EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PEMBALUT WANITA DAN MELOLIN
TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK GRADE 3
DI BANGSAL KELAS 3 RSUD DR.TJITROWARDOJO PURWOREJO
Latar Belakang Masalah: Luka diabetes grade 3 merupakan komplikasi kronis pasien
diabetes melllitus berupa luka epidermis, dermis dan facia, tetapi tidak mengenai otot.
Penatalaksanaannya berupa mencuci kaki, pembalutan luka, dan membuang jaringan
mati. Hasil studi pendahuluan di Bangsal Kelas 3 RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo
diperoleh data teknik pembalutan luka diabetik grade 3 menggunakan melolin yang
ditutup kassa. Penggunaan melolin cukup efektif sebagai absorbed luka diabetik, namun
mahal, sehingga perlu dicari alternatif pembalut lain yang efekfif tetapi murah.
Tujuan Penelitian: mengetahui efektivitas penggunaan pembalut wanita dan melolin
terhadap proses penyembuhan luka diabetik grade 3 di Bangsal Kelas 3 RSUD DR.
Tjitrowardojo Purworejo.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experimental prepost
test with control group, pada 30 pasien luka diabetik grade 3 terbagi dalam 2
kelompok masing-masing 15 orang yang diambil secara purposive sampling. Teknik
pengumpulan data dengan pengamatan kondisi luka pada waktu pretest maupun posttes
dengan instrumen lembar pengamatan, sedangkan analisis datanya Mann-Whitney.
Hasil: (1) proses penyembuhan luka diabetik grade 3 yang dibalut menggunakan
pembalut wanita mayoritas cepat (sudah muncul granulasi setelah 6 hari pembalutan)
(87,50); (2) Proses penyembuhan luka diabetik grade 3 yang dibalut menggunakan
melolin seimbang antara yang cepat dan lambat masing-masing 50%; (3) terdapat
perbedaan proses penyembuhan luka diabetik grade 3 yang signifikan antara luka yang
dibalut menggunakan pembalut wanita dengan melolin (p = 0,024).
Kesimpulan: Pembalut wanita lebih efektif dibandingkan melolin terhadap proses
penyembuhan luka diabetik grade 3 di Bangsal Kelas 3 RSUD DR. Tjitrowardojo
Purworejo .
Kata Kunci: pembalut wanita, melolin, penyembuhan luka, luka diabetik grade