Penelitian ini bertujan untuk menganalisis pengaruh terhadap harga
saham. Informasi keuangan perusahaan meliputi Debt to Asset Ratio (DAR) adalah
variabel bebas (independen) yang diduga mempengaruhi harga saham pada perusahaan,
dimana harga saham adalah variabel terikat (dependen). Populasi dalam penelitian ini
adalah seluruh laporan keuangan perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia yang telah diaudit dan dipublikasikan dan sampelnya adalah laporan
keuangan perusahaan Food and Beverage periode 2012-2016 yang diambil melalui
purposive sampling sebanyak sembilan perusahaan. Pengumpulan data dilakukan dengan
teknik dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan analisis
regresi sederhana.
Berdasarkan Hasil Uji analisis regresi coefficient menunjukkan koefisien Debt
to Asset Ratio (DAR) sebesar 8610,496 yang bernilai positif terhadap harga saham dan
nilai signifikan sebesar 0,292 dimana nilai ini menunjukkan bahwa hubungan antara
variabel Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap Harga saham tidak berpengaruh negatif
signifikan karena 0,0292 lebih besar dari > 0,05 atau 5%. Jadi hipotesis dalam penelitian
ini yang menyatakan bahwa Debt to Asset Ratio (DAR) berpengaruh negative signifikan
terhadap Harga Saham
Hasil pengujian Koefisien determinasi pada tabel hasil uji Model Summary terlihat bahwa nilai R Square sebesar 0.025 dimana nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap Harga Saham adalah sebesar 2,5% sedangkan 97,5% Harga Saham dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti pada penelitian ini.
Kata kunci : Debt to Asset Ratio (DAR) dan Harga Saha