Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran air tanah Kota Palopo berdasarkan resistivitasnya. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Schlumberger dan interpolasi metode kriging. Sebaran air tanah Kota Palopo melingkupi area 0,4 – 11,5% luas Kota Palopo pada kedalaman 5 - >60 m dengan material berupa endapan alluvial seperti lempung, lumpur dan pasir. Daerah yang memiliki potensi air tanah terdapat pada wilayah pesisir di sebelah timur Kota Palopo yang meliputi Kecamatan Wara, Wara Selatan, Wara Utara, Wara Timur, Bara, Telluwanua dan Sendana. Daerah yang memiliki potensi air tanah terdapat pada wilayah pesisir di sebelah timur Kota Palopo yang meliputi Kecamatan Wara, Wara Selatan, Wara Utara, Wara Timur, Bara, Telluwanua dan Sendana