HUBUNGAN PENGETAHUAN, TINGKAT PENDIDIKAN DAN
SIKAP PADA WANITA USIA SUBUR TIDAK PERIKSA PAP
SMEAR DI DESA GONILAN WILAYAH KERJA
PUSKESMAS KARTASURA SUKOHARJO
HUBUNGAN PENGETAHUAN, TINGKAT PENDIDIKAN DAN SIKAP
PADA WANITA USIA SUBUR TIDAK PERIKSA PAP SMEAR DI DESA
GONILAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARTASURA SUKOHARJO
Oleh: Vivin Dwi Nuryanti
Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang dapat dicegah dengan
melakukan program skrining sejak dini. Di negara-negara maju yang sudah
melakukan program Pap Smear, angka kematian kanker serviks menurun 50-60%.
Di tandai dengan Insiden dan mortalitas kanker serviks di dunia menempati urutan
kedua setelah kanker payudara. Berbeda dengan di Indonesia kasus kanker serviks
menempati peringkat pertama dengan 15.050 kasus baru dan kematian 7.566 jiwa
dalam setahun. Di Indonesia pelaksanaan upaya ini masih banyak mengalami
hambatan, salah satunya dari segi wanita yang selayaknya menjalani skrining.
Perilaku seseorang merupakan faktor terbesar kedua yang mempengaruhi
kesehatan individu. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan,
sikap, dan tingkat pendidikan terhadap perilaku tidak periksa pap smear pada
wanita usia subur dengan menggunakan kuesioner. Jenis Penelitian korelasional
dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sample menggunakan tehnik
proportionate stratified random sampling sebanyak 136 responden. Analisa data
menggunakan uji Spearman Rank. Diperoleh kesimpulan: (1) Terdapat hubungan
antara pengetahuan terhadap perilaku tidak periksa pap smear (p= 0,001), (2)
Terdapat hubungan antara sikap terhadap perilaku tidak periksa pap smear (p=
0,012), (3) Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan terhadap perilaku tidak
periksa pap smear (p= 0,001)