Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir rasional
peserta didik kelas XI IIS SMA Negeri 11 Bandung. Tujuan penelitian untuk
mengetahui perbedaan kemampuan berpikir rasional peserta didik yang
menggunakan metode inkuiri terbimbing dengan metode ceramah, perbedaan
kemampuan berpikir rasional peserta didik dengan gaya belajar visual,
auditori dan kinestetik serta interaksi metode inkuiri terbimbing dengan gaya
belajar. Penelitian ini merupakan studi kuasi eksperimen dengan desain
penelitian faktorial 2x3. Objek penelitian seluruh peserta didik kelas XI IIS
yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 115 orang. Kelas XI IIS 3 sebagai
kelas eksperimen dan kelas XI IIS 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen
penelitian berupa angket gaya belajar dan tes kemampuan berpikir rasional.
Teknik analisis data menggunakan uji two-way ANOVA dengan software
SPSS Versi. 22. Hasil analisis data menunjukkan bahwa; 1). Terdapat
perbedaan kemampuan berpikir rasional peserta didik yang menggunakan
metode inkuiri terbimbing dengan metode ceramah, 2). Terdapat perbedaan
kemampuan berpikir rasional peserta didik yang menggunakan metode
inkuiri terbimbing dengan gaya belajar visual, auditori dan kinestetik, 3) Ada
interaksi metode inkuiri terbimbing dengan gaya belaja