalam konteks tata kelola global, OECD (2023) dan Jensen & Meckling (1976) menekankan transparansi, akuntabilitas, serta mekanisme pengawasan sebagai pengurang biaya keagenan dan penambah kredibilitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis berbasis data sekunder dari laporan tahunan dan literatur akademik. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi investasi-pembiayaan global menurunkan WACC perusahaan Indonesia, strategi hedging dan natural hedge mampu menekan volatilitas laba, dan tata kelola berbasis IFRS-GRI-ESG memperkuat kepercayaan investor internasional. Secara keseluruhan, temuan ini memperkuat konsep Global Financial Architecture yang menghubungkan keputusan investasi, pendanaan, risiko, dan governance untuk menghasilkan nilai perusahaan yang berkelanjutan dalam lingkungan bisnis global

    MEDIASI STRUKTUR MODAL PADA PENGARUH LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN LQ45

    No full text
    This research endeavors to examine the effect of liquidity and sales growth on firm value, with capital structure as a mediating variable, focusing on companies listed in the LQ45 Index of the IDX during the 2022–2024 period. The research is motivated by the decline in the Price to Book Value (PBV) of several LQ45 companies, indicating increasing investor skepticism and the need to reassess corporate financial strategies. This quantitative research employs a causal-associative design using secondary panel data from 30 companies consistently included in the LQ45 Index for three consecutive years, producing 90 firm-year observations. Liquidity is measured using the Current Ratio (CR), sales growth using the Sales Growth Rate, capital structure using the Debt to Asset Ratio (DAR), and firm value using the Price to Book Value (PBV). Data were analyzed through classical assumption tests, multiple regression analysis, and mediation testing using the Sobel Test with the aid of SPSS. The results show that liquidity and sales growth do not have a significant direct effect on firm value. Liquidity has a significantly negative effect on capital structure, while sales growth shows no significant effect. Capital structure positively and significantly influences firm value and mediates the relationship between liquidity and firm value. However, capital structure does not mediate the effect of sales growth on firm value. These findings conclude that firm value is more strongly influenced by an optimal capital structure rather than by liquidity or sales growth alone. Therefore, companies should avoid excessive idle cash and ensure that sales growth is accompanied by improved profitability to enhance firm value.Studi ini dimaksudkan guna mengevaluasi pengaruh likuiditas dan pertumbuhan penjualan terhadap nilai perusahaan dengan struktur modal sebagai variabel mediasi pada badan usaha yang tergolong dalam kelompok indeks LQ45 BEI dalam kurun waktu 2022–2024. Latar belakang kajian ini berangkat dari penurunan Price to Book Value (PBV) yang dialami sejumlah perusahaan LQ45, yang mencerminkan meningkatnya keraguan investor dan perlunya evaluasi kembali terhadap strategi keuangan perusahaan. Studi ini mengadopsi metode kuantitatif dengan desain hubungan kausal, serta memanfaatkan data sekunder berbentuk panel dari 30 perusahaan yang konsisten berada dalam indeks LQ45 sepanjang periode pengamatan tiga tahun, sehingga menghasilkan 90 unit observasi (firm-year). Variabel likuiditas diukur menggunakan Current Ratio (CR), pertumbuhan penjualan menggunakan Sales Growth Rate, struktur modal menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR), dan nilai perusahaan menggunakan Price to Book Value (PBV). Analisis data mencakup uji asumsi klasik, regresi berganda, dan pengujian mediasi melalui Sobel Test dengan dukungan SPSS. Temuan studi mengindikasikan bahwa likuiditas dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap nilai perusahaan. Likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan. Struktur modal terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan serta mampu memediasi hubungan antara likuiditas dan nilai perusahaan. Namun, struktur modal tidak memediasi pengaruh pertumbuhan penjualan terhadap nilai perusahaan. Dengan demikian, studi ini menghasilkan simpulan bahwa nilai perusahaan lebih banyak dipengaruhi oleh pengelolaan struktur modal yang optimal dibandingkan oleh likuiditas atau pertumbuhan penjualan secara terpisah

    DAMPAK PENGGANDA OUTPUT SEKTOR INDUSTRI KUNCI TERHADAP PEREKONOMIAN KALIMANTAN SELATAN

    No full text
    This study focuses on estimating the output multiplier impact of 12 main manufacturing industry subsectors in South Kalimantan Province. Using the Miyazawa Input-Output Model framework, the output multiplier value for each subsector is obtained, which reflects the increase in total output per Rp 1 million increase in final demand. The identification results indicate that the Metal Goods, Computers, Electronics, Optics, and Electrical Equipment subsector (2.504) has the highest multiplier, followed by Furniture (2.317) and Textiles & Apparel (2.006). Conversely, the Chemicals, Pharmaceuticals, and Traditional Medicines subsector (1.254) and Transportation Equipment (1.268) show the lowest multipliers. These findings provide an empirical basis for prioritizing subsectors with the greatest economic chain effects in sustainable industrialization policies in South Kalimantan.Penelitian ini memfokuskan analisis pada estimasi dampak pengganda output dari 12 subsektor industri pengolahan utama di Provinsi Kalimantan Selatan. Menggunakan kerangka Model Input-Output Miyazawa, diperoleh nilai multiplier output untuk masing-masing subsektor, yang mencerminkan kenaikan total output per kenaikan Rp 1 juta final demand. Hasil identifikasi menyatakan bahwa subsektor Barang dari Logam, Komputer, Elektronik, Optik, dan Peralatan Listrik (2,504) memiliki multiplier tertinggi, diikuti Furnitur (2,317) dan Tekstil & Pakaian Jadi (2,006). Sebaliknya, subsektor Kimia, Farmasi, dan Obat Tradisional (1,254) serta Alat Angkutan (1,268) menunjukkan multiplier terendah. Temuan ini memberikan dasar empiris untuk memprioritaskan subsektor dengan efek berantai ekonomi paling besar dalam kebijakan industrialisasi berkelanjutan di Kalimantan Selata

    1,691

    full texts

    2,602

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇