Media online sebagai sarana untuk mengakses informasi bagi masyarakat memiliki
banyak manfaat dan banyak digunakan untuk mencari berita. Hal tersebut bisa dilihat
dengan lebih populernya media online di kalangan masyarakat. Berbagai berita baik
politik, ekonomi, sosial maupun agama dapat dengan mudah diakses pada situs-situs berita
media online. Berita mengenai fenomena gerakan ISIS di Indonesia pun dapat dengan
mudah diakses melalui media online. Berbagai situs berita ramai memberitakan fenomena
gerakan ISIS di Indonesia bahkan menjadi trending topik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan isi berita Fenomena
Radikalisme Gerakan ISIS di Indonesia pada media online yang dimuat pada bulan
Agustus 2014 sampai dengan bulan Desember 2014. Subjek dalam penelitian ini adalah
media online. Objek dalam penelitian ini adalah isi berita mengenai Fenomena
Radikalisme Gerakan ISIS di Indonesia.
Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif Sumber data dalam penelitian ini
adalah situs berita pada media online. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan dokumentasi .Uji Keabsahan data dalam penelitian ini dengan mencari isi
berita mengenai radikalisme gerakan ISIS pada media online. Sedangkan analisis datanya
menggunakan content analysis pada media online mengenai gerakan ISIS di Indonesia.
Hasil penelitian ini menunjukkan isi berita pada media online yang menjelaskan
bahwa semenjak kemunculannya di Indonesia gerakan ISIS lebih dikenal sebagai
kelompok radikal yang berkedok agama. Gerakan ISIS bukanlah kelompok yang
memperjuangkan Islam sesungguhnya. Tindakan-tindakan ekstrim yang dilakukannya di
Irak dan Suriah tidak mencerminkan sebagai kelompok yang berasal dari rahim umat
Islam tetapi merupakan kelompok yang telah mencoreng Islam sebagai agama
rahmatanlilalamin. Berita pada media online menjelaskann bahwa gerakan ISIS di
Indonesia dapat mengancam Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.
Media online yang digunakan sebagai subjek dalam penelitian ini dengan metode analisis
isi dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian serupa, juga sebagai media mencari
informasi untuk mengetahui berita mengenai gerakan ISIS