IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER NILAI DISIPLIN
DAN TANGGUNG JAWAB DALAM MATA PELAJARAN
PENJASORKESPADA KELAS IV DI SD N
SURYODININGRATAN 1 YOGYAKARTA
TAHUN AJARAN 2017/2018
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi
pendidikan karakter nilai disiplin dan tanggung jawab dalam mata pelajaran
Penjasorkes, peran guru penjasorkes dalam pelaksanaan pendidikan karakter nilai
disiplin dan tanggung jawab, dan mengetahui faktor penghambat pelaksanaan
pendidikan karakter nilai disiplin dan tanggung jawab dalam mata pelajaran
Penjasorkes pada kelas IV di SD N Suryodiningratan I Yogyakarta.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Juni 2017 di SD N
Suryodiningratan I Yogyakarta. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif
fenomenologis naturalistik. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti
berupa observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan catatan lapangan. Data yang
diperoleh pada penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif
kualitatif. Pemeriksaan keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teknik
dan triangulasi sumber. Wawancara dilakukan pada guru penjasorkes,kepala
sekolah, dan siswa kelas IVdengan tujuan untuk mendapat data berupa
implementasi pendidikan karakter nilai disiplin dan tanggung jawab dalam mata
pelajaran penjasorkes pada kelas IV di SD N Suryodiningratan I Yogyakarta.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa implementasi nilai disiplin pada
perencanaan berupa RPP berkarakter dan adanya format observasi afektif. Pada
pelaksanaan pembelajaran nilai disiplin berupa disiplin waktu, disiplin
menegakkan aturan, disiplin menjalankan ibadah, dan disiplin mengontrol
perilaku. Nilai tanggung jawab berupa berani menanggung risiko atas tindakan
dan ucapan, memenuhi kewajiban diri, dan mengemban kepercayaan orang lain
atau dapat dipercaya. Pada evaluasi berupa nilai sikap, psikomotor, kognitif, dan
“flash back”.Peran guru yaitu menggunakan berbagai strategi penanaman,
memenuhi tanggung jawab sebagai guru, guru sebagai teladan, guru sebagai
inspirator, guru sebagai motivator, dan guru sebagai evaluator.Faktor penghambat
pelaksanaan nilai disiplin dan tanggung jawab, yaitu dari diri siswa dan keluarga
atau orang tua dengan upaya mengatasi melalui pendekatan guru dengan siswa,
kerjasama guru dengan wali kelas, dukungan kepala sekolah, serta kejasama dan
komunikasi sekolah dan orangtua