Penelitian tentang Pengaruh Jumlah Batang Tanaman Jagung per lubang
Tanam Terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Tanaman Jagung (zea mays L.)
Varietas BISI dan Pioneer. Dilaksanakan di desa Soboman, Kelurahan Ngestiharjo,
Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
dimulai bulan April-Agustus 2011. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh jumlah batang tanaman jagung per lubang tanam yang paling tepat untuk
pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Metode penelitian yang
digunakan adalah metode percobaan faktorial dengan menggunakan Rancangan
Acak Lengkap Kelompok (RALK) Yang terdiri dari dua faktor dan di ulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah jumlah batang tanaman jagung per lubang
tanam dengan simbol (T) yang terdiri dari 4 aras yaitu jumlah batang tanaman
jagung per lubang tanam satu (T1), jumlah batang tanaman jagung per lubang
tanam dua (T2), jumlah batang tanaman jagung per lubang tiga (T3) dan jumlah
batang tanaman jagung per lubang empat (T4). Faktor kedua adalah Varietas
dengan simbol (V) yang terdiri dari 2 aras yaitu varietas BISI (Vr) dan varietas
Pioneer (V2). Variabel yang diamati arfiara lain jenis gulma dan populasi total,
bobot kering gulma, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot
kering tanaman, bobot tongkol, panjang tongkol, lingkar tongkol dan waktu
berbunga. Analisis data yang digunakan adalah analisis sidik ragam pada jenjang
nyata 5o/o dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan's (Duncan's new
Multiple Range Test) padajenjang nyata 50% untuk mengetahui beda nyata antar
perlakuan. Hasil analisis menunjukan bahwa pengaruh perlakuan jumlah batang
tanaman jagung per lubang tanam 1 batang memberikan rerata tertinggi pada
seluruh variabel tanaman. Hasil analisis juga menunjukan bahwa perlakuan
varietas benih jagung BISI menghasilkan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar
tanaman, bobot kering tanaman dan bobot tongkol dengan terata yang tinggi
dibandingkan dengan varietas pioneer. Sedangkan varietas Pioneer memberikan
rerata tertinggi pada variabel panjang tongkol dan lingkar tongkol