Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran Terhadap Kinerja Manajerial: Pelimpahan Wewenang Sebagai Variabel Moderating:
(Studi Kasus pada Rumah Sakit Umum Daerah Banyudono
di Kabupaten Boyolali)
Manajemen dengan struktur yang terdesentralisasi menghendaki para
manajer bawahan diberikan pelimpahan wewenang dan tanggung jawab yang lebih
besar dalam pengambilan keputusan. Hal ini dilakukan agar manajer pada tingkat
yang lebih rendah dapat memperoleh informasi yang lebih luas tentang strategi dan
kondisi perusahaan. Sedangkan partisipasi dalm penyusunan anggaran merupakan
upaya pendekatan manajerial untuk meningkatkan kinerja setiap anggota
manajemen. Di dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial dengan pelimpahan
wewenang sebagai variabel moderating.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian survey yang menggunakan kuesioner
untuk memperoleh data. Variabel yang diteliti adalah partisipasi penyusunan
anggaran sebagai variabel independen, kinerja manajerial sebagai variabel
dependen, dan pelimpahan wewenang sebagai variabel moderating. Populasi yang
diambil dalam penelitian ini adalah karyawan Rumah Sakit Umum Daerah
Banyudono di Boyolali. Sampel dalam penelitian adalah 35 karyawan RSUD
Banyudono. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling. Teknik
pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis
regresi linier berganda, uji- t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R2).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Partisipasi penyusunan anggaran
berpengaruh positif terhadap kinerja manajer. Hal ini terbukti dari hasil analisis
regresi yang memperoleh nilai p-value untuk variabel partisipasi (0,010) diterima
pada taraf signifikansi 5% (p<0,05); (2) Interaksi antara partisipasi penyusunan
anggaran dengan pelimpahan wewenang berpengaruh positif terhadap kinerja
manajer. Hal ini terbukti dari hasil analisis regresi yang memperoleh nilai p-value
interaksi antara partisipasi dan pelimpahan wewenang (0,010) diterima pada taraf
signifikansi 5% (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pelimpahan wewenang
merupakan variabel moderasi yang berpengaruh terhadap hubungan partisipasi
penyusunan anggaran dengan kinerja manajer. Penambahan variabel pelimpahan
wewenang semakin mempererat hubungan partisipasi penyusunan anggaran dengan
kinerja manajer