Penelitian ini dilakukan di Perairan Pantai Desa Ratatotok dengan tujuan untuk: 1. Mengetahui kondisi lingkungan perairan pada lokasi penelitian. 2. Mengidentifikasi spesies lamun di Desa Ratatotok. 3. Mengetahui komposisi spesies lamun yang meliputi: Kepadatan Spesies, Kepadatan Relatif, Kelimpahan, Kelimpahan Relatif, Dominasi, Dominasi Relatif, Frekuensi, Frekuensi Relatif dan Nilai Penting. Spesies lamun yang ditemukan di lokasi penelitian berjumlah 7 spesies dari 2 family: Cymodoceaceae (Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Syringodium isoetifolium, dan Halodule uninervis) dan Hydrocharitaceae (Enhalus acoroides, Halophila ovalis dan Thalassia hemprichii). Jumlah tegakan spesies lamun di lokasi penelitian berkisar antara 26-2699 individu, kepadatan spesies 9,51-987,06/m², kepadatan relatif 0,72-75,08 %, frekuensi kehadiran 0,69-8,46, frekuensi relatif 2,68-33,04 %, kelimpahan 10,08-1046,88, kelimpahan relatif 0,72-75,08 %, dominasi 28,89-2998,89 dan dominasi relatif 0,72-75,08 %. Nilai penting lamun di perairan Desa Ratatotok menunjukkan bahwa jenis Syringodium isoetifolium memiliki nilai penting yang mencapai 183,20 %. Untuk jenis Cymodocea rotundata dan jenis Thalassia hemprichii masing-masing memiliki nilai penting yakni 41,93 % dan 26,68 %. Selain itu jumlah indvidu kedua spesies ini banyak ditemui disertai dengan ukuran individu yang relatif besar dibandingkan spesies lainnya