Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Kelengkapan Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi BelajarMahasiswa Pendidikan Akuntansi
Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan
Tahun 2012
Ryan Rakhmad Adesta. A210010092. Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2015.
Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh
pergaulan teman sebaya terhadap motivasi belajar. 2) Untuk mengetahui pengaruh
kelengkapan fasilitas belajar terhadap atau motivasi belajar. 3) Untuk mengetahui
pengaruh pergaulan teman sebaya dan kelengkapan fasilitas belajar terhadap
motivasi belajar.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan penarikan
kesimpulan melalui analisis statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
mahasiswa pendidikan akuntansi angkatan 2012. sampel diambil sebanyak adalah
105 mahasiswa dengan simple random sampling. Data yang diperlukan diperoleh
melalui angket dan dokumentasi. Angket sebelumnya diuji cobakan dan diuji
validitas serta diuji reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah
analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan sumbangan relatif dan efektif.
Hasil analisis regresi memperoleh persamaan garis regresi: Y = 8,962 + 0,
580 X1 + 0, 219 X2. Persamaan menunjukkan bahwa motivasi belajar dipengaruhi
oleh pergaulan teman sebaya dan kelengkapan fasilitas belajar. Kesimpulan yang
diambil adalah: 1) Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda diperoleh
koefisien pergaulan teman sebaya X1 sebesar 0,580, kelengkapan fasilitas belajar
X2 sebesar 0,219 dan motivasi belajar Y sebesar 0,675, ini membuktikan bahwa
variabel pergaulan teman sebaya dan kelengkapan fasilitas belajar mempunyai
pengaruh terhadap motivasi belajar. 2) Dari hasil uji t diperoleh thitung untuk
variabel pergaulan teman sebaya sebesar 6,973 sedangkan ttabel sebesar 1,983,
maka Ho ditolak sehingga ada pengaruh yang signifikan pergaulan teman sebaya
terhadap motivasi belajar. 3) Dari hasil uji t diperoleh thitung untuk variabel
kelengkapan fasilitas belajar sebesar 2,565 sedangkan ttabel sebesar 1,983, maka
Ho ditolak sehingga ada pengaruh yang signifikan kelengkapan fasilitas belajar
terhadap motivasi belajar. 4) Dari hasil analisis uji F diperoleh Fhitung = 44,419 >
Ftabel = 3,085, maka Ho ditolak sehingga secara bersama-sama ada pengaruh yang
signifikan pergaulan teman sebaya dan kelengkapan fasilitas belajar terhadap
motivasi belajar.
Kata Kunci: pergaulan teman sebaya, fasilitas belajar, dan motivasi belajar