Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pendidikan bela negara di Rindam IV Diponegoro. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan setting di Depo Pendidikan (Dodik) Bela Negara Rindam IV Diponegoro. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menentukan subjek penelitian secara purposive. Keabsahan data menggunakan teknik cross check. Analisis data menggunakan analisis data induktif. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa: 1) pendidikan bela negara merupakan upaya yang dilakukan untuk memberikan kesadaran dan pembentukan karakter warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta meyakini Pancasila sebagai ideologi negara, 2) Pendidikan bela negara berbeda dengan wajib militer, 3) Pendidikan bela negara dilakukan melalui jenis pelatihan berupa pendidikan dan pelatihan kewiraan, pembinaan karakter, pelatihan peningkatan nasionalisme, pelatihan kedisiplinan. 4) Hambatan terdiri dari faktor internal yaitu aspek fisiologis berupa masalah kesehatan dan fisik peserta bela negara, dan faktor eksternal yaitu lingkungan, cuaca, ketidaksesuaian jumlah peserta