research

PEROKOK AKTIF DAN PASIF DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular merupakan penyebab utama kematian di dunia dan yang penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Salah satu Penyakit Tidak Menular adalah Diabetes mellitus yaitu suatu keadaan kadar glukosa dalam darah lebih dari normal. Keadaan ini sebagai akibat ketidak mampuan insulin dalam bekerja atau karena keterbatasan sekresi insulin. Nikotin yang terkandung dalam rokok dapat menyebabkan resistensi reseptor insulin sehingga insulin tidak dapat bekerja dengan baik dan nikotin yang beredar dalam darah memberikan efek gangguan sekresi insulin. Resistensi reseptor insulin dan gangguan sekresi insulin mengakibatkan peningkatan kadar glukosa dalam darah kalau terjadi secara terus menerus menimbulkan penyakit Diabetes Melitus. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh asap rokok terhadap kadar glukosa dalam darah. Metode: Penelitian observasional korelasi analitik, desain crossectional. Jumlah sampel 28 meliputi 14 sampel perokok aktif dan 14 sampel perokok pasif yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Data dianalisis menggunakan uji Pearson Product Moment dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Uji Pearson Product Moment perokok aktif dan pasif dengan kadar glukosa (sig 1-tailed) : 0,047 < 0,05 dengan koefisien korelasi 0.323 artinya ada hubungan antara perokok dan kadar glukosa dalam darah. Kesimpulan: Ada hubungan signifikan antara remaja perokok aktif dan perokok pasif dengan kadar glukosa dalam darah. Kata kunci : perokok aktif, perokok pasif, glukos

    Similar works