Tesis ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh motivasi kerja,
lingkungan kerja, dan kompensasi terhadap kinerja guru di SMK N 4 Yogyakarta
tahun pelajaran 2015/2016;
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Variabel dalam penelitian
ini adalah motivasi kerja, lingkungan kerja, kompensasi dan kinerja guru.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru negeri, naban (tenaga bantuan)
dan honorer di SMK Negeri 4 Yogyakarta yang jumlahnya 143 guru. Jumlah
guru yang dijadikan sampel penelitian dengan perhitungan quota proporsional
random sampling berjumlah 100 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan
angket. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh positif dan
signifikan motivasi kerja terhadap kinerja guru, hal ini dapat terlihat dari nilai t
hitung (2,307) yang lebih besar dari t tabel (1,987), terdapat pengaruh positif dan
signifikan lingkungan kerja terhadap kinerja guru, hal ini dapat terlihat dari nilai t
hitung (2,155) yang lebih besar dari t tabel (1,987), terdapat pengaruhpositif dan
signifikan kompensasi terhadap kinerja guru, hal ini dapat terlihat dari nilai thitung
(2,338) yang lebih besar dari ttabel (1,987), dan terdapat pengaruh positif dan
signifikan motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kompensasi secara bersama –
sama terhadap kinerja guru di SMK N 4 Yogyakarta tahun pelajaran 2015/2016,
hal ini dapat terlihat dari nilai Fhitung (9,784) yang lebih besar dari pada Ftabel
2,704. Sumbangan relatif yang diberikan oleh variabel motivasi kerja terhadap
kinerja guru adalah sebesar 33,16%, sumbangan relatif yang diberikan variabel
lingkungan kerja terhadap kinerja guru adalah sebesar 27,52%, dan sumbangan
relatif yang diberikan oleh variabel kompensasi adalah sebesar 39,31%, sehingga
total sumbangan relatif adalah 100%. Sumbangan efektif yang diberikan oleh
variabel motivasi kerja terhadap kinerja guru adalah sebesar 7,77%, sumbangan
efektif yang diberikan variabel lingkungan kerja terhadap kinerja guru adalah
sebesar 6,45%, dan sumbangan efektif yang diberikan oleh variabel kompensasi
adalah sebesar 9,21%, sehingga total sumbangan relatif adalah 23,42%. Berarti
ada pengaruh lain sebesarr 76,58% selain motivasi kerja, lingkungan kerja, dan
kompensasi yang mempengaruhi kinerja guru. Mengacu pada hasil perhitungan
sumbangan efektif, variabel kompensasi mempunyai sumbangan efektif yang
terbesar terhadap kinerja guru diikuti oleh variabel motivasi kerja, dan variabel
lingkungan kerja