Uji Efektivitas Sediaan Sirup Antipiretik Ekstrak Flavonoid Daun Alvokad (Persea Americana Mill) pada Tikus Putih (Rattus Novergicus L) yang Diinduksi Vaksin DPT-HB.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis yang paling efektif dalam menurunkan demam pada tikus putih yang diinduksi vaksin DPT-HB. Metode penelitian bersifat eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode tanpa pemanasan untuk pembuatan sirup. Hasil pengukuran suhu awal pada semua kelompok perlakuan tikus putih yang merupakan suhu normal dari hewan uji sebelum penyuntikan vaksin DPT-HB diperoleh berkisar antara 35.10C-37.10C. Setelah 2 jam penyuntikan vaksin DPT-HB, suhu tubuh tikus putih diukur kembali dan diperoleh hasil 36.930C-38.430C. Peningkatan suhu tubuh setelah 2 jam penyuntikan vaksin ini dibandingkan dengan hasil penukuran suhu tubuh sebelum disuntikkan vaksin merupakan tanda bahwa hewab uji telah mengssalami demam. Kelompok kontrol negatif yang diberikan sirup tanpa ekstrak secara oral, menunjukkan suhu tubuh hewan uji mengalami penurunan seperti suhu setelah penyuntikkan vaksin. Pada pemberian sirup ekstrak flavonoid daun alvokad dosis ¼ menunjukkan penurunan sebesar 0.40C. Untuk pemberian sirup ekstrak flavonoid daun alvokad dosis 1, menunjukkan suhu tubuh hewan uji mengalami penurunan suhu sebesar 1.330C. Dan pemberian sirup ekstrak flavonoid daun alvokad dosis 2, menunjukan suhu tubuh hewan uji mengalami penurunan suhu sebesar 0,6 . Sedangkan pemberian sirup ekstrak flavonoid daun alvokad dosis 3, menunjukan suhu tubuh hewan uji mengalami kenaikkan suhu sebesar -0,2. Dari hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa dosis sirup antipiretik ekstrak flavonoid daun alvokad yang paling efektif adalah dosis 1