GANGGUAN BERBICARA (GAGAP) PADA SISWA SLB NEGERI BATU MERAH KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menguraikan secara mendalam tentang aktivitas seorang siswa gagap di SLB Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Untuk menjabarkan fokus penelitian, maka peneliti membagi penelitian ini kedalam beberapa sub masalah mikro yaitu situasi komunikasi, peristiwa komunikasi, dan tindakan komunikasi penyandang siswa gagap di SLB Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif pendekatan studi kasus dengan teori pendukung psikolinguistik. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 1 (satu) orang, yakni Muhamad Basir  Siswa SLB yang mengalami  ganguan berbicara (gagap)  yang diperoleh melalui rancangan penelitian, kehadiran peneliti, data dan sumber data, lokasi penelitian, teknik pengumpulan data, teknik analisis data, pengecekan keabsahan data dengan cara triangulasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa, situasi komunikasi siswa yang mengalami gagap di SLB Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon ketika melakukan aktifitas saat jam pelajaran situasi sangat tegang dan bicara gagapnya sangat tersendat- sendat berbeda dengan situasi ketika berada diluar kelas pada jam istirahat, pengucapan katanya  tidak terlalu tersendat-sendat.  Untuk peristiwa  komunikasi terdapat  beberapa komponen yang peneliti uraikan, yaitu melalui kata speaking yang terdiri dari : setting/scene yaitu diruang kelas dan diluar kelas, partisipants yaitu guru, orang tua dan Muhamad Basir siswa SLB Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon yang mengalami gagap   ringan. Tindakan   komunikasi secara umum Muhamad Basir Siswa SLB Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon cenderung mengunakan komunikasi nonverbal dibandingkan komunikasi verbal ketika melakukan interaksi

    Similar works