UJI AKTIVITAS PENANGKAP RADIKAL
EKSTRAK ETANOL, FRAKSI-FRAKSI DARI KULIT BUAH
DAN BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) SERTA
PENETAPAN KADAR FENOLIK DAN FLAVONOID
TOTALNYA
Rambutan (Nephelium lappaceum L.) diketahui memiliki kandungan
senyawa fenolik dan flavonoid yang bertanggung jawab terhadap aktivitas
antioksidannya. Kulit dan biji rambutan belum banyak diteliti dan dimanfaatkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol,
fraksi-fraksi dari kulit dan biji rambutan serta korelasinya dengan senyawa fenolik
dan flavonoid totalnya.
Ekstrak kulit dan biji rambutan diperoleh dengan cara maserasi
menggunakan penyari etanol 50%. Fraksinasi dilakukan secara partisi
menggunakan pelarut heksana, kloroform dan etil asetat. Aktivitas antioksidan
ditentukan dengan metode DPPH. Penetapan kadar fenolik sampel dengan
pereaksi Folin-Ciocalteu. Penetapan kadar flavonoid total dengan menggunakan
AlCl3.
Hasil penelitian menunjukkan aktivitas paling tinggi pada fraksi etil asetat
kulit rambutan dengan nilai IC50 = 4,29 μg/mL. Aktivitas tersebut lebih tinggi
daripada vitamin E (IC50 vitamin E= 8,48 μg/mL). Nilai GAE fraksi etil asetat kulit
dan biji rambutan berturut-turut adalah 492,82 mg/g sampel dan 189,72 mg/g
sampel, sedangkan RE sebesar 244,13 mg/g sampel dan 130,29 mg/g sampel.
Nilai korelasi (R2) antara kadar senyawa fenolik dan flavonoid total dengan
aktivitas antioksidan dari kulit dan biji rambutan, berturut-turut adalah 0,979;
0,640; 0,875 dan 0,767